• Beranda
  • ...
  • The Lounge
  • Virus Corona Berdampak Pada Berkurangnya Stok Kondom di Dunia, Ini Penjelasannya!

VolkswagenPutih
TS
VolkswagenPutih
Virus Corona Berdampak Pada Berkurangnya Stok Kondom di Dunia, Ini Penjelasannya!
Rantai penyebaran virus corona di seluruh dunia masih belum terhenti. Setiap harinya masih ada saja jumlah orang yang terinfeksi akibat virus yang berasal dari Kota Wuhan, China ini. Meskipun mengkhawatirkan publik, namun ada beberapa negara yang melaporkan terjadi penurunan jumlah pasien terinfeksi virus corona. Tentunya ini menjadi kabar baik bagi kita semua.

Walaupun ada beberapa kemajuan yang dialami beberapa negara dalam memberantas mata rantai penyebaran virus corona, namun tidak mengesampingkan bahwa virus ini mempunyai dampak buruk yang signifikan bagi dunia ekonomi dan industri internasional. Salah satu industri yang terkena imbas karena adanya virus ini adalah produsen kondom.



Mungkin kebanyakan orang berpikir dengan diadakannya lockdown atau kampanye #DiRumahAja membuat aktivitas seks akan lebih sering dilakukan oleh banyak pasangan selama karantina di rumah. Dan, itu membuat kondom menjadi barang yang laris di pasaran. Namun, kenyataannya tidak seperti itu Gan.



Walaupun peminatnya banyak, namun produsen kondom terpaksa harus mengurangi aktivitas produksinya karena terkena imbas kebijakan lockdown. Seperti yang dialami oleh perusahaan kondom terbesar di dunia asal Malaysia bernama Karex Bhd.



Hingga saat ini Karex Bhd terpaksa harus menutup tiga pabriknya setelah pemerintah Malaysia menerapkan kebijakan lockdown untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Karena situasi tersebutlah, membuat perusahaan ini tidak memproduksi satu kondom pun untuk dijual di pasaran. Dampaknya tentu akan sangat berbahaya Gan, karena disinyalir cepat atau lambat alat kontrasepsi ini bakal menjadi barang yang langka di pasaran.



Apalagi perlu diketahui juga kalau perusahaan Karex Bhd memainkan peranan penting bagi kebutuhan pasokan kondom di seluruh penjuru dunia. Bisa dibilang satu dari lima kondom yang ada di dunia merupakan produk dari perusahaan yang sudah berdiri sejak 1988 ini. Salah satu brand yang memasarkan produk dari Karex Bhd adalah brand Durex.



Meskipun begitu, kini Karex Bhd memang sudah diizinkan kembali untuk melakukan aktivitas produksinya sejak 27 Maret 2020 lalu. Namun perusahaan ini hanya boleh mempekerjakan setengah dari jumlah tenaga kerja yang dimilikinya.



CEO Karex Bhd, Goh Miah, pun mengkhawatirkan dampak lebih jauh dari kurangnya ketersediaan stok kondom yang nantinya akan terjadi di seluruh dunia. Secara lebih spesifik, ia khawatir jika program-program kemanusiaan seperti di Afrika akan tidak terlaksana secara optimal karena kelangkaan kondom. Karena tidak bisa dipungkiri kalau alat kontrasepsi seperti kondom sangat berperan penting dalam mencegah penularan HIV/AIDS dan pengendalian populasi di dunia.



Semoga dengan langkanya stok kondom yang kemungkinan akan terjadi selama berbulan-bulan nanti tidak membuat orang mengambil kesempatan untuk menimbun kondom. emoticon-Smilie

emoticon-Angkat Beer


Quote:
4iinchsebelahbloginfinitesoul
infinitesoul dan 15 lainnya memberi reputasi
16
11.5K
83
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Yuk bergabung agar dapat lebih banyak informasi yang dibagikan di Komunitas The Lounge
The Lounge
The Lounge
icon
922.1KThread80.4KAnggota
Terlama
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.