Kaskus

News

0501171038Avatar border
TS
0501171038
Belum Berakhir Covid-19 Kini Masyarakat Karo Harus Menghadapi Gunung Sinabung
Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang mampu memulihkan kondisi perekonomian suatu wilayah. Sektor pertanian berperan sebagai penghasil bahan pangan, sumber bahan baku industri, penyerap tenaga kerja serta sebagai penghasil devisa dan berperan penting dalam menopang pilar perekonomian suatu wilayah, Ginting dkk (2015) menyampaikan sektor pertanian memiliki peran strategis bagi pengembangan perekonomian di Kabupaten Karo. Daerah ini merupakan salah satu sentral produksi komoditi hortikultural di Propinsi Sumatera Utara dan berperan sebagai pemasok (supplier) pada beberapa kota di Sumatera Utara, seperti Kota Medan, Pematang Siantar, Binjai hingga Pekanbaru dan Pulau Jawa.

Dampak penyebaran virus corona (Covid-19) di sejumlah daerah berimbas terhadap aktifitas jual beli sayur-mayur seperti di pajak Roga Berastagi, dan Pasar Bunga di Desa Raya, maupun di Pasar Bunga Sumbul Jalan Jamin Ginting Tanah Karo terlihat sangat sepi bahkan tidak ada pembeli. Tak hanya itu, sejumlah harga bunga dan sayur-mayur mengalami penurunan, bahkan tidak sedikit di antara peteni bunga dan sayur membuang hasil dagangannya ke lobang sampah karena tidak laku.

Ketika penderitaan yang dialami karena adanya adanya Covid-19 belum selesai, kini beban yang dialami para masyarakat di Tanah Karo semakin sulit karena Gunung Sinabung kembali meletus, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Karo, Metehsa Karo-karo menyampaikan, kerusakan lahan pertanian seluas 1.483 hektare meliputi 4 kecamatan di Tanah Karo, yakni Kecamatan Naman Teran, Merdeka, Berastagi, dan Dolat Rayat. Kawasan tersebut merupakan paling parah diguyur abu vulkanik Gunung Sinabung. Empat kecamatan ini juga daerah zona merah erupsi Gunung Sinabung.
Areal pertanian yang rusak sekitar 1.483 hektare, terdiri dari 23 komoditas hortikultural dengan kerugian sekitar Rp41 miliar," ucap Kadis Pertanian Kabupaten Karo, Metehsa Karo-Karo. (Merdeka.com Selasa, 11 Agustus 2020 21:33 )

Bukankah semua itu kerugian yang sangat fantastis, karena Masyarakat Tanah Karo sekaligus harus menghadapi dua musibah sekali gus, yaitu Covid-19 dan Letusan Gunung Sinabung., dari itu bagi masyarakat disekitaran Gunung Sinabung untuk tetap waspada dan kepada pemerintah untuk lebih sigap dalam menangani hal ini.
emineminnaAvatar border
emineminna memberi reputasi
1
447
2
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
695KThread58.8KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.