- Beranda
- Stories from the Heart
Penyesalan Seorang Penjudi
...
TS
renatarema18
Penyesalan Seorang Penjudi

Ini adalah sepenggal kisah hidupku yang akan ku ceritakan kepada agan semuanya, semoga bisa menjadi pelajaran kehidupan bagi agan-agan sehingga tidak melakukan kebodohan seperti ayng ane lakukan, selamat membaca :
Aku adalah seorang mahasiswa yang berkuliah di salah satu universitas yang ada di jakarta, hidup menjadi seorang mahasiswa tentunya masih serba kekurangan terlebih lagi aku bukan berasal dari keluarga yang kaya raya. Akupun berusaha mencari pekerjaan untuk bisa menghasilkan uang jajan tambahan, setiap pulang dari kuliah aku selalu pergi bekerja sebagai penjaga toko swalayan, walaupun capek tetapi aku tetap melakukan itu supaya aku bisa menghidupi diri selama di perantauan.
Hingga pada suatu saat ketika aku sedang nongkrong bersama teman-teman, aku mendapati kabar bahwa temanku memenangkan uang dengan jumlah yang sangat besar hasil dari taruhan judi, awalnya aku sih biasa saja menanggapinya, namun di dalam hatiku ada sedikit rasa ingin tau. Sepulangnya dari nongkrong bersama teman-teman, aku pun langsung mencari tau tentang perjudian online dan aku memutuskan untuk mencoba sekali dengan nominal 100.000, aku berjanji kalau ini hanyalah sekedar coba-coba dan tidak akan mengulanginya lagi jika aku mengalami kekalahan. Ajaibnya pada saat itu aku memenangkan 10x lipat dari jumlah yang aku pasang, akibat kemenanganku saat itu akupun jadi sering bermain judi online. Kemenangan demi kemenangan yang kuraih bisa mencukupi semua kebutuhan dan keinginanku, akupun memutuskan untuk keluar dari tempat pekerjaanku dan ingin fokus bermain judi karena aku merasa pendapatanku bermain judi lebih besar dari pada pendapatanku saat bekerja.
Namun itu semua hanya manis diawal saja, sedikit demi sedikit akupun mulai mengalami kekalahan, bodohnya adalah aku selalu merasa bahwa aku bisa mengembalikan apa yang sudah hilang, aku nekan meminjam uang kepada teman-temanku dengan jumlah yang lumayan besar hingga tanpa sadar bahwa utangku kepada teman-temanku sudah sangat besar jumlahnya. Karena tidak sanggup membayar akupun memakai uang kuliah ku untuk membayar utang mereka semua dan akupun cuti kuliah. Selama aku cuti kuliah yang bisa kulakukan adalah menyesali dan meratapi kebodohan yang tela aku lakukan, semua benda-benda yang aku miliki sudah kujual lagi demi menutupi utang-utang yang aku miliki. Walaupun berat tetapi aku mencoba untuk bangkit kembali dan mencari pekerjaan yang halal, aku mulai sering berbadah dan juga sering mengikuti pengajian yang ada di sekitaran kosanku, alhasil aku diterima sebagai pencuci piring di sebuah restoran, walaupun capek tetapi aku tetap bersyukur karena aku masih diberi kesempatan oleh Allah untuk bisa memperbaiki kesalahan dan kebodohanku, mulai dari saat itu aku selalu rajin menabung untuk bisa kembali berkuliah dan mengejar ketertinggalanku dari teman-temanku. Hingga saat ini akhirnya aku berhasil untuk keluar dari virus judi yang selama kuliah selalu menghantuiku.
Bagi kalian yang masih suka berjudi sebaiknya mulai dihentikan, karena judi itu gak ada untungnya. Lebih baik mendapatkan rejeki dari seuatu yang halal dibandingkan dari pekerjaan yang haram.
Terimakasih
Sumber cerita : Pribadi
anasabila memberi reputasi
1
1.9K
2
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
33KThread•54.6KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya