- Beranda
- Beritagar.id
Rusia ragukan operasi Amerika yang tewaskan al-Baghdadi
...
TS
BeritagarID
Rusia ragukan operasi Amerika yang tewaskan al-Baghdadi

Donald Trump (tengah) dengan Mike Pence, (kedua dari kiri), penasihat keamanan nasional Robert O'Brien, (kiri); Sekretaris Pertahanan Mark Esper, (kedua dari kanan), dan Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Mark A. Milley (kanan), di ruang pemantau perkembangan ketika pasukan Operasi Khusus mendekati kompleks Abu Bakr al-Baghdadi.Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah mengumumkan secara resmi tewasnya gembong teroris ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi, lewat pidato yang disiarkan televisi dari Gedung Putih pada Minggu (27/10/2019).
al-Baghdadi disebut bunuh diri bersama istri dan anaknya dengan meledakkan rompi bermuatan bahan peledak ketika terjebak di terowongan buntu saat hendak melarikan diri dari pasukan AS. Penyerangan tersebut terjadi di wilayah Idlib di Suriah Barat Laut.
Kementerian Pertahanan Rusia bersikeras bahwa pihaknya "tidak memiliki sumber informasi yang bisa dipercaya” tentang operasi militer AS itu. Moskow menyatakan tidak ada catatan tentang serangan udara dari AS maupun koalisinya di daerah Idlib di barat laut Suriah pada hari Sabtu, seperti yang diklaim AS.
Ringkasan
- Presiden AS, Donald Trump, menyatakan bahwa Pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi, dipastikan tewas setelah pasukan Amerika Serikat melakukan operasi militer di Suriah.
- al-Baghdadi disebut meledakkan rompi bunuh diri, sehingga tewas dengan tubuh termutilasi bersama dua istri dan sekelompok anak yang diduga anak-anaknya.
- Kendati Al Baghdadi sudah tewas, Trump menegaskan perjuangan harus terus berlanjut untuk menghancurkan ISIS secara penuh.
- Namun, Kementerian Pertahanan Rusia meragukan serangan koalisi AS di Idlib tersebut. Mereka mengklaim “banyak pertanyaan dan keraguan tentang fakta (dari operasi AS) dan, terutama, keberhasilannya.”
- Mereka juga menolak klaim Trump bahwa pasukan Rusia membuka wilayah udara yang berada di bawah kendalinya di Suriah untuk pesawat-pesawat Amerika demi memfasilitasi operasi melawan pemimpin ISIS.
- Rusia juga mempertanyakan kemungkinan kehadiran Al-Baghdadi di Idlib karena daerah tersebut dikendalikan oleh Hai’ah Tahrir Syam (HTS).
- Mengutip laporan Newsweek, Senin (28/10/2019), kepemimpinan ISIS atau Daesh akan dilanjutkan Abdullah Qardash alias Hajji Abdullah al-Afari.

Jumlah berita per mediaSebaran LinimasaSebaran topik dimulai sejak pukul 00:00 hingga 08:00 WIB, dan merupakan puncak dari pemberitaan dengan total 8 pemberitaan.

Jumlah berita per jamSebaran FacebookJumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh detik.com dengan 482 interaksi, diikuti peringkat kedua jpnn.com dengan 258 interaksi. Selanjutnya kompas.com dengan 127 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di FacebookSumber
- Rusia masa uji jalan klaim SEBAGAI soal terbunuhnya amir ISIS - arrahmah.com
- Rekaman Video Detik-detik al-Baghdadi Ledakkan Rompi Bunuh Diri - rakyatku.com
- Membunuh Baghdadi Tak Mengubah Fakta Kejatahan SEPERTI di Timur Tengah - jurnas.com
- Trump Umumkan Kematian Pemimpin ISIS Baghdadi - ceritawarga.com
- Pemimpin ISIS Tewas, Poin Truf Lawan Pemakzulan - inilah.com
- Trump Umumkan Kematian Pemimpin ISIS Baghdadi - metrobali.com
- Pemimpin ISIS Abu Bakr al- diberitakan dibunuh pasukan AS - antaranews.com
- Abu Bakr al-Baghdadi Tamat, Ini Pemimpin Baru ISIS - sindonews.com
- Trump Pastikan Pemimpin ISIS Tewas Dalam Serangan Militer AS, Begini Kronologinya - harianaceh.co.id
- Pemimpin ISIS Dipastikan Tewas, Begini berita kronologi - rmolbengkulu.com

Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...an-al-baghdadi
---
Baca juga dari kategori BERITA :
-
Keunggulan Remittance BCA-
Kerugian dan utang BUMN harus jadi perhatian khusus Erick Thohir-
Tarik ulur harga listrik nasionalanasabila dan tata604 memberi reputasi
2
619
6
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Beritagar.id
13.5KThread•901Anggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya