TS
alii.hasan
Pak Presiden Saja Sudah Di-vaksin, Masak Ane Masih Ragu?

Halo, GanSis ....

sumber gambar
Sudah menerima Vaksin COVID19 atau GanSis justru enggan di-vaksin?
Pengadaan Vaksin Sinovac adalah bukti upaya pemerintah dalam menekan tingginya angka penyebaran Covid-19.

sumber gambar
Keseriusan pemerintah dalam upaya tersebut bahkan ditunjukkan melalui pemberian vaksin secara gratis kepada masyarakat.
Sebagai rakyat biasa, ane pribadi menyambut antusias program pemberian vaksin Covid-19 ini.
Namun meski vaksin sudah diberikan, bahkan pertama kali Pak Presiden Joko Widodo adalah yang pertama menerima, tetapi masih ada pihak-pihak yang merasa tidak yakin untuk di-vaksin.
Kemarin-kemarin, ane membaca berita bahwa salah satu anggotaDPR bahkan sampai memberikan pernyataan bahwa lebih baik membayar denda atau sanksi daripada harus di-vaksin covid-19.
Wah, entahlah mengapa ada orang yang merasa ragu diberi Vaksin Covid-19 sinovac. Alasannya apa?
Kalau ane sendiri, ya masuk kubu yakin, dong.
Alasan ane yakin dengan vaksin sinovac covid-19 adalah tidak lain karena Pak Presiden saja sudah di-vaksin, masak kita masih ragu?

sumber gambar
Ane tidak tahu apa saja bahan yang terkandung dalam vaksin yang diproduksi oleh Sinovac Life Science Co.Ltd. China dan PT. Bio Farma (Persero) yang dapat digunakan untuk program vaksinasi di Indonesia tersebut, tetapi yang jelas ane bakal maju untuk di-vaksin, menyambut hangat keseriusan pemerintah.
Lagipula, Vaksin Sinovac juga telah mendapat izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Ane sudah melihat, baik melalui televisi maupun internet, bahwa Presiden Jokowi sudah disuntik vaksin Covid-19 tahap awal, selebriti Raffi Ahmad juga sudah, tidak ketinggalan penyanyi Ariel Noah.

sumber gambar
Kabarnya, pada tahap awal vaksin Covid-19 juga diberikan kepada Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK), seperti tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, dan tenaga penunjang yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan.
Bahkan, menurut data Kemenkes, selama kurleb 2 pekan sejak vaksin dimulai pada 13 januari 2021 lalu, jumlah yang divaksin telah mencapai 161.959 orang.
Dengan jumlah sebanyak itu, sampai detik ini sama sekali belum ane dapatkan berita mengenai dampak buruk yang dialami oleh penerima vaksin.
Ini sebenarnya menunjukkan jika vaksin sinovac yang dipakai untuk menyerang pertumbuhan Covid-19 di Indonesia adalah aman, dan sudah semestinya tidak mendatangkan keraguan.
Lantas mengapa masih ada orang yang ragu?
Entah! Setiap orang memiliki alasannya masing-masing, tetapi bagi ane, melihat Pak Jokowi saja, lho, sudah divaksin perdana, masak iya ane masih juga ragu.
Ya sudahlah, begitu saja. Intinya tetap jaga kesehataan dan taati protokol kesehatan, ya, guys, dengan menerapkan 3 M; mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menghindari kerumunan/menjaga jarak, dan memakai masker terutama saat keluar rumah.
Terimakasih

tien212700 dan fanya06 memberi reputasi
2
429
6
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Health
25.2KThread•13.2KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya