Kaskus

Entertainment

  • Beranda
  • ...
  • The Lounge
  • Intervensi Pemilik Media Melalui Tayangan Iklan di Media Massa (Televisi)

harisrmdAvatar border
TS
harisrmd
Intervensi Pemilik Media Melalui Tayangan Iklan di Media Massa (Televisi)
Berbagai tayangan yang ditayangkan pada stasiun televisi Trans TV dan Trans 7 seperti iklan Transmart, Transtudio dan Bank Mega mungkin dapat disebut sebagai salah satu intervensi dari perusahaan atau pemilik modal karena stasiun Trans TV dan Trans 7 selain itu Transmart, Trans Studio dan Bank Mega yang dimiliki oleh suatu perusahaan besar yang sama yaitu CT Corp. Bentuk intervensi seperti ini dapat dikatakan memberikan keuntungan ekonomi bagi perusahaan dan pemilik modal karena dengan melakukan hal tersebut, perusahaan mungkin dapat dikatakan menghemat biaya dan pengeluaran karena iklan Transmart, Transtudio dan Bank Mega tersebut ditayangkan di stasiun televisi Trans TV dan Trans 7 yang masih satu grup dengan perusahaan yang mengiklankan produk mereka tersebut sehingga tentu hal ini memberikan keuntungan dari sisi ekonomi.


Spoiler for Transmart, Trans Studio, Bank Mega:



Dapat dikatakan iklan yang tayang di kedua stasiun televisi tersebut kebanyakan adalah iklan – iklan dari perusahaan yang dimiliki oleh satu orang pemilik yang sama. Sehingga dengan begitu, iklan – iklan dari kompetitor perusahaan retail Transmart seperti Hypermart dan Giant tidak dapat ditemui di kedua stasiun televisi tadi. Dimana seharusnya media dapat memberikan keberagaman informasi kepada publiknya sehingga berbagai tayangan di media seharusnya lebih beragam namun karena adanya konglomerasi media yaitu dimana satu orang dapat memiliki berbagai media seperti contoh Trans TV dan Trans 7 yang dimiliki oleh CT Corp sehingga tayangan pada kedua stasiun televisi yang tergabung di dalam satu grup perusahaan yang sama (CT Corp) akan cenderung homogen. Konglomerasi media merupakan dampak makro dari adanya konvergensi media yang membuat terjadinya konvergensi dalam kepemilikan perusahaan media sehingga saat ini meskipun banyak perusahaan media namun media – media tersebut hanya dimiliki oleh segelintir konglomerat media.

Mengapa hal demikian dapat terjadi? Mungkin jawabannya karena industri media saat ini dapat dikatakan lebih menitikberatkan pada unsur ekonomi, sehingga media tidak lagi dinilai berdasarkan nilai gunanya dalam menyebarkan informasi, tetapi lebih kepada nilai tukar dalam memperoleh keuntungan ekonomi (Mosco, 2009). Seperti pada fenomena  stasiun televisi Trans TV dan Trans 7 yang dapat dikatakan lebih berorientasi pada pertimbangan mengenai untung dan rugi yang secara sistematik untuk menguatkan kedudukan dalam pasar media. Industri media dapat dikatakan sebagai bisnis yang menguntungkan karena khalayak sangat membutuhkan media untuk memenuhi kebutuhan informasi mereka. Namun, media saat ini dapat dikatakan telah merubah nilai guna informasi yang seharusnya diberikan kepada masyarakat menjadi suatu nilai tukar. Sehingga adanya perubahan nilai guna menjadi nilai tukar tersebut membuat media saat ini kebanyakan memberikan informasi yang bernilai ekonomi dan dapat menguntungkan perusahaan mereka.

Konvergensi dalam kepemilikan media yang melahirkan konglomerasi media telah membuat industri media seperti televisi yang dimiliki oleh hanya segelintir konglomerat sehingga konten – konten yang disediakan oleh media seperti televisi pun cenderung homogen seperti contoh iklan Transmart, Trans Studio dan Bank Mega yang tayang di kedua stasiun televisi Trans 7 dan Trans TV. Jika ini dikatakan sebagai konglomerasi media yang mengakibatkan para pemilik media dengan mudah mengintervensi perusahaan media yang mereka miliki untuk lebih menjual informasi dari perusahaan mereka lainnya yang masih satu grup apakah hal tersebut menggambarkan bahwa media lebih mengutamakan masyarakat sebagai khalayak yang menerima informasi atau malah lebih mengutamakan keuntungan dari perusahaan media dan pemilik modal itu sendiri? Menurut saya, jika media telah dijadikan sebagai lahan bisnis oleh para pemilik modal tentu media lebih dinilai sebagai alat yang bernilai tukar yang dapat menguntungkan si pemilik modal dan khalayak sebagai penerima informasi dijadikan sebagai komoditas yang berharga. Maka tidak heran, jika media saat ini khusunya televisi lebih menayangkan informasi seperti iklan yang dapat menguntungkan perusahaan apalagi iklan yang ditayangkan oleh stasiun televisi tersebut adalah iklan dari perusahaan yang masih berada pada satu grup yang sama. Sehingga media seperti televisi yang dimiliki oleh segelintir konglomerat media saat ini masih cenderung memberikan konten yang seragam apalagi stasiun televisi tersebut dimiliki oleh satu pemilik yang sama. Dengan kata lain, televisi sebagai penyedia informasi kepada masyarakat saat ini belum banyak memberikan keragaman konten atau informasi yang mereka sampaikan kepada masyarakat.

Spoiler for Referensi:
Diubah oleh harisrmd 26-04-2020 04:33
sebelahblogAvatar border
deal71Avatar border
4iinchAvatar border
4iinch dan 12 lainnya memberi reputasi
13
639
3
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread•109.3KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.