- Beranda
- Supranatural
Kisah Nyata (Sosok Hantu tanpa Kepala) Part 2
...
TS
rohman87412
Kisah Nyata (Sosok Hantu tanpa Kepala) Part 2
Pekenalkan Nama Saya Rohman nama lengkap saya "Muhammad Abdul Rohman Soleh" bisa di singkat (MARS)Kejadian mistis yang di alami memang mulai dari usia sebelum saya lahir, cerita ayah dan ibu saat rumah nenek di desa Panggung Lombok pindah rumah ke desa Candi Wetan
Kisah di mulai dari Ibu dan ayah saya di Rumah nenekku yang memang saat itu tahun 90-an, memang bangunan rumah yang sederhana nan tua memiliki kisah yang sangat mencekam setelah nenekku hidup sendiri, yap tepatnya tahun 90-an ini aku di lahirkan di keluarga sederhana
Ya kisah awal bermula saat itu aku masih usia 1 tahun kami sekeluarga berada di desa Candi Wetan kala itu rumah kami sudah di bangun hanya tidak ada penerangan listrik. Otomatis pakai lampu minyak Malam harinya suasana masih sunyi senyap, di rumah kami ada satu rumah yang bersebelahan tepat di timur, di sisi barat hanya lahan kosong yang katanya ada penghuni di sebuah pohon rambutan, ya sebetulnya ini adalah rumor masih saja ayahku tidk percaya
Namun kali ini saya ceritakan masa lalu pertama kali berangkat kerja jam 02.00 pagi ke Pasar Pasirian.
Saat malam tiba sebelum ayah ke pasar, ibuku menggendongku (usia 1 th) ya kejadiannya aku merengek menangis sebelum ayah pergi, perasaan mencekam
Membuat ibuku gusar karena aku tidak berhenti menangis
"mas, ini kok malem malem nangis ya? perasaanku tidak enak"ungkap ibuku sambil menggoyang tubuh kecilku
"sudah di beri asi tadi kan bu?"ungkap ayah nampak cemas
"sudah tapi kayaknya agak panas"
Jawab ibu nampak cemas
"Jangan jangan dia demam"tebak ayahku saking bingungnya melihat kondisi aku yang menangis keras
"waduh gak tahu nanti ke rumah sakit aja, udah dulu ya aku mau berangkat"pamit ayahku sambil mondar mandir menaruh obrok di jok motor tempat sayur
Ok aku lanjut lagi kisahnya yang part 2
Ibuku juga berjalan ke ruang depan melihat ayah hendak berangkat
"mas, aku punya firasat buruk, anak bayi kita nangis tengah malam"
Ujar Ibukku tetap panik
Ayahku kemudian mencoba menenangkan Ibuku dengan mengusap usap rambut kepala dengan pelan
"Udah dek Kamu tenang dulu semoga gak kenapa napa anak kita"ujar Bapakku yang memang lumayan gak percaya dengan tahayul
"Maaf gak bisa temani kamu dek, tolong jagain anak kita ya"pinta Ayahku sambil menaiki motornya
"hati hati ya"pesan Ibuku sambil menarik lengan Ayah lalu mencium tangan"walaikum salam"jawab Ibuku yang langsung melihat motor yang melaju di kendarai oleh ayahku.
Kemudian Ibuku mencoba berjalan ke kamarnya berharap kesunyian yang mencekam menjadi agak tenang, yap! Di rumahku dahulu masih sepi jarang orang lewat apalagi kendaraan terlihat
"nak, udah ya nangisnya? Kamu kenapa sih?"tanya Ibuku kepadaku
Namun tangisan belum berhenti
Tiba tiba belum sampai semenit kemudian ibuku terkejut mendengar suara langkah kaki mendekati ke rumah, sontak pintu yang di kunci itu beliau tempelkan telinganya ke pintu
"srek! Srek!" Hingga terdengar suara langkah kaki itu terhenti di depan pintu rumah
Karena agar orang misterius yang ada di depan rumah tidak curiga, Beliau berjalan mundur dengan pelan pelan satu langkah, dua langkah, tiga langkah masuk menuju kamar sembari menggendongku "cup, cup nak tenang ya, ibu di sisi kamu kok, udahan nangisnya"begitulah usaha komunikasi ibu dan bayi (mungkin)
Lambat laun suara tangisan semakin pelan hingga tak terdengar suara tangisan.
Rasa senang ada di raut muka ibuku, namun saat ini yang datang kesunyian yang mencekam
Ibuku segera menaruh tubuh mungilku di ranjang lalu menaruh selimut kecil menutupi tubuhku.
Tak berlangsung lama rohman kecil bisa tertidur kembali, namun ada hal yang membuat Ibukku sangat terkejut, ada suara ketukan pintu dari ruang tamu "dok! Dok! Dok!"
Segera Ibuku bergegas ke ruang tamu memastikan bahwa ada orang yang akan datang malam itu, ia langsung menyahutnya
"siapa?"
Tanya Ibu dari balik pintu yang masih terkunci
"dok! Dok! Dok!"suara ketukan yang kedua terdengar
"ini siapa ya?"ibuku sangat penasaran
Akhirnya dengan sigap Ibukku mencoba memberanikan diri untuk memegang gagang pintu lalu memutarnya dengan gemetar, namun tiba tiba beliau ingat pesan ayahku pagi hari
("jangan buka pintu sebelum subuh")
Mengingat pesan ayahku, akhirnya Ibu langsung berlari menuju ke kamar
Menurut warga desa jika di rumahku masih belum di huni satu tahun, maka lahan sebelah barat rumahku adalah lahan kosong yang ada pohon rambutan ya tau sendiri lah orang orang sering lihat penampakan penunggu pohon rambutan itu (sosok wanita bergaun putih lusuh) siapa hayo?
Alhasil Ibuku mencoba untuk tidur ya, memang di rumahku saat itu gak pasang listrik hanya pakai lampu minyak, kondisi gelap gulita namun remang remang membuat ibuku agak sulit untuk bisa tertidur, ia juga berharap ayah segera pulang setelah Adzan Subuh
____________
Di malam itu juga Ayahku malahan masih mengendarai motor melewati jalan raya, namun alih alih beliau ingat motornya belum ada sim sehingga ingin cari jalan pintas melewati Desa Jarit yang saat itu masih banyak pepohonan dan rumah rumah warga belum ada aeperti sekarangMotor yang di pakai ayah ke pasar Pasirian adalah motor "OELOENG Merah Yamaha" yang saat zaman itu ngetren yah tahun 90 an lah. Ayahku sekitar jam 02.20 baru sampai tempat yang banyak pepeohonan itulah tiba tiba motor ayahku mogok di sekitar pemakaman umum (lengkaplah sudah)Ayahku sangat panik karna dari pagi sudah di isi bensin, busi motor juga masih baru, jangankan mogok, motor yang di pakai ayah saja mulai zaman kerja di Surabaya sampai sekarang gak pernah mogok.
Mencoba kick starter berkali kali namun tidak berhasil "bensin ada kok bisa mogok?"Suasana semakin mencekam di kegelapan malam itu dengan perlahan lahan udara kian terasa dingin di selingi kabut menambah suasana merinding.
Bukan itu saja yang ayah rasakan, ayahku di hampiri oleh sosok yang konyol tapi menyeramkan, yap! Dengan baju hitam dan celana hitamSosok makhluk "manusia tanpa kepala" alias kepala buntung datang berjalan pelan menuju ayahku.
Ayahku saking kagetnya berusaha berdoa namun mulut serasa sulit alias terkunci sedangkan mata beliau melihat jelas penampakan manusia tanpa kepala, yang membuat beliau sangat merindingKarena sosok itu menari nari seperti hendak mempertontonkan kalau hantu ini mengejek ayahku di saat motornya mogok dan sulit untuk membaca doa, akhirnya karna ayah sedari tadi berdiri mematung, beliau usahakan untuk mencoba mengkick starter motornya dengan kuat kuat seraya berdoaHingga saat kemudian usaha ayahku membuahkan hasil, motor yang tiba tiba mogok itu bisa hidup dengan mengkick starter, yap! Motor dahulu jarang pakai double starter
Kembali ke posisi mesin motor yang sudah menyala akhirnya ayahku langsung tancap gas untuk segera ke pasar"Alhamdulilah motornya bisa menyala, beruntung udah gak lihat hantu itu, niat banget untuk menggangguku"gumam ayahku dalam hati sambil terus berusaha melihat jalan yang semakin dekat dengan perkampungan warga.
Ayah segera belanja kebutuhan di pasar untuk segera ia jual di desanyaAzan subuh berkumandang, Ibuku segera bergegas bangun tidur lalu ke kamar mandi di temani hanya dengan lampu minyak, yang saat itu kondisi remang remang. Sayup sayup di kesunyian dalam rumah terdengar suara motor ayahku berada di depan rumah tak lama terdengar suara dari luar"Assalamu alaikum"ucap ayahku dengan ketukan pintu pelan pelan
Ibu yang sedari tadi berwudhu sangat senang menyambut kedatangan ayahku, beliau bergegas ke ruang tamu memutar kunci membukakan pintu
"Walaikum salam" Ibuku membalas dengan senyuman menyambut ayah"ada apa pak? Kok kelihatannya ketakutan gitu?"tanya ibuku yang raut muka senang berubah menjadi curiga
"tadi aku di ganggu hantu, apa aku punya firasat buruk ya"ujar ayahku dengan mimik muka serius
"udah mas, yang tenang ayo kita sholat subuh dulu aja" ajak Ibuku dengan segeraBeranjak ke mushallah rumah untuk sholat berjamaah subuh, sementara itu selesai sholat ayahku pamitan hendak menjajakan di desanya
"aku pamit dulu, semoga tidak terjadi apa apa" ujar ayahku
"iya mas, semoga dagangan mas laris ya"sambut Ibuku yang turut berdoa agar rezeki lancar"Aamiin" sahut Ayah lalu ia bergegas mencoba berkeliling ke arah desa Panggung Lombok saat itu memang ayah adalah orang pertama kali berjualan keliling pakai motor, biasanya orang jualan sayur hanya di gelar di tikar atau di meja depan rumah rumah penduduk
Namun inilah pelanggan"Tumbas!"teriak wanita paruh baya pertama yang hendak beli dagangan (Tumbas = beli)
"loh tumben ada jualan sayur keliling, abang baru jualan ya?"tanya ibu paruh baya itu
"haha iya, baru saja hari ini saya jualan memang kenapa?"tanya Ayahku sambil mengernyitkan dahinya"yah enak aja kalo pakai motor, di desa ini yang keliling jalan kaki yang jualan biasannya ibu ibu, kadang di jual di teras rumah"terang ibu paruh baya itu
"oh gitu?"respon ayah masih polos
"ya jangan mundur, semoga saja rezeki nya lancar"pesan ibu paruh baya itu mendoakan"Aamiin"sahut Ayahku mengamini perkataan pelanggan itu
Singkat cerita sesudah pelanggan pertama itu pergi, lambat laun ada saja yang menjadi pelanggan kedua ketiga hingga seterusnya.
Oh iya kalau di deaaku jika hendak pergi bekerja di ganggu hantu maka itu adalah pertanda bahwaOrang yang di Ganggu hantu itu adalah firasat baik untuk mendapatkan rezeki katanya sih
"Wallahu Alam"
Sekian cerita saya, lain kali saya akan bercerita saat aku masih kecil
Salam Damai Sejahtera
#memetwit
@memeinfo
Follow twitter aku ya
@el_mimin11
Terima kasih
Diubah oleh rohman87412 21-01-2020 12:41
yudistira57 dan bumibulat123 memberi reputasi
2
1K
2
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Supranatural
15.9KThread•14.7KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya