- Beranda
- Stories from the Heart
Penyesalan
...
TS
subhanfauzian1
Penyesalan
Tok.....tok.....tok(suara ketukan pintu).
"Assalamualaikum, Mawar," sambil mengengetuk pintu rumah Mawar.
"Wa'alaikum salam," sambil berjalan untuk membukakan pintu rumahnya.
"Eh mas Andi ada apa Mas, silahkan masuk," suruh Mawar.
"Eh iya,"
"Ada apa mas tumben kesini malam-malam?," tanya Mawar.
"Iya nih Mas mau ngajak kamu jalan," ucapnya.
"Jalan kemana Mas?" tanya Mawar.
"Udah ikut aja" ucapan Andi.
"Yaudah, nanti saya mau ganti pakaian dulu,"
"Ya silahkan"
Setelah Mawar berganti pakaian akhirnya mereka pun berangkat kesuatu hotel berbintang. Namun kali ini Andi mempunyai niat yang tidak baik kepada Mawar.
"Udah kamu diam aja," suruh Andi.
"Ya kita mau ngapain Andi?," tanya Mawar
Akhirnya Andi pun memesan hotel untuk dirinya dan Mawar, namun Andi pun berbuat yang senonoh kepada Mawar. Setelah berbuat senonoh mereka pun langsung pulang karena waktu menunjukkan pukul 24.00.
1 bulan kemudian
Kring....kring....(handphone Andi pun berbunyi).
"Assalamualaikum Mawar."
"Wa'alaikum salam, sayang kamu harus tanggung jawab!,"
"Tanggung jawab apa sayang?" tanya Andi.
"Hmmm......Aku hamil Mas," sambil menangis tersedu-sedu.
"Apa?, Hamil," Andi pun terkejut mendengarnya.
"Pokoknya aku mau kamu tanggung jawab," ucap Mawar meminta pertanggung jawaban Andi.
"Oke oke saya akan tanggung jawab," jawabnya.
"Janji ya" sambil berusaha mengusap air matanya.
"Iya sayang janji, besok saya akan ke rumahnya kamu" ucap Andi.
"Ok akan saya tunggu."
Keesokan harinya
Andi pun segera menuju rumahnya Mawar, namun sesampainya di rumah Mawar ia mendapatkan tamparan keras dari Ayahnya.
Ter.....(suara tamparan tersebut begitu keras).
"Kamu apakan anak saya jadi seperti ini?," Tanya Ayahnya Mawar.
"Maaf Om ini kesalahan saya Om," ucapnya.
"Maaf-maaf sudah kejadian kamu baru menyadari kesalahanmu," sambil menatap matanya penuh marah.
'Pokoknya kamu harus tanggung jawab" tegas Ayah Mawar.
"Ya Om saya akan menikahi Mawar Minggu depan," ucapnya
"Oke akan Om tunggu, awas kalo tidak kamu akan menerima akibatnya!," Ancamnya.
Andi pun merasa bersalah, sebagai laki-laki ia harus bertanggung jawab atas semua perbuatannya.
1 Minggu kemudian
Andi pun menuju rumahnya Mawar bersama orang tuanya, untuk bertanggung jawab kepada Mawar.
Sesampainya di sana, sudah banyak yang menunggu kedatangannya. Dan ia pun langsung dinikahkan bersama Mawar wanita pujaannya tersebut.
Ambil yang baik dari cerita diatas kakak
"Assalamualaikum, Mawar," sambil mengengetuk pintu rumah Mawar.
"Wa'alaikum salam," sambil berjalan untuk membukakan pintu rumahnya.
"Eh mas Andi ada apa Mas, silahkan masuk," suruh Mawar.
"Eh iya,"
"Ada apa mas tumben kesini malam-malam?," tanya Mawar.
"Iya nih Mas mau ngajak kamu jalan," ucapnya.
"Jalan kemana Mas?" tanya Mawar.
"Udah ikut aja" ucapan Andi.
"Yaudah, nanti saya mau ganti pakaian dulu,"
"Ya silahkan"
Setelah Mawar berganti pakaian akhirnya mereka pun berangkat kesuatu hotel berbintang. Namun kali ini Andi mempunyai niat yang tidak baik kepada Mawar.
"Udah kamu diam aja," suruh Andi.
"Ya kita mau ngapain Andi?," tanya Mawar
Akhirnya Andi pun memesan hotel untuk dirinya dan Mawar, namun Andi pun berbuat yang senonoh kepada Mawar. Setelah berbuat senonoh mereka pun langsung pulang karena waktu menunjukkan pukul 24.00.
1 bulan kemudian
Kring....kring....(handphone Andi pun berbunyi).
"Assalamualaikum Mawar."
"Wa'alaikum salam, sayang kamu harus tanggung jawab!,"
"Tanggung jawab apa sayang?" tanya Andi.
"Hmmm......Aku hamil Mas," sambil menangis tersedu-sedu.
"Apa?, Hamil," Andi pun terkejut mendengarnya.
"Pokoknya aku mau kamu tanggung jawab," ucap Mawar meminta pertanggung jawaban Andi.
"Oke oke saya akan tanggung jawab," jawabnya.
"Janji ya" sambil berusaha mengusap air matanya.
"Iya sayang janji, besok saya akan ke rumahnya kamu" ucap Andi.
"Ok akan saya tunggu."
Keesokan harinya
Andi pun segera menuju rumahnya Mawar, namun sesampainya di rumah Mawar ia mendapatkan tamparan keras dari Ayahnya.
Ter.....(suara tamparan tersebut begitu keras).
"Kamu apakan anak saya jadi seperti ini?," Tanya Ayahnya Mawar.
"Maaf Om ini kesalahan saya Om," ucapnya.
"Maaf-maaf sudah kejadian kamu baru menyadari kesalahanmu," sambil menatap matanya penuh marah.
'Pokoknya kamu harus tanggung jawab" tegas Ayah Mawar.
"Ya Om saya akan menikahi Mawar Minggu depan," ucapnya
"Oke akan Om tunggu, awas kalo tidak kamu akan menerima akibatnya!," Ancamnya.
Andi pun merasa bersalah, sebagai laki-laki ia harus bertanggung jawab atas semua perbuatannya.
1 Minggu kemudian
Andi pun menuju rumahnya Mawar bersama orang tuanya, untuk bertanggung jawab kepada Mawar.
Sesampainya di sana, sudah banyak yang menunggu kedatangannya. Dan ia pun langsung dinikahkan bersama Mawar wanita pujaannya tersebut.
Ambil yang baik dari cerita diatas kakak
nona212 dan 7 lainnya memberi reputasi
8
393
5
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•54.1KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya