Kaskus

Hobby

DayrensAvatar border
TS
Dayrens
Cerita Ori (Testing)
Cerita Ori (Testing)


Waktu itu, dua tahun yang lalu, sebuah gerbang muncul di pusat kota Soei, menuai banyak pertanyaan dari berbagai macam pihak. Pasalnya, gerbang itu tiba-tiba saja muncul di tengah jalan, mengejutkan banyak orang di sekitarnya.


Dari gerbang itu pula, berbagai macam mahluk asing keluar. Mereka adalah mahluk-mahluk yang harusnya hanya ada di sebuah buku cerita fantasi. Seperti orcs, goblin, naga, dan juga wyverns. Mereka muncul dan menyerang apapun dan siapapun yang bisa mereka lihat.

Banyak korban jiwa dari kejadian itu, sehingga dinamakan sebagai 'Insiden Gerbang'. Untungnya, kerusakan dari mahluk-mahluk itu bisa diminimalisir oleh sebuah pasukan QRF.

Sejak hari itu Federasi memutuskan untuk menyelidiki apa yang ada di sisi lain gerbang tersebut. Kemungkinan mineral dan sumber daya lainnya yang bisa dieksploitasi berhasil menarik perhatian mereka.

Pada tanggal 12 Oktober tahun 2XXX, sebuah ekspedisi pertama dunia lain dilakukan.

--

-Dunia Lain, 6 Desember 2XXX-

"Maju!"

Mereka semua berlari secara tergesa-gesa. Tidak memperdulikan rekan mereka yang jatuh tersungkur di tanah. Tidak ada satupun yang menolong mereka, bahkan, mereka yang terjatuh kadang tewas karena terinjak-injak. Suatu pemandangan yang mengenaskan. Mereka adalah seorang veteran perang, mereka tidak akan pernah menyangka akan mati seperti ini, diinjak-injak oleh rekan mereka sendiri.

Bagaimana mereka tidak lari secara tergesa-gesa dan penuh rasa takut? Invasi mereka bisa dibilang gagal sebelum dimulai lagi, ini adalah invasi kedua semenjak dua bulan yang lalu. Sama seperti sebelumnya, mereka dihajar habis, senjata aneh milik musuh menggempur mereka secara brutal dan nonstop. Mereka bahkan tidak bisa melihat musuh mereka. Tapi tidak dengan musuh mereka--musuh mereka mampu melihat mereka dari jarak yang sangat jauh.  

"Terus maju! Jangan berhenti! Jangan jadi pengecut atau kau akan dieksekusi!"

Kalimat itu membuat para prajurit ketakutan setengah mati. Mereka tidak bisa mundur. Mereka hanya bisa maju ke depan dan berharap tidak tewas ditangan musuh mereka.

Ledakan terjadi dimana-mana, tanah dan anggota tubuh berterbangan. Mereka yang 'beruntung' masih hidup walaupun kehilangan sebagian anggota tubuh mereka. Mereka berteriak kesakitan. Tapi tak ada yang bisa menolong mereka.

"Maju! Maju! Ma-"

Sang komandan tiba-tiba ambruk. Di dahinya, sebuah lubang sebesar jempol terlihat, darah segar masih mengucur dari lubang itu.

"K-komandan telah gugur! Semuanya mundur!"

--

"Kena kau."

Ia menyeringai dan mengokang senapannya. 'One shot, one kill' adalah moto dari sniper manapun. Ia berhasil menembak pemimpin musuh dari jarak sekitar 2 meter dari tempatnya berada. Terimakasih kepada teknologi canggih.

"Itu korban kelima hari ini, jadi... sepuluh orang total?"

"Yep."

Sang prajurit menghela nafas panjang dan keluar dari tempat persembunyiannya. Artileri sudah berhenti menembak, dan pasukan musuh sudah mundur kembali.

Nama prajurit itu adalah Arlan Vanesi, seorang prajurit khusus yang berasal dari detasemen Allon Regulars. Sebuah detasemen yang diisi oleh prajurit terlatih dan bisa dikatakan elit diantara elit. Mereka adalah salah satu dari sekian banyak orang yang pertama kali menginjakkan kaki di dunia baru ini.

"Ini akan jadi hari yang sibuk, lihat semua mayat itu, aku tahu siapapun yang bertugas untuk membersihkannya akan mengeluh sepanjang hari."

"Ha! Kau benar, itu pasti akan terjadi, taruhan lima dolar akan ada beberapa orang yang tengah mengusap punggung mereka karena kelelahan esok hari di kantin."

"Deal!"

Dengan itu, Arlan dan spotter-nya berjalan pergi meninggalkan medan pertempuran. Kembali menuju markas untuk mengisi suplai kembali dan makan siang.
0
408
3
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Buku
Buku
KASKUS Official
7.8KThread4.7KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.