- Beranda
- Stories from the Heart
9 tahun mengabdi pramugari ini di pecat sepihak
...
TS
ilyas0204
9 tahun mengabdi pramugari ini di pecat sepihak
Hai semua kisah sedih datang dari seorang pramugari yang telah mengabdi selama 9 tahun dan di pecat secara sepihak
PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) belakangan ramai disoroti dan jadi pembicaraan publik.
Semuanya berawal dari terbongkarnya kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton dalam pesawat Garuda Indonesia.barang mewah tersebut ternyata milik Direktur Utama Ari Askhara yang dibawa melalui pesawat baru Garuda Indonesia,karena hal itu Ari Askhara dipecat dari jabatannya oleh Menteri BUMN Erick Thohir.
Karena terbongkarnya kasus itu, satu per satu kebobrokan Ari Askhara dibongkar oleh karyawannya,seorang pramugari yang bersaksi tentang kejadian tak adil yang diterimanya saat bekerja di Garuda.
Bahkan, pramugari itu sampai dipecat secara sepihak hingga diminta menulis pesan untuk Ari Askhara.mantan anak buah Ari Askhara buka suara terkait kebijakan-kebijakan kejam yang dilakukannya,Salah satunya adalah pramugari yang bernama Anggi Ardana Neswari.
Anggi menceritakan pengalamannya yang kena di PHK di era kepemimpian Ari Askhara.Anggi sendiri mengaku telah bekerja selama sembilan tahun di Garuda Indonesia.
Selama 9 tahun bekerja itu, ia menuturkan tak pernah melakukan kesalahan apapun hingga akhirnya tiba-tiba terkena PHK secara sepihak.
Padahal, Anggi menilai seharusnya manajemen memberikan surat peringatan terlebih dahulu jika ada kesalahan yang diperbuatnya.
Lebih lanjut, Anggi menceritakan pengalamannya yang tertahan di Bandara Jeddah karena membawa tiga slot rokok, yang merupakan barang legal untuk dibawa secara aturan Garuda.
Anggi menuturkan, ia membawa rokok tiga slot karena memiliki saudara di Arab Saudi.
"Ada barang titipan saudara saya yang tinggal di Jeddah. Saat itu ketika tiba disana, ternyata kena sita," ucap Anggi.
Menurut Anggi, terdapat catatan di buku flight attendant service guide book bahwa rokok merupakan barang legal dan boleh dibawa sebanyak 600 stik.
"Di Jeddah, rokok kita kena dimusnahkan dan hanya diperbolehkan untuk membawa satu saja. Saat itu tak ada kepolisian yang menangkap kami karena tindakan itu," tegas Anggi.Beberapa waktu setelahnya, kejadian itu dipermasalahkan oleh Garuda Indonesia dan diduga berujung kepada PHK."Jadi saya menyesal pihak Garuda Indonesia mem-PHK kami tanpa memberikan surat peringatan. Seharusnya diberikan peringatan terlebih dahulu," papar Anggi.
Anggi mengungkapkan, manajemen menjelaskan bahwa kita dianggap mencemarkan nama Garuda.
"Padahal kami tak membawa barang ilegal seperti narkoba dan sebagainya," imbuh Anggi.
Merasa dapat perlakuan tak adil, Anggi mengaku bahwa kasusnya telah diproses di Suku Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi (Sudinakertrans) melalui mediasi kedua belah pihak.
"Kita sudah mediasi. Saat mediasi pertama, keputusan PHK telah diberikan Bapak AA (red: Ari Askhara) ke kami, orang manajemen bilang itu keputusannya."
"Di mediasi kedua, manajemen menyarankan untuk menuliskan permohonan maaf atas tindakan itu sehingga kalau mood Bapak bagus, maka akan diterima kembali bekerja," jelas Anggi.
Selain itu, Anggi mengutarakan saat manajemen memberitahu keputusan PHK itu dari Ari Askhara maka ia tak ada berpikiran macam-macam.
PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) belakangan ramai disoroti dan jadi pembicaraan publik.
Semuanya berawal dari terbongkarnya kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton dalam pesawat Garuda Indonesia.barang mewah tersebut ternyata milik Direktur Utama Ari Askhara yang dibawa melalui pesawat baru Garuda Indonesia,karena hal itu Ari Askhara dipecat dari jabatannya oleh Menteri BUMN Erick Thohir.
Karena terbongkarnya kasus itu, satu per satu kebobrokan Ari Askhara dibongkar oleh karyawannya,seorang pramugari yang bersaksi tentang kejadian tak adil yang diterimanya saat bekerja di Garuda.
Bahkan, pramugari itu sampai dipecat secara sepihak hingga diminta menulis pesan untuk Ari Askhara.mantan anak buah Ari Askhara buka suara terkait kebijakan-kebijakan kejam yang dilakukannya,Salah satunya adalah pramugari yang bernama Anggi Ardana Neswari.
Anggi menceritakan pengalamannya yang kena di PHK di era kepemimpian Ari Askhara.Anggi sendiri mengaku telah bekerja selama sembilan tahun di Garuda Indonesia.
Selama 9 tahun bekerja itu, ia menuturkan tak pernah melakukan kesalahan apapun hingga akhirnya tiba-tiba terkena PHK secara sepihak.
Padahal, Anggi menilai seharusnya manajemen memberikan surat peringatan terlebih dahulu jika ada kesalahan yang diperbuatnya.
Lebih lanjut, Anggi menceritakan pengalamannya yang tertahan di Bandara Jeddah karena membawa tiga slot rokok, yang merupakan barang legal untuk dibawa secara aturan Garuda.
Anggi menuturkan, ia membawa rokok tiga slot karena memiliki saudara di Arab Saudi.
"Ada barang titipan saudara saya yang tinggal di Jeddah. Saat itu ketika tiba disana, ternyata kena sita," ucap Anggi.
Menurut Anggi, terdapat catatan di buku flight attendant service guide book bahwa rokok merupakan barang legal dan boleh dibawa sebanyak 600 stik.
"Di Jeddah, rokok kita kena dimusnahkan dan hanya diperbolehkan untuk membawa satu saja. Saat itu tak ada kepolisian yang menangkap kami karena tindakan itu," tegas Anggi.Beberapa waktu setelahnya, kejadian itu dipermasalahkan oleh Garuda Indonesia dan diduga berujung kepada PHK."Jadi saya menyesal pihak Garuda Indonesia mem-PHK kami tanpa memberikan surat peringatan. Seharusnya diberikan peringatan terlebih dahulu," papar Anggi.
Anggi mengungkapkan, manajemen menjelaskan bahwa kita dianggap mencemarkan nama Garuda.
"Padahal kami tak membawa barang ilegal seperti narkoba dan sebagainya," imbuh Anggi.
Merasa dapat perlakuan tak adil, Anggi mengaku bahwa kasusnya telah diproses di Suku Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi (Sudinakertrans) melalui mediasi kedua belah pihak.
"Kita sudah mediasi. Saat mediasi pertama, keputusan PHK telah diberikan Bapak AA (red: Ari Askhara) ke kami, orang manajemen bilang itu keputusannya."
"Di mediasi kedua, manajemen menyarankan untuk menuliskan permohonan maaf atas tindakan itu sehingga kalau mood Bapak bagus, maka akan diterima kembali bekerja," jelas Anggi.
Selain itu, Anggi mengutarakan saat manajemen memberitahu keputusan PHK itu dari Ari Askhara maka ia tak ada berpikiran macam-macam.
nona212 dan 11 lainnya memberi reputasi
12
1.3K
4
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
33KThread•54.8KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya