Kaskus

News

kevin04officialAvatar border
TS
kevin04official
All LIVE MATTER

 

         Beberapa waktu yang lalu ditengah depresi yang dialami masyarakat dunia akibat Pandemi COVID 19, di Benua Amerika atau lebih tepatnya di negara Amerika Serikat dihebohkan dengan tragedi kematian seorang warga negara Amerika Serikat bernama  George Flyod keturunan Afrika-Amerika tewas di tangan polisi bernama Derek Chauvin dan anggotanya di negara bagian Minnesota  Amerika serikat. Hal ini memicu kemarahan tidak saja dari warga keturunan Afrika Amerika tapi juga memicu kemarahan warga kulit putih, kejadian ini juga memicu kembali dugaan tindakan rasial yang dilakukan oleh polisi kepada George Floyd

         Tindakan rasial dan penindasan bukan kali ini saja terjadi, akan tetapi tragedi ini mengingatkan bangsa amerika dan juga dunia bahwa nyawa seseorang entah dia berasal dari mana, suku, agama dan jenis kelaminnya memiliki kedudukan yang sama dihadapan hukum dan Dunia.

         Melihat kembali kebelakang berabad-abad yang lalu negara-negara dari Benua Eropa seperti Inggris, Perancis, Spanyol, Portugal dan Belanda berlomba-lomba untuk melihat dunia yang lebih luas. Bangsa-bangsa Eropa mencari sumber daya alam di belahan bumi lain untuk memnuhi kebutuhan negaranya. Negara- negara Eropa membentuk maskapai perdagangan  ke Benua Amerika, Afrika dan Australia.

         Komoditi yang dicari oleh bangsa Eropa tentu saja sumber makanan, dan rempah. Setelah berlayar ke beberapa bagian bangsa Eropa menumkan tidak saja jalur perdagangan tetapi menumkan wilayah lain yang belum pernah bangsa Eropa datangi seperti, Penjelajah seperti Christoper Colombus yang menemukan Benua Amerika,Vasco Da Gama dari Benua Afrika menuju Amerika Selatan Marcopollo yang membentuk jalur sutra dari Eropa hingga ke Asia dan beberapa jejak lain di Asia tenggara seperti Nusantara.

         Penemuan jalur ini memicu keinginan bangsa Eropa dibawah Kerajaan setiap negara ingin menemukan tanah yang baru bagi mereka untuk berdagang dan tiap negara membentuk jalur ekspedisi masing- masing seperti Belanda yang menemukan Jalur ke Asia melalui Tanjung Harapan Baru (Afrika Selatan), Bangsa Spanyol dan Portugis berekspedisi menuju Amerika Selatan

         Langkah awal bangsa Eropa yang awalnya ingin berdagang melihat wilayah yang mereka duduki untuk berdagang memiliki sumber daya alam yang dibutuhkan negaranya, atas dasar kebutuhan awalnya bangsa eropa berdagang dengan menukarkan teknologi yang mereka ciptakan untuk membantu masyarakat dengan komoditi hasil alam yang dimiliki wilayah tempat berdagang.

         Bangsa Eropa mulai menjajah dan membentuk koloni dengan pendekatan militer untuk menguasai willyah tempat berdagang. Sikap merasa lebih cerdas inilah yang menimbulkan sikap diskriminasi dan rasisme terhadap bangsa jajahan mereka. Orang pribumi di wilayah jajahan diperlalukan sebagai budak untuk bekerja diladang, perkebunan dan tambang.

         Hal ini berlangsung berabad-abad lamanya hingga bangsa Eropa melakukan perdagangan budak untuk memenuhi tenaga kerja di wilayah koloni mereka, seperti orang afrika dijual oleh inggris ke amerika untuk bekerja disana, ini merupakan awal bagaimana orang afrika berimigrasi dari Benua Afrika menuju Benua Amerika juga. Belanda yang melakukan hal yang sama kepada orang jawa untuk bekerja di Suriname dan menjadi awal dari kenapa bahasa Jawa menjadi bahasa utama di negara itu.

