- Beranda
- Berita dan Politik
Hati-Hati Agen Asuransi Nakal!
...
TS
negaramerdeka
Hati-Hati Agen Asuransi Nakal!
Ilustrasi: Agen asuransi dik
Baca selengkapnya di artikel "Hati-Hati Agen Asuransi Nakal!", https://tirto.id/cAjr
tirto.id - Ifranius Algadri sudah punya asuransi saat didatangi seorang agen dari PT Allianz, pertengahan September 2016. “Wah, Mas. Itu enggak masalah," bujuk si agen. "Di Allianz itu enggak masalah Mas mau punya satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan asuransi—itu enggak masalah, enggak melanggar hukum.”
“Loh, Mas. Entar bermasalah enggak klaimnya?” tanya Frans, panggilan sehari-hari Ifranius. “Enggak, gampang. Mudah, kok.”
Frans mengingat betul jawaban sang agen, yang waktu itu mengaku bernama Wilsan. Produk pertama yang ditawarkan adalah Flexi Care. Sebelum urusan selesai, Frans kembali ditawarkan produk lain bernama Hospital and Surgical Care. Keduanya sempat bertemu tiga kali, hingga akhirnya Frans sudi membeli.
Sambil menunggu polis produk kedua, polis produk pertama datang. “Saya baca-baca, kok di ujung namanya Santi Marlia. Sedangkan yang nawarin namanya Wilsan?” kata Frans. Ia kembali menanyakan hal itu kepada sang agen, yang berkilah bahwa ia adalah suami dari nama agen yang tertulis di polis tersebut.
“Sebenarnya dari awal itu aja dia udah enggak transparan." Kasus salah nama itu juga sempat ditanyakan Frans kepada layanan konsumen Allianz lewat telepon. “Saya mau tanya buku polis saya (yang Hospital Surgical Care).”
“Sales-nya siapa?” “Wilsan.” Kemudian sang CS mengecek. “Oh. Di sini tidak ada namanya Wilsan atas polisnya, Mas. Adanya Santi Marlia.” “Oh iya, saya baru ingat, itu katanya istrinya dia.” “Mas, kok mau beli? Kan, yang kasih istrinya, bukan suaminya. Kalau ada masalah nanti gimana?” Frans menjelaskan kalau ia hanya modal percaya dengan sang agen. Toh, penjelasannya baik.
“Emang banyak tuh, Mas, agen-agen nakal.” “Lah, kalau banyak kenapa enggak disetop?” Ia akhirnya meminta haknya untuk melakukan free look atas polisnya, tetapi disanggah sang CS.
“Dia bilang enggak bisa, karena sudah lewat masanya. Harusnya kalau mau free look pada 14 hari awal,” ujar Frans. Akhirnya ia menanyakan kejelasan polis itu kepada sang agen.
“Oh, bukunya sama saya, Pak,” Frans mengulang apa yang dikatakan agennya. “Sampai sekarang saya belum pernah dihubungi agennya lagi sejak saya marahin karena itu.”
Frans adalah salah satu pelapor dari kasus Allianz Life yang akhirnya membuat mantan presiden direktur PT Allianz Life Indonesia Joachim Wessling dan manajer klaim Yuliana Firmansyah ditetapkan tersangka oleh Polda Metro Jaya.
Keduanya diadukan dengan pasal 62 UU 8/1999 tentang perlindungan konsumen. Bermula dari tidak transparannya sang agen, kasus ini berujung pada ketidakpuasan Frans pada pelayanan Allianz. Sang agen juga tak pernah menjelaskan tentang syarat rekam medis yang pernah diminta pada Frans ketika ia ingin mengklaim biaya pengobatannya.
Kejengkelan pada agen juga dialami Mariana, seorang wirausahawan dari Riau. Ia berperkara dengan PT Allianz Utama Indonesia dari tahap Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen hingga melapor ke Mabes Polri.
agen asuransi nakal
Baca selengkapnya di artikel "Hati-Hati Agen Asuransi Nakal!", https://tirto.id/cAjr
tirto.id - Ifranius Algadri sudah punya asuransi saat didatangi seorang agen dari PT Allianz, pertengahan September 2016. “Wah, Mas. Itu enggak masalah," bujuk si agen. "Di Allianz itu enggak masalah Mas mau punya satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan asuransi—itu enggak masalah, enggak melanggar hukum.”
“Loh, Mas. Entar bermasalah enggak klaimnya?” tanya Frans, panggilan sehari-hari Ifranius. “Enggak, gampang. Mudah, kok.”
Frans mengingat betul jawaban sang agen, yang waktu itu mengaku bernama Wilsan. Produk pertama yang ditawarkan adalah Flexi Care. Sebelum urusan selesai, Frans kembali ditawarkan produk lain bernama Hospital and Surgical Care. Keduanya sempat bertemu tiga kali, hingga akhirnya Frans sudi membeli.
Sambil menunggu polis produk kedua, polis produk pertama datang. “Saya baca-baca, kok di ujung namanya Santi Marlia. Sedangkan yang nawarin namanya Wilsan?” kata Frans. Ia kembali menanyakan hal itu kepada sang agen, yang berkilah bahwa ia adalah suami dari nama agen yang tertulis di polis tersebut.
“Sebenarnya dari awal itu aja dia udah enggak transparan." Kasus salah nama itu juga sempat ditanyakan Frans kepada layanan konsumen Allianz lewat telepon. “Saya mau tanya buku polis saya (yang Hospital Surgical Care).”
“Sales-nya siapa?” “Wilsan.” Kemudian sang CS mengecek. “Oh. Di sini tidak ada namanya Wilsan atas polisnya, Mas. Adanya Santi Marlia.” “Oh iya, saya baru ingat, itu katanya istrinya dia.” “Mas, kok mau beli? Kan, yang kasih istrinya, bukan suaminya. Kalau ada masalah nanti gimana?” Frans menjelaskan kalau ia hanya modal percaya dengan sang agen. Toh, penjelasannya baik.
“Emang banyak tuh, Mas, agen-agen nakal.” “Lah, kalau banyak kenapa enggak disetop?” Ia akhirnya meminta haknya untuk melakukan free look atas polisnya, tetapi disanggah sang CS.
“Dia bilang enggak bisa, karena sudah lewat masanya. Harusnya kalau mau free look pada 14 hari awal,” ujar Frans. Akhirnya ia menanyakan kejelasan polis itu kepada sang agen.
“Oh, bukunya sama saya, Pak,” Frans mengulang apa yang dikatakan agennya. “Sampai sekarang saya belum pernah dihubungi agennya lagi sejak saya marahin karena itu.”
Frans adalah salah satu pelapor dari kasus Allianz Life yang akhirnya membuat mantan presiden direktur PT Allianz Life Indonesia Joachim Wessling dan manajer klaim Yuliana Firmansyah ditetapkan tersangka oleh Polda Metro Jaya.
Keduanya diadukan dengan pasal 62 UU 8/1999 tentang perlindungan konsumen. Bermula dari tidak transparannya sang agen, kasus ini berujung pada ketidakpuasan Frans pada pelayanan Allianz. Sang agen juga tak pernah menjelaskan tentang syarat rekam medis yang pernah diminta pada Frans ketika ia ingin mengklaim biaya pengobatannya.
Kejengkelan pada agen juga dialami Mariana, seorang wirausahawan dari Riau. Ia berperkara dengan PT Allianz Utama Indonesia dari tahap Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen hingga melapor ke Mabes Polri.
agen asuransi nakal
Diubah oleh negaramerdeka 31-03-2021 10:32
0
697
2
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.5KThread•59.1KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya