Kaskus

News

cengkehijoAvatar border
TS
cengkehijo
Berikut Kisah Mistis Tewasnya 2 Pekerja Double Track di Cigombong

Berikut Kisah Mistis Tewasnya 2 Pekerja Double Track di Cigombong
POJOKBOGOR.com— Kisah mistis beredar di masyarakat Desa Wates Jaya, Cigombong, Kabupaten Bogor, dibalik tewasnya dua pekerja proyek double track KA Bogor-Sukabumi, Sabtu lalu.

Tragedi tewasnya dua pekerja proyek ini dikaitkan warga dengan meninggalnya bocah lelaki di lokasi proyek pengerjaan double track pada Januari lalu.

Bocah laki-laki itu meninggal di lokasi proyek di Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Tak jauh dari Cigombong.

Selain itu, terdengar teriakan dan suara kereta api melintas dua hari berturut-turut sebelum kejadian longsor pada akhir pekan lalu.

Perbincangan itu masif terjadi dikalangan warga. Menjalar dari mulut ke mulut. Seperti yang terjadi di salah satu warumg kopi di bilangan Jalan Raya Cigombong, Senin (18/11/2019).
Seisi warung kopi yang menjadi langganan para pekerja proyek itu masih sibuk membicarakan peristiwa yang terjadi dua hari silam.

Mereka meyakini, selain faktor alam dan kontur tanah, juga ada unsur gaib yang terjadi di sana.

“Melas tenan yo. Kokone dadi tumbal. (kasian sekali ya. Kayaknya jadi tumbal),” samar terdengar perbincangan dua orang warga yang juga salah satu pekerja proyek.

Percakapan itu memanjang. Menambah seru ketika Eman (45) pemilik warung ikut nimbrung.

Menimpali mereka dengan kisah mistis di kawasan Stasiun Cigombong hingga lokasi longsor double track.

“Iya, dimana-mana ada penunggunya. Apalagi ini di Stasiun Cigombong sampai perbatasan Sukabumi banyak yang jaganya,” katanya.

“Biasanya sebelum proyek itu ada syukuran dulu. Kemarin gak ada. Jadi bisa saja minta tumbal,” timpalnya.

Selain itu, ia mengaku dua hari sebelumnya mendengar suara kereta lewat saat tengah malam. Yakni pada malam Jumat dan malam Sabtu.

“Bisa tanya pak RT juga. Katanya kemarin juga ada suara teriakan sama suara kereta lewat. Padahal tengah malam,” tuturnya.

Suwardi (67) salah satu sesepuh dan juga ketua RT 02/07 Kampung Baru, Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong yang tinggal di dekat rel kereta api Bogor-Sukabumi itu.

“Rumah saya persis di sisi rel deket kolong itu, kadang saya suka melihat embah-embah berdiri di situ. Badanya tinggi besar. Tapi wallohualam, ” ungkap Suwardi.

Ia menuturkan, beberapa hari sebelum kejadian semacam ada pertanda. Dengan jelas ia mendengar suara teriakan berkali-kali, lalu disusul dengan kereta lewat.

“Saat saya lihat keluar sepi. Itu pas malam jumat,” tuturnya.

Sebelum kecelakaan yang menewaskan dua pekerja proyek double track Bogor-Sukabumi, ia menceritakan ada kecelakaan lain yang menewaskan seorang bocah warga setempat.

Pada Januari lalu, bocah laki-laki itu meninggal di lokasi proyek di Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Sumber :
https://bogor.pojoksatu.id/baca/beri...k-di-cigombong

____________________________________☆☆☆____________________________________

Setiap lokasi punya penunggu yang khas dan berbeda gan, makanya sopan santun dan kewaspadaan harus terus dipake.. emoticon-Takut
Diubah oleh cengkehijo 19-11-2019 09:36
nomoreliesAvatar border
sebelahblogAvatar border
sebelahblog dan nomorelies memberi reputasi
2
1.9K
22
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
695.5KThread59.1KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.