         Setelah Amerika Serikat merdeka dari Inggris  pada 4 Juli  tahun 1776, perbudakan dan perdagangan orang afrika masih tetap terjadi hingga terbentuklah dua kubu di Amerika Serikat antara Partai demokrat dan Partai Whigs (Republik). Kedua partai memiliki perbedaan tentang perbudakan, partai republik sebagai golongan konservatif menolak perdagangan dan perbudakan warga Afrika-Amerika dan partai demokrat yang pro perbudakan.

         Pada tanggal 4 Maret 1861 terpilih presiden ke 16 dari partai republik bernama Abraham Lincoln. Presiden Lincoln memiliki gagasan Amerika Serikat bebas perbudakan dan perdagangan warga Afrika Amerika. Perbedaan pandangan tentang perbudakan antara warga amerika bagian utara dan selatan.Warga selatan berpendapat dengan dilakukan penghapusan perbudakan maka akan berdampak pada bisnis perkebunan mereka. Pada 4 Februari 1861, warga selatan yang terdiri atas negara bagian South Carolina, Mississippi, Florida, Alabama, Georgia, Lousiana dan texas sepakat untuk membentuk pemerintahan sendiri di luar dari Amerika Serikat dan menjadi negara Konfederasi Amerika.

         Dengan dibentuknya negara Konfederasi Amerika ini menjadi awal perang saudara pada 12 April 1861 antara Amerika Serikat (Union) melawan Konfederasi. Disaat yang sama presiden lincoln berupaya melakukan amandemen ke 13 yang merupakan penghapusan perbudakan yang pada akhirnya disepakati bersama sebelum berakhirnya perang saudara. Pada 9 Mei 1865 perang saudara resmi berkahir selama 4 tahun dan 31 hari dengan kemenangan Union. Jutaan warga amerika dari kedua belah pihak menghasilkan amandemen 13 tetapi ke 14 dan ke 15. Amandemen ke 14 berisikan hak warga keturunan Afrika Amerika sama di mata hukum, dan amandemen ke 15 berisikan penghapusan diskriminasi yang berdasarkan warna kulit.

         Pada akhirnya Presiden Lincoln ditembak mati oleh warga selatan yang menolak untuk kalah dari dari union pada 15 April 1865 di Theater Ford. Presiden Lincoln memperjuangkan hak-hak rakyat Afrika Amerika agar dapat mendapat perlakuan yang sama dengan kulit putih. Hal ini menjadi langkah awal bangsa Amerika berjuang melawan tindakan diskriminasi ditahun berikutnya.

         Marthin Luther King yang merupakan keturunan Afrika Amerika selalu lantang menyuarakan persamaan dalam pidatonya yang berjudul I have a dream didepan Lincoln Memorial, yang pada akhirnya berujung dengan pembunuhannya  pada 4 April 1968 dan ditahun berikutnya Amerika tetap berjuang dalam melawan tindakan diskriminasi dalam berbagai bentuk, baik pekerjaan, pendidikan, upah dan tempat tingga, hingga pada 20 Januari 2009 untuk pertama kali dalam sejarah Amerika memiliki presiden pertama keturunan Afrika Amerika yang menandai usaha Amerika selama berabadn-abad melawan diskriminasi.

         Pada akhirnya setiap manusia lahir didunia tidak dapat memilih lahir sebagai apa,  warna kulit apa dan dinegara mana. Setiap bangsa dan manusia  yang hidupmemiliki hak menjadi merdeka dan memilih nasibnya. Setiap bangsa dan manusia juga memiliki perbedaan namun tetap memiliki persamaan yaitu sama di hadapan hukum dan Tuhan.

         

0
367
3
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sejarah & Xenology
Sejarah & Xenology
KASKUS Official
6.6KThread11.7KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.