TS
diandwijayanto
Review Buku #3 Populisme Politik Identitas
Populisme Politik Identitas dan Dinamika Elektoral: Mengurai Jalan Panjang Demokrasi Prosedural
Dalam beberapa kali melakukan survei, selalu muncul gap antara orang yang puas dengan kinerja Ahok dengan akan memilihnya lagi. Jika kita asumsikan bahwa pilihan rasional yang menjadi pertimbangan utama masyarakat Jakarta memilih Ahok, harusnya paling tidak Ahok mendapatkan minimal 60% suara. Namun kenyatannya, ia malah kalah dari Anies-Sandi dengan cukup dramatis (58% banding 42% dalam putaran kedua).
Perlu dicatat bahwa kesenjangan tingkat kepuasan kinerja (approval rating) dan elektabilitas Ahok sudah terjadi sebelum kasus Al-Maidah bergulir. Artinya memang tidak serta merta dikatakan bahwa Bela Islam menjadi faktor utama dan terutama dalam menurunkan elektabilitas Ahok-Djarot, tapi peristiwa tersebut telah mengekalkan gap yang terjadi.
Selengkapnya http://www.pojokwacana.com/populisme...a-kontemporer/
Dalam beberapa kali melakukan survei, selalu muncul gap antara orang yang puas dengan kinerja Ahok dengan akan memilihnya lagi. Jika kita asumsikan bahwa pilihan rasional yang menjadi pertimbangan utama masyarakat Jakarta memilih Ahok, harusnya paling tidak Ahok mendapatkan minimal 60% suara. Namun kenyatannya, ia malah kalah dari Anies-Sandi dengan cukup dramatis (58% banding 42% dalam putaran kedua).
Perlu dicatat bahwa kesenjangan tingkat kepuasan kinerja (approval rating) dan elektabilitas Ahok sudah terjadi sebelum kasus Al-Maidah bergulir. Artinya memang tidak serta merta dikatakan bahwa Bela Islam menjadi faktor utama dan terutama dalam menurunkan elektabilitas Ahok-Djarot, tapi peristiwa tersebut telah mengekalkan gap yang terjadi.
Selengkapnya http://www.pojokwacana.com/populisme...a-kontemporer/

Diubah oleh diandwijayanto 18-06-2019 22:27
0
586
5
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Buku
7.8KThread•4.7KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya