Kaskus

Entertainment

  • Beranda
  • ...
  • The Lounge
  • Firman Tuhan Harian - "Tuhan itu Sendiri, Tuhan yang Unik VI" - Kutipan 160

LiliMayasariAvatar border
TS
LiliMayasari
Firman Tuhan Harian - "Tuhan itu Sendiri, Tuhan yang Unik VI" - Kutipan 160

Tuhan melakukan jauh lebih banyak selain dari menjamin keselamatan manusia, menjamin bahwa mereka tidak akan ditelan Iblis; Dia juga melakukan banyak pekerjaan dalam persiapan untuk memilih seseorang dan untuk menyelamatkan mereka. Pertama, karakter seperti apa yang engkau miliki, dalam keluarga yang bagaimana engkau akan dilahirkan, siapa orang tuamu, berapa banyak saudara dan saudari yang engkau miliki, dan bagaimana keadaan dan status ekonomi keluargamu, dan bagaimana kondisi keluarga tempat engkau dilahirkan—ini semua dengan susah payah diatur bagimu oleh Tuhan. Apakah engkau semua tahu ke dalam keluarga seperti apakah sebagian besar umat pilihan Tuhan dilahirkan, sejauh yang diketahui oleh kebanyakan orang? Apakah dalam keluarga terkemuka? Kita tidak dapat mengatakan dengan pasti bahwa tidak ada satu pun. Mungkin ada beberapa, tetapi jumlahnya sangat sedikit. Apakah mereka adalah keluarga dengan kekayaan yang luar biasa, seperti miliarder atau multimiliuner? Mereka nyaris bukan keluarga seperti ini. Jadi, keluarga seperti apakah yang kebanyakan ditetapkan Tuhan bagi umat pilihan ini? (Keluarga biasa.) Jadi, keluarga manakah yang merupakan keluarga biasa? Ada keluarga pekerja. Mereka mengandalkan gajinya untuk hidup dan untuk dapat membiayai kebutuhan dasar. Mereka tidak akan membiarkan engkau kelaparan, tetapi engkau tidak dapat terlalu berharap dalam hal pemenuhan kebutuhan jasmanimu. Lalu ada keluarga petani. Petani mengandalkan bercocok tanam untuk makanan mereka, mereka memiliki beras untuk dimakan dan, apa pun yang terjadi, engkau tidak akan kelaparan, tetapi engkau tidak dapat memiliki pakaian yang sangat bagus. Lalu ada beberapa keluarga yang menjalankan bisnis kecil-kecilan, dan beberapa keluarga yang orang tuanya adalah cendekiawan, dan mereka juga diperhitungkan sebagai keluarga biasa. Ada juga beberapa orang tua yang merupakan pekerja kantor atau, sebagus-bagusnya, pejabat pemerintah tingkat rendahan, yang juga tidak dapat dianggap sebagai keluarga terkemuka. Lebih banyak orang dilahirkan dalam keluarga biasa, dan ini semua diatur oleh Tuhan. Artinya, pertama-tama, lingkungan tempat engkau hidup bukanlah keluarga yang memiliki kekayaan besar seperti yang engkau bayangkan, melainkan keluarga yang ditetapkan bagimu oleh Tuhan, dan sebagian besar orang akan hidup dalam batasan keluarga semacam ini; kita tidak akan membahas pengecualian di sini. Jadi, bagaimana dengan status sosial? Kondisi ekonomi dari sebagian besar orang tua sedang-sedang saja dan mereka tidak memiliki status sosial yang tinggi—bagi mereka, memiliki pekerjaan saja sudah baik. Apakah ada dari mereka yang gubernur? Apakah ada yang presiden? (Tidak.) Paling-paling mereka adalah orang-orang seperti manajer dari bisnis kecil atau bos-bos kecil. Status sosial mereka lumayan, dan kondisi ekonomi mereka rata-rata. Faktor lainnya adalah lingkungan hidup keluarga. Pertama-tama, tidak ada orang tua yang secara nyata akan memengaruhi anak-anak mereka untuk mengambil jalan menjadi peramal nasib; ini juga sangat sedikit. Kebanyakan orang tua sangat normal. Tuhan menciptakan lingkungan semacam ini bagi manusia pada saat yang bersamaan dengan memilih mereka, dan itu sangat bermanfaat bagi pekerjaan-Nya dalam menyelamatkan manusia. Secara lahiriah, sepertinya Tuhan tidak melakukan apa pun bagi manusia; Dia hanya melakukan semuanya secara diam-diam, dengan rendah hati dan tanpa bicara. Namun kenyataannya, segala yang Tuhan perbuat dilakukan-Nya untuk meletakkan landasan bagi keselamatanmu, untuk mempersiapkan jalan ke depan dan mempersiapkan semua kondisi yang diperlukan bagi keselamatanmu. Secara langsung pada waktu yang ditentukan bagi setiap orang, Tuhan membawa mereka kembali ke hadapan-Nya—ketika saatnya tiba bagimu untuk mendengar suara Tuhan, itulah saatnya engkau datang ke hadapan-Nya. Pada saat hal ini terjadi, beberapa orang sudah menjadi orang tua, sementara yang lainnya masih seorang anak. Dengan kata lain, beberapa orang telah menikah dan memiliki anak sementara beberapa masih lajang, belum membangun keluarga mereka sendiri. Kendati demikian, terlepas dari situasi manusia, Tuhan telah mengatur waktu untuk memilih engkau dan waktu Injil dan firman-Nya akan sampai kepadamu. Tuhan telah menetapkan keadaan, menetapkan orang tertentu atau konteks tertentu untuk menyampaikan Injil kepadamu, sehingga engkau dapat mendengar firman Tuhan. Tuhan telah mempersiapkan bagimu semua kondisi yang diperlukan sehingga, tanpa disadari, engkau datang ke hadapan-Nya dan dikembalikan ke dalam keluarga Tuhan. Engkau juga tanpa disadari mengikuti Tuhan dan masuk ke dalam pekerjaan-Nya tahap demi tahap, masuk ke dalam cara kerja Tuhan yang telah dipersiapkan-Nya bagimu tahap demi tahap. Cara-cara apakah yang Tuhan gunakan ketika Dia melakukan segala sesuatu bagi manusia pada saat ini? Pertama, yang terpenting adalah pemeliharaan dan perlindungan yang dinikmati manusia. Selain itu, Tuhan menetapkan berbagai macam orang, peristiwa, dan hal sehingga manusia dapat melihat keberadaan dan perbuatan-Nya di dalam diri mereka. Sebagai contoh, ada beberapa orang yang percaya kepada Tuhankarena seseorang dalam keluarga mereka sakit. Ketika orang lain memberitakan Injil kepada mereka, mereka pun mulai percaya kepada Tuhan, dan kepercayaan kepada Tuhan ini terjadi karena situasi. Jadi, siapakah yang mengatur situasi ini? (Tuhan.) Melalui penyakit ini, ada beberapa keluarga yang semuanya menjadi percaya, muda maupun tua, sementara ada beberapa keluarga yang kepercayaannya bersifat individual. Kelihatannya, seseorang dalam keluargamu menderita sakit, tetapi sebenarnya itu adalah kondisi yang diberikan kepadamu supaya engkau datang ke hadapan Tuhan—ini adalah kebaikan Tuhan. Karena kehidupan keluarga dari beberapa orang sulit dan mereka tidak dapat menemukan kedamaian, datanglah kesempatan di mana seseorang akan menyampaikan Injil dan berkata, "Percayalah kepada Tuhan Yesus. dan engkau akan mendapatkan kedamaian." Tanpa disadari, mereka kemudian mulai percaya kepada Tuhan secara sangat alamiah, jadi bukankah ini semacam kondisi? Dan bukankah keluarga mereka yang tidak merasakan kedamaian adalah kasih karunia yang dianugerahkan oleh Tuhan kepada mereka? Kemudian ada beberapa orang yang menjadi percaya kepada Tuhan karena alasan-alasan yang lain. Ada berbagai alasan dan berbagai cara mereka menjadi percaya, tetapi apa pun alasan yang membuat engkau percaya kepada-Nya, semua itu sesungguhnya telah diatur dan dituntun oleh Tuhan. Pada awalnya, Tuhan menggunakan berbagai cara untuk memilih engkau dan membawa engkau ke dalam keluarga-Nya. Ini adalah anugerah yang Tuhan berikan kepada setiap orang.




Diubah oleh LiliMayasari 19-07-2020 15:36
KambaliLasmonoAvatar border
KambaliLasmono memberi reputasi
1
301
1
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread106.6KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.