Kaskus

Entertainment

Varun321Avatar border
TS
Varun321
Burung Kuntol Ini Mengapa Dibiarkan Saja? Dia Lebih Pintar
Seperti biasanya dipagi hari saya beraktifitas. Selalu melihat yang terjadi. Saat biasanya terlihat, kenapa tidak terlihat ya? Ini yang akan dibahas.

Burung Kuntol Ini Mengapa Dibiarkan Saja? Dia Lebih Pintar

Saat pagi-pagi, biasanya saya jalan-jalan di sekitar Ketingan, Mlati, Sleman. Di sini, banyak sawah, banyak pohon besar, tapi dihinggapi burung-burung kuntol, atau ada yang menyebutnya bangau.

Entah ini golongan burung apa, atau jenis apa. Warna putih leher panjang, paruh panjang. Kaki juga panjang.

Burung Kuntol Ini Mengapa Dibiarkan Saja? Dia Lebih Pintar

Saya pernah berpikir bahwa buruh seperti sama dengan hama-hama lainnya. Benarkan? Kata para petani di sekitar situ. Burung-burung ini bukan penganggu, mereka sangat ramah.

Kalau saat ada kerbau di sawah. Misalnya kerbau selesai bekerja menggaru sawah, biasanya ada burung-burung ini mendekat. Nah, tapi ada yang membuat orang tidak suka.

Burung Kuntol Ini Mengapa Dibiarkan Saja? Dia Lebih Pintar

Apa itu? Kalau misalnya burung-burung datang ke dekat pemukiman. Bukan di kampung-kampung ya, tapi di sekitaran pinggiran kampung. Karena burung ini penakut dengan manusia. Nah, gini mereka suka buang kotoran sembarangan.

Burung Kuntol Ini Mengapa Dibiarkan Saja? Dia Lebih Pintar

Bukan masalah buang sembarangan ya. Tapi kotorannya bau menyengat, apalagi saat musim hujan, ada orang yang panik bau kotoran bangau atau kuntol.

Yang pernah saya amati, burung-burung ini sempat ingin diusir warga penduduk setempat. Tapi, ada yang peduli karena keindahan alam. Ada yang peduli karena ini termasuk hewan lindung. Makanya mereka membiarkan burung kuntol hidup di sekitarnya.

Lama-kelamaan jadilah pemandangan yang indah di Ketingan, Mlati, Sleman. Bisa menyaksilan pohon-pohon besar, sawah, dan burung-burung berkaki panjang ini.

Dan, apa yang membuat burung-burung itu tetap hidup? Ternyata atas kepedulian warga sekitarnya, akhirnya menjadikan desa Ketingan dijadikan desa wisata. Banyak penginapan di sekitarnya.

Lantas, apakah sepanjang hari. Bahkan sepanjang tahun burung ini selalu ada? Tidak juga. Sayapun, kadang sambil memandang ke sawah, tak ada burung bangau seekorpun. Seperti musim kali ini, ya artinya musim akhir tahun kan.

Dan saya baru tahu, kalau burung kuntoo ini suka migrasi. Entah oindah ke mana, hanya membawa sesuatu untuk dijadikan sarang, dan akhirnya menetas. Setelah semua berjalan lancar dan mereka sudah mulai melihat perkembangan anak-anaknya, mereka kembali lagi di desa wisata ini. Menarik kan?

Bukan hilang dicuri orang, tapi mereka memang migrasi. Nah, mereka dibiarkan hidup. Tapi mereka tak pernah hilang, merwka pintar. Oh ya, agan-agan semua. Bila pernah berkunjung ke temoat ini, kabari saya ya. Berikan cerita tentang desa ini atau burung-burung ini. Sampai jumpa.
Diubah oleh Varun321 02-11-2019 12:23
anasabilaAvatar border
sebelahblogAvatar border
4iinchAvatar border
4iinch dan 4 lainnya memberi reputasi
5
3.3K
41
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread109KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.