TEMPO.CO, Jakarta - Petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan diadang sejumlah pengemudi ojek online (ojol) saat hendak razia kerumunan di Bulungan, Kebayoran Baru, Rabu.
Kepala Suku Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Selatan Budi Setiawan mengatakan razia kerumunan dilakukan karena ada pengaduan masyarakat melalui aplikasi CRM. Warga menyebutkan banyaknya kerumunan ojol dan bajaj di wilayah Bulungan dekat Blok M.
Pada saat melaksanakan tugas membubarkan kerumunan itu, petugas Dishub Jaksel mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari pengemudi ojol. Para pengemudi Ojek Online itu tidak terima ditegur petugas saat membubarkan kerumunan.
"Peristiwa terjadi pukul 14.30, petugas mendapat provokasi dan intimidasi oleh sejumlah pengemudi ojol saat melakukan razia," kata Budi.
Budi menyebutkan, pengadangan terjadi saat petugas mengimbau sopir bajaj dan ojek online di dekat Blok M agar tidak berkumpul atau berkerumun di masa pandemi Covid-19 karena melanggar PSBB Transisi. Namun, imbauan petugas tidak digubris oleh para sopir bajaj dan ojol yang tengah mangkal.
Petugas berupaya mengingatkan dan melakukan tindakan tegas dengan mencabut pentil ban kendaraan yang terpakir di bahu jalan.
"Tiba-tiba ada seorang pengemudi ojol melakukan provokasi dan mengintimidasi anggota Dishub, yang mengundang kerumunan para ojol sehingga terjadi cekcok dan dorong-dorongan," kata Budi.
Di antara pengemudi ojek online itu, ada yang melakukan pemukulan terhadap petugas Dishub. Pengemudi ojol itu memukul helm yang dikenakan petugas.
Para pengemudi Ojek Online juga meminta petugas memompa kembali kendaraan mereka yang sudah dicabut pentilnya. "Mereka mengancam petugas dengan kata-kata mau membakar atau merusak KDO (kendaraan dinas operasional)," kata Budi.
Keributan berhasil dikendalikan setelah petugas Kepolisian Kebayoran Baru tiba di lokasi sekitar pukul 14.45.
Polisi melakukan mediasi antara petugas Sudin Perhubungan Jakarta Selatan dengan pengemudi Ojek Online. "Kepolisian menengahi dan memberikan penjelasan agar pengemudi ojol tidak berkerumun. Akhirnya mereka bisa menerima penjelasan tersebut," kata Budi.
https://metro.tempo.co/read/1411137/...ine?page_num=2
Ojol d lawan..