Kaskus

Story

freeuser96Avatar border
TS
freeuser96
Disudut Rak Buku Sejarah
Terjebak..
Begitukah kita mendefenisikannya?
Disaat dua orang manusia terlalu sulit untuk disatukan..
Disaat waktu selalu saja menjadi alasan..

“Sudah lama..”
“Moment yg terlalu banyak..”

Dan berbagai macam kalimat lain yang kudengar dari mereka..
Akhirnya akupun sampai disuatu kesimpulan..
“Cinta adalah bagaimana kamu berkorban”
Menerima apapun yang dilakukan pasangan.. baik maupun buruk.. biarlah.. “karna aku sayang”
Begitu kata pujangga cinta.. yang secara tak sadar mengakui fakta bahwa dialah budak cinta sebenarnya..

Ironis.. memang
Perlahan.. yang biasa menerima pengorbanan cinta ini semakin buta.. semakin merasa butuh diperjuangkan.. mati matian.. “lu udah ngapain aja buat dapetin gue?”
Begitu kata salah seorang teman.. kebetulan dia perempuan.. dan memang kaum hawa lah yang sering menjadi pemeran utama dalam kisah pengorbanan ini.. dengan dalih bahwa sang lelaki haruslah melakukan “sesuatu” untuknya..

Apakah cinta membuatmu bahagia?
Tentu saja.. begitulah tujuan yang sebenarnya..
Tapi faktanya.. ada tuntutan yang entah dari mana.. memaksa kita untuk menangis demi pasangan kita.. memaksa kita untuk selalu bersedia kapan saja untuknya.. yaa atas nama cinta.. dan ironis lagi ada lelaki yang bersedia.. ada perempuan yang bersedia.. meneruskan budaya memuakkan ini..

Jika pacaran hanya membuatmu menderita, kenapa tak menikah saja?
Kata salah seorang kawan tentunya..
Akupun diam dan berpikir dalam..
“Maksudmu aku terjebak?”
Memilih seseorang mendampingiku hanya dengan keyakinan?
Bagaimana jika dia mengecewakan?
Bagaimana jika nanti setiap malam tidur pisah ranjang?
Bagaimana jika nanti..
“akupun diam melahap semua ketakutan”

Yang bertahun-tahun saja pergi tanpa alasan.. katanya “bosan”..
Lantas apa yang harus kita lakukan?
Beruntungkah mereka yang bahagia sampai maut memisahkan?

Aku ingin menghancurkan budaya ini.. yang sudah lama merenggut kebebasan hati.. yang selalu saja menuntut tanpa henti.. sampai hubungan perlahan mati.. dan berlanjut mencari pengganti.. lingkaran setan macam apa ini?

Bukankah dengan toleransi.. dua manusia bisa hidup sampai mati?
Pikirkanlah sejenak.. kita adalah makhluk paling cerdas yang pernah diciptakan Allah SWT bukan?
Lantas mengapa kita sia-siakan.. mukjizat yang diberikan tuhan.. kita bisa berbicara ketika masalah menghampiri.. kita bisa bersama menuju kebenaran disaat kesalahan datang.. kita bisa saling memaafkan.. kita bisa hidup bersama tanpa paksaan.. hanya dengan keikhlasan.. semua takkan goyah tanpa alasan..

Apa kita harus terjebak dulu? Mereka yang menikah butuh puluhan tahun bahkan untuk mendapatkan toleransi ini.. kenapa begitu lama? Karna mereka tak pernah mau kompak.. tak pernah mau mencari jalan tengah.. selalu saja ada yang dirugikan.. dengan dalih cinta dan sayang.. ah sampah..

Yang benar-benar sayang takkan membiarkan pasangannya mati demi dirinya.. bahkan mungkin pertengkaran terjadi ketika salah satu ada yg menderita.. seperti drama yang kalian cerna setiap harinya.. bukankah cukup jelas.. mengapa begitu tega membiarkan padahal tak perlu ada pengorbanan..

Mengapa?


0
376
7
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Heart to Heart
Heart to Heart
KASKUS Official
23.3KThread41.6KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.