- Beranda
- Berita dan Politik
Keterisian RS Rujukan Covid-19 Alami Penurunan Setelah PPKM Jawa-Bali
...
TS
bukaninfobiasa
Keterisian RS Rujukan Covid-19 Alami Penurunan Setelah PPKM Jawa-Bali

Dalam Rapat Koordinasi PPKM secara Mikro secara daring, terkait pengukuran keterpakaian tempat tidur Rumah Sakit Rujukan dengan menggunakan BOR (Bed Occupancy Ratio) atau Angka penggunaan tempat tidur, Ketua Bidang Data dan Teknologi Innformasi Satgas Penanganan covid-19 dr. Dewi Nur Aisyah mengungkapkan adanya penurunan angka keterpakaian tempat tidur di Rumah Sakit rujukan saat dilaksanakannya pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali.
"Jadi kalau kita lihat hampir seluruh wilayah PPKM di 7 provinsi mengalami penurunan angka keterpakaian tempat tidur," ujar Dewi, Minggu (14/3/2021).
Dewi mengungkapkan untuk DKI Jakarta menurunkan BOR sekitar 17% selama masa PPKM, dengan borderline BOR per tanggal 13 Februari yakni 70,32%. DKI Jakarta sebelumnya 87,82% pada masa sebelum PPKM saat ini berhasil di angka 70,32% per tanggal 13 Februari.
Sedangkan untuk enam provinsi lainnya yakni Jawa Barat, Bali, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur berhasil menurunkan BOR kurang dari 70%.
"Jawa Barat bahkan sudah turun semula 80,45% sekarang di bahwah 56,90%, Banten sebelumnya 87,59% sekarang sudah diangka 65,90%, kemudian Bali ini cukup stabil angkanya di angka sekitar 60,82% masih dibawah 70%, Jogja 78,19% ke 58,43%, Jawa Tengah 76,47% bahkan turun dibawah 39,40% ini cukup signifikan. Kemudian Jawa Timur dari 78,62% ke 52,04%," jelasnya.
Sedangkan untuk kasus aktif, hampir di tujuh provinsi Jawa-Bali mengalami penurunan selama diberlakukannya PPKM yang pelaksanaannya sudah hampir lima minggu.
"Tren DKI Jakarta juga menurun dari 9% ke 6%, Jawa Barat ini sempat naik di tahap1 tahap 2 sudah mulai lebih turun tapi masih lebih tinggi sekarang sudah sama dengan kondisi di awal jadi kalau kita lihat ini grafiknya sudah naik kemudian turun dan harapannya akan turun terus," katanya.
"Yogyakarta ini juga terlihat penurunan dari 31 sekarang sudah ke 23 bisa kita lihat ini kalau PP tahap kedua dimulai, mulai grafiknya landai kebawah. Lalu Banten dari 45 ke 26% sangat signifikan terjadi penurunan pada masa PPKM terutama memasuki tahap kedua, dan Jawa timur ini juga bisa kita kihat sempet ads sedikit kenaikan kemudian dia turun kebawah," tambahnya.
Dewi mengungkapkan untuk Provinsi Bali dan Jawa Tengah sudah mulai menurun. Bali pada sebelum PPKM sebanyak 7,81%, namun pada PPKM tahap pertama naik 12,03%. Dan pada PPKM 13 Februari turun kembali menjadi 9,68%. Sedangkan Jawa Tengah sebelum PPKM yakni 28,28%, dan naik pada PPKM tahap II menjadi 31,72. Dan sekarang pada 13 Februari turun menjadi 31,36.
"Jadi kalau kita lihat selama hampir lima pekan pelaksanaan PPKM 5 dari 7 provinsi sudah berhasil menurunkan persantese kasus aktif yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Yogyakarta," pungkasnya.
daddydaddydoo dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
0
551
13
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
692.8KThread•57.7KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya