Kaskus

Story

julakanumAvatar border
TS
julakanum
Julak Anum Berpuisi
Julak Anum Berpuisi

Pancaroba

Kita sedang dalam masa peralihan
Ada banyak musim yang hinggap di beranda
Sesaat yang lalu
hujan menandai kita dalam beragam cerita cinta
Dan sesaat kemudian
Kemarau meringkup kita dalam berbagai cemas
Yang membalur di sekujur raga
Di mana cemburu terlampau angkuh
menyengketakan jarak yang memang seharusnya ada

Ketika tetesan embun beringsut
Meninggalkan selasar fajar
Membiarkan mata sembab
Kelimpungan menadah rintih
Pada rakaat yang kesiangan
Kita kembali menyangsikan sesuatu yang sudah semestinya
Seperti matahari, ia tak pernah salah
Meski bagi kita, teriknya terlalu dini
untuk memancang di birai-birai pagi

Namun, kau tahu?
Semua punya ruangnya masing-masing
Seperti rindu yang memerlukan jarak
Untuk bisa memulai perannya

Aku percaya,
Tak ada yang lebih indah
Selain masa pancaroba
Sebab cinta tak akan terasa manis
Jika tak ada bumbu-bumbu yang menaburinya

Angsana, 24 Desember 2019



Sebuah Kebersamaan

Kelak, waktu akan membawa kita kepada banyak hal. Semisal musim angin barat yang menyeret milyaran anak hujan. Meriak, melerakkan hawa dingin di sepanjang perjalanan. Dan kita akan kuyup kebasahan pada jeda-jeda pemberhentian. Di mana gigil lebih sering membuat kita membungkus diri dalam masing-masing pelukan.

Sehingga kita merasa berhutang pada malam yang memberi kita banyak perjumpaan. Di mana kita akan lebih sering mencoba ritual-ritual paling purba dari sebuah kebersamaan.

Di lain musim, kita akan melihat bagaimana angin timur menyediakan sedikit sekali curah hujan. Mendesau, merisaukan kita dengan hawa panas di sepancangan siang pada kemarau yang panjang. Dan kita akan kelimpungan mengulum serapah pada reja-reja embun yang cepat sekali menghilang. Di mana gerah lebih sering membuat kita saling bertukar cawan air es, mengelap masing-masing peluh di kening, atau sekadar saling mengipasi secara bergantian.

Sehingga kita merasa harus berterima kasih pada siang yang memberi kita banyak kesempatan. Di mana kita akan lebih sering mempelajari arti berbagi, meski kita dalam kepayahan.

Kelak, waktu akan membawa kita kepada banyak hal. Entah seberapa besar rintangan yang akan menghadang, kita akan melaluinya bersama dengan penuh kesetiaan.

Angsana, 24 Desember 2019
Diubah oleh julakanum 25-12-2019 08:17
nunu403Avatar border
NadarNadzAvatar border
nona212Avatar border
nona212 dan 11 lainnya memberi reputasi
12
1.1K
15
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Poetry
Poetry
KASKUS Official
6.2KThread6.9KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.