TS
metrotvnews.com
Tidak Semua Tokoh Politik Bisa Ditiru

Jakarta: Sejumlah pihak menilai gaya komunikasi politik calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto meniru Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Reaksi emosional sampai membenci media massa arus utama termasuk melontarkan narasi kontroversi 'Indonesia punah' adalah beberapa contoh di antaranya.
Pakar Komunikasi Politik Karim Suryadi menilai tidak ada yang salah dengan meniru gaya komunikasi politik tokoh tertentu. Namun jika yang ditiru adalah trump, sedikitnya ada dua hal yang tidak bisa dilupakan hingga saat ini.
'Trump itu menang tapi masih jadi kontroversi sampai sekarang. Kedua budaya komunikasi masyarakat AS (yang lugas) beda dengan Indonesia yang banyak ewuh pakewuh. Jadi tidak semua tokoh politik atau peristiwa politik bisa ditiru,' ujarnya dalam Editorial Media Indonesia, Rabu, 19 Desember 2018.
Menurut Karim kedua hal tersebut menunjukkan bahwa seseorang hanya boleh meminjam teknik atau cara dalam menyampaikan komunikasi politik tetapi tidak mengidentikkannya dengan substansi. Artinya, Prabowo boleh saja meminjam gaya Trump melalui berbagai kontroversi selama tidak kehilangan makna.
Karim mengatakan hal-hal kontroversial harus tetap berisi korespondensi yang didasarkan pada fakta pendukung termasuk mengandung prinsip koherensi. Artinya, kata Karim, sebuah kontroversi bisa dinilai benar apabila konsisten dengan pernyataan sebelumnya.
'Pertanyaannya sekarang apa yang melatari pernyataan bahwa Indonesia akan lenyap? Tanpa korespondensi dan koherensi pernyataan apa pun tidak akan dipercaya,' pungkasnya.
Sumber : http://news.metrotvnews.com/politik/...ik-bisa-ditiru
---
anasabila memberi reputasi
2
833
3
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Medcom.id
23KThread•619Anggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya