Ane akan sedikit menganalogikan cinta apa adanya menurut sumber yang ane ambil dari favoritesnya @KeiSavourie yang menurut ane bener.
Spoiler for spoiler for analogi:
Mencintai apa adanya itu bullshit. Kamu mencintai seseorang karena ada hal-hal spesifik yg kamu suka dan buat kamu bahagia.
Kalau dia suka kamu karena hal X yang ada di diri kamu, jangan pernah berhenti menunjukkan X supaya dia selalu suka.
Ketika hal-hal tersebut sudah nggak ada lagi, tinggal tunggu saja cintanya juga bakal ikutan hilang. Love needs a reason.
Bahkan ibu kamu aja nggak mencintai apa adanya. Buktinya dari kecil kamu diajarin berperilaku sesuai dengan standar beliau.
Ibu punya ekspektasi atas kamu. Makanya kamu diajarin ini itu, dimarahi dan dihukum kalau melenceng dr ekspektasinya.
Begitu juga hub cinta. Dia punya ekspektasi, perilaku dan sikap tertentu dari kamu. Kamu juga sebaliknya dari dia.
Buang jauh-jauh prinsip "Aku ingin dicintai apa adanya.." karena itu bikin kamu jadi malas dan seringkali jadi rese.
"Aku kalo lagi marah emang begini, harus maki-maki dulu baru bisa reda. Terima aku apa adanya dong!" << rese nggak?
"Ya aku emang cemburuan, dari awal aku udah bilang. Kalo gak bisa terima aku begini, ya cari aja yg lain!" >> Tipikal.
"Cintai aku apa adanya dengan semua kejelekanku!" >> omongan orang yg udah tau punya kejelekan tapi males perbaiki diri.
Memang kenapa kalo ibu mencintai anaknya dengan syarat dan ekspektasi? Itu gak membuat cintanya jadi kurang mulia kok.
Kamu juga tahu bahwa cinta ibu itu penuh ekspektasi, makanya kamu nggak enak kalo harus menentang ekspektasi beliau kan?
Bukan berarti cinta ibu jadi kurang mulia dan indah. Artinya cuma: wajar untuk punya ekspektasi pada orang yg kita cintai
Cinta ibu itu penuh ekspektasi: untuk membuat ibu bahagia ada berbagai hal yg harus kamu lakukan dan tidak boleh lakukan.
Ingat: adanya ekspektasi tidak membuat cinta ibu jadi berkurang makna dan kedalamannya. Cinta itu ya memang begitu
Justru dengan adanya ekspektasi, jadi ada timbal balik. Saling berusaha membahagiakan satu sama lain, semua happy.
Cinta bersyarat itu justru bagus. Kalo gak ada syarat dan ekspektasi dari ibu, kamu bakal jadi anak kurang ajar.
Ibu cinta kamu apa adanya.. asal kamu nggak ngelawan, nggak narkoba, nggak pindah agama, nggak free sex dan MBA 
Ya ibu bakal tetap mencintai kamu sebagai anaknya, tapi menurut kamu dia bakal kecewa gak kalo ternyata kamu narkoba?
Kecewa artinya ekspektasi yang tidak terpenuhi. Berarti kamu tidak memenuhi persyaratan untuk membuat beliau bahagia.
Cinta bersyarat itu bagus. Itu bikin kamu jadi menghargai cinta dan berusaha untuk memastikan kamu tetap dicintai.
Baik itu ibu, ayah, pacar, suami, istri, teman, prinsip ini berlaku universal. Cinta itu ada harganya, bukan gratisan.
Justru waspadalah dengan orang yang bilang "aku mencintaimu apa adanya" karena dia nggak ngerti apa yang dia katakan
Karena kamu pikir dia akan tetap mencintaimu apapun yg terjadi, kamu jadi males berusaha dan menyepelekan dirinya.
Akibatnya, dia muak sama kamu yang egois dan mutusin hub. Kamu shock berat dan kaget, loh katanya menerima apa adanya?!
"Ternyata kita nggak cocok, lebih baik kita temenan aja yah." | "Katanya kamu cinta aku apa adanya! Dasar pembohong!"
Bukan salah dia, tapi salah kalian berdua yang bego karena berpikir cinta itu bisa menerima apa adanya tanpa ekspektasi.
nah silahkan berpikir sendiri kalimat2 ini bener apa enggak. Ditunggu gan komen pro dan kontranya...
