- Beranda
- Berita dan Politik
KM 122 Tol Cipali Trending, Ternyata Ambles Parah, Terpaksa Dilakukan Contraflow
...
TS
kokbasi.co.id
KM 122 Tol Cipali Trending, Ternyata Ambles Parah, Terpaksa Dilakukan Contraflow
Jalan Tol Cipali KM 122 trending, ternyata karena ada longsor parah di tempat itu.
Bahkan hampir seluruh badan jalan ambles sementara yang dipinggir jalan longsor.
Seperti ditayangkan @TMCPoldaMetro, tampak jelas kondisi jalan tol yang ambles dan akan berbahaya jika dipaksakan harus dilalui kendaraan.
Alibatnya jalan tol tersebut ditutup total.
Pihak pengelola tol kerjasama dengan kepolisian mengalihkan perjalanan kendaraan melalui jalan tol sebelahnya.
Artinya contraflow sepanjang 9 km jalan Cipali dilakukan.
Dan pengguna jalan tol tersebut banyak yang membagikan kondisi lalu lintas yang macet panjang karena kebijakan contraflow tersebut.
"Pagi ini masih banyak yg terjebak macet di sekitar km. 122 arah barat, antri mutar balik untuk cari selah Contra flow lajur sebelah Selama arteri Pantura di Pamanukan banjir, semua bus, truk masuk tol cipali." Tulis akun @BisKota_
Pengguna lain membagikan bus yang terpaksa putar balik begitu mengetahui kemacetan di Cipali KM 122.
Seperti ditulis Kompas.com, PT Lintas Marga Sedaya, anak usaha ASTRA Infra Toll Road Cikopo Palimanan ( Cipali) melakukan rekayasa lalu lintas ( Contraflow) sepanjang 9 kilometer arah Jakarta di Ruas Tol Cipali mulai Selasa (09/02/2021).
Seperti ditulis Kompas.com, PT Lintas Marga Sedaya, anak usaha ASTRA Infra Toll Road Cikopo Palimanan ( Cipali) melakukan rekayasa lalu lintas ( Contraflow) sepanjang 9 kilometer arah Jakarta di Ruas Tol Cipali mulai Selasa (09/02/2021).
Direktur Operasi ASTRA Tol Cipali Agung Prasetyo mengatakan curah hujan yang tinggi dan terus menerus yang terjadi di wilayah Jawa Barat khususnya di Ruas Tol Cipali mengakibatkan kondisi jalan rusak.
Karenanya harus segera dilakukan pekerjaan perawatan jalan terutama pada ruas KM 122+400 arah Jakarta yang ambles.
Dengan kondisi tersebut menyebabkan jalan tidak dapat dilalui oleh kendaraan sehingga dilakukan penutupan dan diberlakukan contraflow.
“Saat ini diberlakukan contraflow mulai dariKM 117 hingga KM 126 untuk mengurai kepadatan lalin," kata Agung dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (09/02/2021).
Adapun contraflow dilakukan dengan cara membuat lajur darurat di median. Hal itu bertujuan untuk mengurangi beban lalu lintas di ruas tol tersebut.
"Kami juga sudah berkoordinasi dengan kontraktor untuk melakukan pekerjaan perawatan jalan pada KM 122+400, diperkirakan memakan waktu 2 minggu,” ujar Agung.
ASTRA Tol Cipali telah berkoordinasi dengan kepolisian dalam melakukan rekayasa lalu lintas ini. Agung memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pengguna jalan terutama atas diberlakukannya contraflow tersebut.
"Kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol, tetap berhati-hati dan menaati rambu-rambu terutama di sekitar lokasi pekerjaan," seru Agung.
Mohon Maaf
Astra Tol Cipali juga memohon maaf atas ketidaknyamanan ini.
Mereka mengimbau kepada para pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol.
Sangat diimbau juga untuk tetap berhati-hati, dan menaati rambu-rambu terutama di sekitar lokasi pekerjaan.
Contraflow Terkait diberlakukannya contraflow di ruas Tol Cipali yang terimbas kerusakan tersebut, sangat diimbau kepada penguna jalan tol untuk menjaga batas kecepatan.
Terlebih, Tol Cipali hanya terdiri dari dua ruas dan bahu jalan, pengemudi wajib berhati-hati saat melintas, karena akan bersinggungan langsung dengan kendaraan dari arah yang berlawanan.
Selain itu, situasi saat ini juga masih diprediksi akan diguyur hujan lebat di beberapa wilayah Pulau Jawa, termasuk ruas Tol Cipali.
Buat pengemudi yang melintas, sangat disarankan untuk cukup menghidupkan lampu utama atau lampu senja sebagai penanda kendaraan.
Tidak disarankan mengaktifkan lampu hazard atau lampu darurat dalam keadaan hujan lebat, karena berpotensi membahayakan pengendara lain.
Tetap mengurangi dan menjaga jarak dengan kendaraan di depan, untuk bisa menghindari potensi tabrak belakang.
Tribunnews
0
686
6
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
693.9KThread•58.2KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya