Kaskus

News

KukuhferlandaAvatar border
TS
Kukuhferlanda
Pasang Surut Industri Otomotif Nasional Selama 48 Tahun
Pasang Surut Industri Otomotif Nasional Selama 48 Tahun

Bisnis, JAKARTA— Kendati terus mengalami pasang surut sejak 1972 silam, penjualan mobil di dalam negeri sempat menyentuh angka 1,3 juta unit pada 2013. Kondisi ini tidak lepas dari sejumlah faktor yang memengaruhi, mulai dari politik, ekonomi, hingga pandemi Covid-19.

Merujuk pada data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan mobil selama 48 tahun terakhir, sejak 1972 sampai dengan 2020 telah mencapai 19,907 juta unit.

“Turun naik [penjualan] ada penyebab-penyebab utamanya, semisal pada tahun 1998 dan tahun 2010. Begitu pun dengan kejadian lainnya,” ujar Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto dalam webinar bertajuk Sektor Otomotif Nasional: Mengubah Tantangan Menjadi Peluang, Kamis (10/6/2021).

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil pada 1972 berawal dari angka 35.000 unit. Lambat laun, penjualan merangkak naik hingga menyentuh 103.000 unit pada 1979. Memasuki medio 80-an, penjualan kendaraan roda empat atau lebih di Tanah Air mulai menyentuh angka sekitar 200.000 unit. Namun, tren itu mengalami fluktuasi hingga akhirnya mampu menembus 300.000 unit pada 1994.

Baca : Virus Bermutasi, Misi Vaksinasi Tak Kunjung Teratasi

Sayangnya, momen kebangkitan industri otomotif nasional saat itu tidak berlangsung lama. Gejolak politik yang terjadi pada 1998 membuat penjualan mobil ambruk. Gaikindo mencatat, saat itu industri otomotif hanya mampu melego sekitar 58.000 unit. Kemudian selang setahun, penjualan mobil kembali pulih menjadi 94.000 unit. Kinerja positif itu berlanjut hingga 2005, dengan catatan penjualan 534.000 unit dan mencapai performa terbaiknya pada 2013.

“Puncaknya itu terjadi pada 2013, di mana kami berhasil menjual lebih kurang 1,3 juta unit kendaraan di dalam negeri,” ujar Jongkie.

Pasang Surut Industri Otomotif Nasional Selama 48 Tahun
Sumber gambar : BisnisIndonesia.id


Namun, keterpurukan industri otomotif dalam negeri kembali terjadi pada tahun lalu ketika pandemi Covid-19 melanda hampir semua negara di dunia. Gaikindo mencatat penjualan ritel mobil sepanjang 2020 anjlok 44,7% menjadi hanya 578.762 unit. Capaian ini masih sedikit lebih baik dibandingkan dengan pasokan dari pabrikan ke dealer (wholesales).

Data itu menjelaskan penjualan mobil sepanjang 2020 sebanyak 578.762 unit, sedangkan pada tahun tahun sebelumnya atau 2019 mencapai 1.045.717 unit. Pandemi Covid-19 membuat industri otomotif kehilangan angka penjualan 467.390 unit (-44,7%).



Spoiler for Relaksasi PPnBM:


Sumber : Bisnisindonesia.id

Diubah oleh Kukuhferlanda 11-06-2021 10:10
pray1510Avatar border
pray1510 memberi reputasi
1
338
3
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
695.6KThread59.2KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.