Quote:
Terus meningkatnya pasien Covid-19 di DKI Jakarta, berpengaruh terhadap ketersedian tempat tidur rawat ini di rumah sakit. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) yang tertera di website resmi dinkes.jakarta.go.id per Selasa (1/9) pukul 20.40 WIB, dari 32 RSUD yang ada diseluruh Jakarta, tempat tidur ruang ICU hanya tersisa 3.
Tersebar di RSUD Tebet, RSUD Pesanggrahan, an RSUD Budhi Asih. Sedangkan di rumah sakit lain sudah tidak ada. Kemudian tempat tidur di PICU tersisa 9, ICCU tersisa 17, HCU tersisa 39, dan NICu tersisa 41. Adapun tempat tidur di ruang VIP tersisa 27, kelas I tersisa 88, kelas II tersisa 108, kelas III tersisa 1.108. Terkahir tempat tidur di ruang isolasi tersisa 138.
Diketahui, pada Selasa (1/9) terdapat penambahan kasus positif Covid-19 di Jakarta sebanyak 822 orang. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, telah dilakukan tes PCR sebanyak 7.931 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 6.114 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 822 positif dan 5.292 negatif.
“Namun, penambahan kasus hari ini totalnya 941 kasus, karena sebanyak 119 kasus adalah akumulasi data dari hari sebelumnya yang baru dilaporkan. Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 58.583. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 60.719,” kata Dwi.
Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 8.764 orang. Mereka saat ini masih dirawat atau isolasi. Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 41.250 kasus.
Dari jumlah tersebut, total 31.267 orang dinyatakan telah sembuh, dengan tingkat kesembuhan 75,8 persen, dan pasien meninggal berjumlah 1.219 orang dengan tingkat kematian 3,0 persen. Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,8 persen. Sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 6,4 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.
SUMBER
COVID-19 SEMAKIN MENGERIKAN BRAY
