- Beranda
- Berita dan Politik
Resesi Datang, Siap-siap Gelombang PHK Bisa Menjulang
...
TS
nyonya.banteng
Resesi Datang, Siap-siap Gelombang PHK Bisa Menjulang

Kalangan pengusaha di Tanah Air sedang mengalami tekanan ekonomi akibat adanya pandemi Covid-19 di Indonesia. Bahkan, kondisi itu akan diperburuk dengan masuknya Indonesia ke jurang resesi pada kuartal III/2020.
Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja menyatakan, dengan adanya resesi nanti maka akan berdampak buruk bagi keuangan perusahaan.
Apabila sebuah perseroan tak mempunyai cadangan uang yang cukup, maka akan kebijakan pahit pun terpaksa harus dikeluarkan yaitu melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) para karyawannya.
"Tentu saja dengan adanya resesi pasti terpengaruh juga terhadap aktivitas ekonomi ini. Jadi, dengan kata lain kalau pelaku usaha yang tidak bisa bertahan, pasti akan adanya penambahan dari segi penggangguran, yang dirumahkan. Itu mesti diantisipasi," kata Shinta saat dihubungi, Kamis (24/9/2020).
Dia meminta kepada seluruh perusahaan agar sedini mungkin mengelola arus kas secara baik, sehingga masih bisa bertahan meski ada resesi.
"Ketahanan dari masing-masing perusahaan ini sekarang dites, makanya perusahaan harus bisa mengelola arus kas dengan baik. Harus bisa bertahan dengan keadaan resesi yang ada," ujarnya.
Dia berharap pemerintah segara mencairkan dana stimulus modal kerja untuk korporasi. Bantuan itu amat dibutuhkan karena untuk membantu kas perusahaan di tengah rendahnya pemasukan.
"Jadi memamg harapan kami bahwa stimulus untuk korporasi modal kerja ini bisa disalurkan. Ini kan antara perbankan dengan nasabah, jadi kami harapkan perbankan administrasinya jangan berlarut-larut. Jadi makanya ini bisa cepat," ujarnya.
Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja menyatakan, dengan adanya resesi nanti maka akan berdampak buruk bagi keuangan perusahaan.
Apabila sebuah perseroan tak mempunyai cadangan uang yang cukup, maka akan kebijakan pahit pun terpaksa harus dikeluarkan yaitu melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) para karyawannya.
"Tentu saja dengan adanya resesi pasti terpengaruh juga terhadap aktivitas ekonomi ini. Jadi, dengan kata lain kalau pelaku usaha yang tidak bisa bertahan, pasti akan adanya penambahan dari segi penggangguran, yang dirumahkan. Itu mesti diantisipasi," kata Shinta saat dihubungi, Kamis (24/9/2020).
Dia meminta kepada seluruh perusahaan agar sedini mungkin mengelola arus kas secara baik, sehingga masih bisa bertahan meski ada resesi.
"Ketahanan dari masing-masing perusahaan ini sekarang dites, makanya perusahaan harus bisa mengelola arus kas dengan baik. Harus bisa bertahan dengan keadaan resesi yang ada," ujarnya.
Dia berharap pemerintah segara mencairkan dana stimulus modal kerja untuk korporasi. Bantuan itu amat dibutuhkan karena untuk membantu kas perusahaan di tengah rendahnya pemasukan.
"Jadi memamg harapan kami bahwa stimulus untuk korporasi modal kerja ini bisa disalurkan. Ini kan antara perbankan dengan nasabah, jadi kami harapkan perbankan administrasinya jangan berlarut-larut. Jadi makanya ini bisa cepat," ujarnya.
Sumber
Siap-siap nih untuk kemungkinan terburuk kena PHK
nastak, nasbung, cebong, kampret, kadrun pada makan apa nanti?

scorpiolama memberi reputasi
1
1.1K
14
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
696KThread•59.4KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya