Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
116
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e97c023c342bb704a62669f/cheran-kota-yang-tidak-perlu-negara
Pertanyaan: jika politikus mulai menyebalkan, penjahat makin mengerikan, dan polisi terus-terusan korup tak karuan, apa yang harus dilakukan? Bagi masyarakat Cherán, hanya ada satu jawaban: usir mereka semua.
Lapor Hansip
16-04-2020 09:17

Cheran: Kota yang Tidak Perlu Negara

Past Hot Thread
Pertanyaan: jika politikus mulai menyebalkan, penjahat makin mengerikan, dan polisi terus-terusan korup tak karuan, apa yang harus dilakukan?

Bagi masyarakat Cherán, hanya ada satu jawaban: usir mereka semua.
San Francisco Cherán adalah kota tempat bermukimnya masyarakat asli Purépecha.

Terletak di negara bagian Michoacán, Meksiko, kota ini dihuni oleh 14.245 jiwa. Kegiatan ekonomi utama adalah pertanian, peternakan dan produksi kayu yang memanfaatkan sekitar 27.000 hektare hutan.

Cheran: Kota yang Tidak Perlu Negara



Cherán adalah wilayah yang damai sebelum dikuasai kartel narkotika. Tak hanya menjalankan bisnis obat-obatan, kartel di sana juga melakukan penebangan kayu secara liar hingga menghancurkan hutan kuno di Cherán.

Situasi tambah runyam karena pemerintah dan aparat setempat juga turut terlibat. Sebagian besar tentara pun ikutan menerima suap kartel.
Dengan keadaan yang terus kacau, masyarakat sipil di Cherán pun memilih angkat senjata dan melakukan perlawanan. Upaya tersebut berhasil.
Para politikus korup, polisi culas, dan sindikat kartel sekaligus para penebang liar tak lagi diberi kesempatan untuk menginjak tanah Cherán.
Hingga kini, Cherán masih menjadi kota otonom yang mampu menjalankan kehidupan sosial politiknya tanpa campur tangan pemerintah.
Mereka membangun sistem pemerintahan baru tanpa walikota, merancang dewan kota, hingga membentuk milisi sipil untuk menggantikan polisi.

Hasilnya: Cherán menjadi salah satu kota dengan tingkat kriminalitas terendah di Meksiko. Sebab keberhasilan itu, pemerintah Meksiko akhirnya mempersilakan Cheran untuk membuat hukum sendiri yang tidak ada dalam konstitusi Meksiko. Salah satu di antaranya: larangan iklan partai politik.

Sebab keberhasilan itu, pemerintah Meksiko akhirnya mempersilakan Cheran untuk membuat hukum sendiri yang tidak ada dalam konstitusi Meksiko. Salah satu di antaranya: larangan iklan partai politik.


Angkat Senjata Melawan Kartel, Aparat, dan Negara.

Sebelum melakukan perlawanan, warga Cherán telah melakukan berbagai upaya selayaknya warga negara yang baik dan benar: melapor kepada negara.

Dalam hal ini, pemerintah dan aparat. Namun, jangankan ditanggapi, baik pemerintah maupun aparat justru malah melindungi kartel sambil menikmati uang suap yang diberikan kepada mereka.
Sikap korup aparatur negara semacam itu membuat para penduduk Cherán berada dalam situasi terjepit.
Dan ketika para penebang kayu yang mulai mendekati salah satu mata air di kota itu, orang-orang Cherán memutuskan untuk melawan.

Elvira Romero, salah seorang konspirator perlawanan tersebut mengatakan kepada BBC:
“Kami khawatir. Jika Anda terus memotong pohon, air akan menjadi sedikit. Suami kami memiliki ternak, lalu di mana mereka akan minum jika musim semi sudah tidak ada?”



Hari itu, Jumat 15 April 2011, aksi massa yang dimotori para wanita itu mulai bergerak. Semula, bersama para wanita lainnya, Elvira menemui para penebang kayu tersebut di dalam hutan.

Namun, alih-alih membuka diri untuk berdialog, para penebang itu justru memaki-maki mereka hingga mencoba untuk membunuh Elvira dan yang lainnya.

Tapi para wanita itu tak gentar. Mereka bahkan menempuh cara yang lebih nekat untuk kembali melawan: membajak truk milik rombongan penebang tersebut.
Maka ketika kemudian ada sebuah truk yang berisikan para penebang lewat di rute Cherán, massa aksi segera memblokir dan menyandera penumpang di dalamnya.

Setelah memastikan semua tersandera, beberapa wanita lain menuju gereja setempat untuk membunyikan lonceng berkali-kali sebagai tanda siaga untuk warga lain.

Sementara para pria berbagi tugas: menyalakan kembang api untuk mengingatkan seluruh kota dan bersiap di beberapa titik penting memantau ancaman.

Penduduk yang lain pun keluar dari rumah mereka masing-masing dengan membawa berbagai macam senjata yang bisa digunakan: golok, parang, tongkat, senapan, bahkan batu.

"Semua orang di jalanan berlarian dengan parang. Para wanita berlarian dengan wajah yang ditutup. Anda bisa mendengar orang-orang menjerit dan suara lonceng yang berdentum setiap saat,” ujar Melissa Fabian yang ketika ikut aksi tersebut masih berusia 13 tahun.


Beberapa jam berselang, rombongan penebang lain datang bersama ratusan polisi dan walikota. Kekisruhan pun tak dapat terelakkan.

Dua orang penebang terluka usai ditembak kembang api oleh seorang warga setempat. Dalam ketegangan yang berlangsung intens, negosiasi alot terus dilakukan. Hingga akhirnya para penebang kayu itu menyerah, polisi kalang kabut, dan walikota meringkuk ketakutan.

Penduduk Cherán menang. Sebelum rombongan itu pergi, mereka meminta agar negara dan penebang dan kartel tidak lagi menginjakkan kaki di area sekitar.
“Saya ingin menangis jika mengingat hari itu. Seperti suatu film horor, tapi itu adalah hal terbaik yang dapat kami lakukan,” kenang Margarita, salah seorang wanita pemberani yang turut serta dalam perlawanan tersebut.


Sejak kemenangan tersebut, Cherán mulai membentuk pemerintahan sendiri. Para politikus dan polisi yang masih ada di sana mereka usir ke luar kota karena ditakutkan akan kembali berkongkalikong dengan kartel. Pelarangan partai politik mulai diberlakukan. Khusus itu, penduduk Cherán menganggap parpol hanyalah alat yang hanya berfungsi untuk memecah belah orang-orang.

“Satu-satunya hal yang dilakukan oleh partai-partai adalah memecah belah kami, Tidak hanya di sini - di seluruh negeri,” kata Salvador Ceja, salah seorang komisaris tanah komunal di Cherán, seperti dilansir The Guardian.  Sebab itu pula, jika Anda kebetulan dapat berkunjung ke Cherán, jangan harap menemukan secuil pun publisitas parpol.

Yang justru marak di tiap tembok adalah berbagai mural wajah tokoh revolusioner Meksiko, Emiliano Zapata, atau coretan-coretan yang menghina parpol seperti: “Partai politik baik" atau "Cherán bukan mainan". Selain membentuk pemerintahan yang otonom, penduduk Cherán juga merancang Ronda Comunitaria (sebuah milisi yang terdiri dari pria dan wanita lokal), untuk menggantikan peran aparat.

Nantinya, milisi ini akan selalu berjaga di pos pemeriksaan bersenjata di 3 jalan utama yang menuju ke pemukiman untuk menghalang pembalasan penebang kayu dan kartel obat bius.



Cheran: Kota yang Tidak Perlu Negara


Selain itu, masing-masing dari empat distrik di Cherán juga turut mengirim para wakilnya ke sebuah dewan kota yang dinamakan Dewan Tetua Cherán.
Anggota yang terpilih akan mendapat mandat selama tiga tahun. Dewan besar dan komite lainnya inilah yang dipercaya untuk mengendalikan semua aspek kehidupan rakyat.

Pilihan untuk menjadi otonom membuat tingkat kejahatan di Cherán telah menurun drastis dibanding negara bagian Michoacan lainnya.
Tidak ada rekaman pembunuhan, penculikan atau penghilangan yang tercatat di kota tersebut selama setahun terakhir sejak mereka mendeklarasikan kemerdekaannya. Jika pun ada kejahatan, sebagian besar hanya pelanggaran kecil, seperti penyalahgunaan alkohol.
Bagi mereka yang dianggap telah berbuat onar, dewan kota akan memberikan hukuman berupa denda hingga pekerjaan pelayanan masyarakat, ditahan selama beberapa malam di balik jeruji besi.
Sementara pengacara federal hanya dipanggil dalam kasus kejahatan serius yang amat jarang terjadi.

Sejak saat itu pula, para penduduk di Cherán telah menanam kembali pepohonan di lahan sekira 3.000 hektare.

Aturan baru pun ditegakkan: setiap orang yang ingin menebang pohon harus mendapat izin dari pemerintah setempat, dan undang-undang tersebut diberlakukan dengan ketat. Sebelumnya diperkirakan lebih dari 17.000 hektar hutan sebelumnya dirusak oleh para penebang liar.

Kisah mengenai keberhasilan Cherán hidup tanpa negara mengundang decak kagum global. Barangkali kisah tersebut dianggap semacam utopia yang akhirnya tuntas. Padahal, bentuk tradisional pemerintahan seperti sekarang telah dijalankan masyarakat Cherán sejak 40 tahun lalu, sebelum para elite parpol datang dengan janji-janji manisnya, dan negara dengan keculasannya.

Penulis: Eddward S Kennedy
Editor: Nuran Wibisono


Source :  https://tirto.id/ddro.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
infinitesoul dan 68 lainnya memberi reputasi
65
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 5
Cheran: Kota yang Tidak Perlu Negara
16-04-2020 09:38
keren, kartelnya jadi melongo gitu..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhammadafdal15 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 3 balasan
Memuat data ..
Cheran: Kota yang Tidak Perlu Negara
16-04-2020 09:50
kek nya cocok di terapkan di indonesia
gak usah ada presiden, menteri, DPR, DPRD, walikota, gubernur, bupati, dll
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhammadafdal15 dan 11 lainnya memberi reputasi
12 0
12
Lihat 4 balasan
Memuat data ..
Cheran: Kota yang Tidak Perlu Negara
16-04-2020 10:01
beugh rakyatnya bersatu padu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhammadafdal15 dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Cheran: Kota yang Tidak Perlu Negara
16-04-2020 10:20
Quote:Original Posted By vheron
Bisa aja gan, asal tidak ada yg korupsi


setuju bray,. korupsi itu biang dari hancurnya suatu negara,. sudah banyak sejarah dari kerajaan atau dinasti2 yang hancur gara gara korup pejabatnya,
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhammadafdal15 dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Cheran: Kota yang Tidak Perlu Negara
16-04-2020 10:29
Mungkin kartel yg di Cherán termasuk kartel ecek2 bukan macam ky kartel sinaloa atau los zetas yg sangat2 di takuti di mexico bahkan di mamarika sekalipun
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhammadafdal15 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 3 balasan
Memuat data ..
Cheran: Kota yang Tidak Perlu Negara
16-04-2020 10:41
Gokilz

profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhammadafdal15 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Cheran: Kota yang Tidak Perlu Negara
16-04-2020 11:48
nama kotanya aja heran...🤣
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhammadafdal15 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Cheran: Kota yang Tidak Perlu Negara
16-04-2020 12:56
pemerintah = kartel berseragam resmi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhammadafdal15 dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Cheran: Kota yang Tidak Perlu Negara
16-04-2020 13:19
yang penting bisa hidup bahagia.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhammadafdal15 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Cheran: Kota yang Tidak Perlu Negara
16-04-2020 14:32
aq baca nya jaran
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhammadafdal15 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Cheran: Kota yang Tidak Perlu Negara
16-04-2020 19:34
waaa rakyatnya bersatuuu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhammadafdal15 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Cheran: Kota yang Tidak Perlu Negara
16-04-2020 19:41
waaah ane baru tau nih soal kota ini
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhammadafdal15 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Cheran: Kota yang Tidak Perlu Negara
16-04-2020 22:16
emoticon-Repost (S) kah?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhammadafdal15 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Cheran: Kota yang Tidak Perlu Negara
17-04-2020 05:12
Kalo warganya masih ngurus adm kependudukan di kelurahan, berarti masih butuh negara..he.he..

Ga bisa jadi inspirasi di mari..di mari pada sok2 teriak "lawan" atau "perubahan", tapi dimulai dari Pilkada level Walikota tetep aja pada milih yang itu2 juga..independen susah menang karena ga bisa iming2 pemilih pake sembako
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhammadafdal15 dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Cheran: Kota yang Tidak Perlu Negara
17-04-2020 05:14
Betul juga bray, parpol di indonesia itu hanyalah alat utk memecah persatuan.. Bayangkan dulu jaman perang, ga memandang dari golongan mana, agama apa, suku apa, semua berjibaku lawan tentara penjajah.. Tp skrg udh pd mikirin perut sndiri sndiri, dpr juga udh gk ada wibawa nya semenjak dibentuk, parpol dibentuk utk mengkotak kotakkan kepentingan.. Selama hal ini masih dipertahankan jgn harap negara ini bisa sejahtera / maju
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhammadafdal15 dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Cheran: Kota yang Tidak Perlu Negara
17-04-2020 05:15
spt nya konsep kota cheran ini lbh cocok tuk di terapkan ke negara kota aja, gan.....krn mlihat luas wilayah, jmlh penduduk, keseragaman penduduk aslinya..... emoticon-Bola
Diubah oleh yoseful
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhammadafdal15 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Cheran: Kota yang Tidak Perlu Negara
17-04-2020 05:16
ane juga sangat muak dgn politisi gan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhammadafdal15 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Cheran: Kota yang Tidak Perlu Negara
17-04-2020 05:18
Wow keren emoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhammadafdal15 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Cheran: Kota yang Tidak Perlu Negara
17-04-2020 05:19
Pada akhirnya tetep membentuk sistem pemerintahan juga emoticon-Hammer2
Cuma pernyataannya emang bener kalo parpol cuma mecah belah doang, kalo konsepnya perwakilan aja dengan membawa nama individu atau daerah tanpat ada kepentingan partai boleh juga sih emoticon-Leh Uga
Jadi semisal ada perwakilannya yg dongo ya dia gak ada bekingannya, langsung ancur nama baiknya. Kalo sistem parpol kan dibeking abis2 ama partai biar kata calonnya dongo juga emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhammadafdal15 dan 6 lainnya memberi reputasi
6 1
5
Cheran: Kota yang Tidak Perlu Negara
17-04-2020 05:23
nice inpo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhammadafdal15 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Halaman 1 dari 5
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia