Kaskus

Story

nitajungAvatar border
TS
nitajung
Harian Calon Istri Siaga
Harian Calon Istri Siaga

Harian Calon Istri Siaga

Di suatu pagi yang cerah.
Duduk di meja menatap bunga mawar yang baru merekah.
Ditemani kopi panas dan buah.
Menyeruput sembari menatap bunga-bunga yang berwarna merah.

Dari sinilah cerita itu dimulai.

Berawal dari kegelisahan seorang jomblo siaga yang sudah ingin segera menikah. Jomblo itu adalah saya sendiri.

Saya memutuskan untuk mempersiapkan segala bentuk kebutuhan orang menikah. Kata Pak Ustadz: "Tanda-tanda seseorang siap menikah itu ada tiga.
Yaitu: umur, tsaqofah agama, dan mental." saya mengangguk-ngangguk di depan layar HP saat menyaksikan Pak Ustadz tengah berkata demikian di suatu forum kajian lewat Youtube. Dan demikian pula, saya merasa bahwa saya telah mengantongi semua itu. Setidaknya walau tidak pro, tapi cukup. Cukuplah apa yang Allah karuniakan sekarang untuk memulai hidup baru sengan seseorang.

Tapi kurangnya hanyalah satu, calon mempelai prianya belum ada.

Sebagai calon istri siaga. Saya sudah mempersiapkan diri sedemikian mungkin untuk masa depan. Masa di mana kalau-kalau saya tiba-tiba ada yang melamar. Kata seseorang, investor itu datang setelah pelaku usahanya siap. Jadi meskipun saya belum memiliki calon, saya lebih baik siaga mempersiapkan diri. Saya pikir ini bagus sekali, kalau ketemu langsung eksekusi.

Selain ikut kelas pra nikah dan menumpuk buku-buku tentang pernikahan. Saya juga sudah menghubungi EO acara pernikahan. Saya tanya-tanyalah harganya berapa, fasilitasnya apa saja dan sebagainya.

Dari sini bisa kita lihat seberapa serius saya sebagai jomblo, eh, maksudnya calon istri siaga. Hahaha.

Tapi sayang seribu sayang. EO hanya menyediakan fasilitas acara pernikahan, mereka tidak sekaligus menyediakan mempelai pria. Saya agak tersenyum kecut menerima fakta tersebut. Dalam hati saya berkata, "Mahal-mahal tapi calon mempelai enggak disediakan. Huh!" begitu kira-kira keluhan saya.

Aneh sekali keluhan saya ini. Memang di mana-mana ya EO tak pernah menyediakan calon pasangan mau semahal apa pun harganya. Calon tetap bawa sendiri.

Saya nyengir lagi-lagi menanggapi tingkah konyol saya sendiri. Hmmm ... saya rasa memang selain mencari materi untuk acara, yang paling krusial dalam pernikahan adalah calonnya. Bagaimana bisa saya mempersiapkan segala tetek-bengek acara walimah calonnya enggak ada.

Lagi-lagi saya menepuk jidat!

Bersambung ....
nona212Avatar border
Richy211Avatar border
tien212700Avatar border
tien212700 dan 3 lainnya memberi reputasi
4
748
13
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Heart to Heart
Heart to Heart
KASKUS Official
23.3KThread41.7KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.