rirandaraAvatar border
TS
rirandara
Memelihara Ikan Hias Platy; Mudah, Murah dan Menyenangkan, Yuk Coba!




Assalamu'alaikum. 

Hai, selamat sore, Agan Sista semua. Kabar hari ini bagaimana? Sehat-sehat dan bahagia selalu, ya. Meski kita tahu, di saat seperti sekarang, tidak mudah untuk menciptakan bahagia yang sebenarnya-benarnya. Pasti secuil gelisah itu acap menyelinap. Padahal, rasa bahagia itu salah satu kunci meningkatkan imun tubuh. Cmiiw.

Ah, ya, masih pada stay at home, 'kan? Tentunya lahya. Dan, buat yang masih kerja di luar rumah, jaga kesehatan betul-betul, guys, jangan lupa iringi dengan doa. 


Mari kita tinggalkan sejenak yang membuat hati melow. Kita berkenalan dengan teman-teman saya yang imut, yuk. Gak banyak. Hanya lima ekor ikan hias platy. Pasti namanya udah gak asing di telinga Agan Sista sekalian. Yakan?!

Tetapi, ya, ada pula yang menyebutnya dengan ikan melati. Kayak jenis bunga. Hihihi. Entah saya yang salah dengar atau gimana. Pokoknya saat beli dulu, si tukang ikannya berkata demikian.

Kenapa gak pelihara yang agak gedean? Terlintas pertanyaan seperti itu gak untuk saya? Heheee.
Jadi gini, saya tuh emang suka yang imut lucu-lucu gitu. Makanya lebih memilih pelihara ikan hias ketimbang yang lain. Dan, si ikan ini mudah banget berkembang biak. Eemmh ... bertelur maksudnya.

Semua juga tahu, kan, ya, jika memelihara ikan seperti ini tidaklah rumit. Memang betul. Cukup dengan memberinya makan sehari sekali tiap sore. Itu saya, ya. Entah yang lain. Saya hanya memberikan pakan pelet. 

Jenisnya peletnya seperti yang ada di gambar bawah ini.


Juga, di waktu tertentu saya pasti mengganti air kolamnya. Biasanya, sih, saya dua minggu sekali. Nah, berhubung beberapa pekan ini bebeb saya ada waktu longgar, jadilah menguras kolamnya seminggu sekali. 
Urusan menguras memang selalu saya serahkan ke beliau. 


Ohya, di saat proses menguras, kita juga bisa sekalian membersihkan kolam dari dedaunan yang rusak atau layu. Bisa dengan selang atau diambil manual. Contohnya seperti yang ada dalam video.
{thread_title}


Dan satu lagi, air yang dikuras  tidak sepenuhnya diganti, ya. Cukup setengahnya saja yang dibuang. Lalu ditambah dengan air  yang baru. Kecuali jika memang ingin mengganti suasana istana ikan-ikan. Itu wajib surut airnya. Tapi, lumayan menyita waktu. 



Untuk membersihkan kolam dari lumut-lumut imut tak kasat mata yang nemplok, saya kerahkan pasukan keong yang memang ahli dalam bidangnya. Ada lima keong. Jadi, kita tak perlu repot menggosok-gosok dinding kacanya supaya terlihat bening. Sangat simple, bukan? 


Tidak banyak yang bisa saya bagi tentang cara pemeliharaan ikan-ikan hias ini. Ilmu saya masih cetek. Yang saya beberkan tadi, itulah yang saya ketahui. 

Bila ada yang ingin berbagi pengalaman, mari diskusi di kolom komentar. 

Pada kesempatan event kali ini, saya rasa hanya itu yang dapat diceritakan tentang pengalaman bersama hewan peliharaan. Semoga terhibur. Maaf-maaf bila ada kata yang kurang nyaman saat dibaca. 

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh.


Sumber foto & video: Milik pribadi.
Sumber tulisan: Opini pribadi.

Diubah oleh rirandara 08-04-2020 08:20
NadarNadz
athfahdw
tien212700
tien212700 dan 29 lainnya memberi reputasi
30
4.4K
150
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Hewan Peliharaan
Hewan Peliharaan
icon
6.9KThread2.1KAnggota
Terlama
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.