alexa-tracking
others
Batal
link has been copied
1200
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/54322c97d675d4fe0f8b4571/holy-anda-bertanya-hindu-menjawab---part-1
Salam .>0> Saya adalah penganut agama HINDU dan saya bangga karenanya.. Om Swastyastu juragan, mod, mimin dan rekan kaskuser sekalian.. tujuan dan maksud saya membuat thread ini adalah untuk mengasah pengetahuan saya sebagai umat Hindu mengapa dengan thread ini saya bisa mengasah pengetahuan saya ?? karena ketika rekan kaskuser semua bertanya dan saya tidak bisa memberikan jawaban karena ket
Lapor Hansip
06-10-2014 12:45

[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab

Salam



[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab - Part 1
.>0>


Saya adalah penganut agama HINDU dan saya bangga karenanya..


Om Swastyastu juragan, mod, mimin dan rekan kaskuser sekalian..
tujuan dan maksud saya membuat thread ini adalah untuk mengasah pengetahuan saya sebagai umat Hindu

mengapa dengan thread ini saya bisa mengasah pengetahuan saya ??
karena ketika rekan kaskuser semua bertanya dan saya tidak bisa memberikan jawaban karena ketidak tahuan saya maka saya akan berusaha mencari jawabannya emoticon-I Love Indonesia



dalam thread ini saya juga akan berusaha menjawab semua pertanyaan kaskuser, agar tidak ada lagi kesimpang siuran tentang agama Hindu sendiri..
bagi yang berkenan membantu saya untuk menjawab dipersilahkan juga.


Akhir kata semoga thread saya ini bisa bermanfaat dan membuat bangsa ini lebih indah dalam kehidupan damai dalam beragam

Weda
Code:
http://www.parisada.org/index.php?option=com_content&task=view&id=35&Itemid=29


Gayatri Mantram

Code:
http://old.kaskus.co.id/showpost.php?p=409013101&postcount=71


TriMurti.
Code:
http://old.kaskus.co.id/showpost.php?p=439292282&postcount=785



5 keyakinan dalam agama HINDU

Quote:
1. Percaya dengan adanya Tuhan,
Code:
http://old.kaskus.co.id/showpost.php?p=408932019&postcount=48

2. Percaya dengan adanya Atman,
Code:
http://old.kaskus.co.id/showpost.php?p=408937137&postcount=49

3. Percaya dengan adanya Hukum Karma Phala,
Code:
http://old.kaskus.co.id/showpost.php?p=408939539&postcount=50

4. Percaya dengan adanya Reinkarnasi/Punarbawa/Samsara,
Code:
http://old.kaskus.co.id/showpost.php?p=408942277&postcount=51

5. Percaya dengan adanya Moksa.
Code:
http://old.kaskus.co.id/showpost.php?p=408943583&postcount=52


Awatara
Code:
http://balirage.blogspot.com/2009/01/dasa-awatara.html


Kosmologi penciptaan alam semesta menurut Hindu
Code:
http://id.wikipedia.org/wiki/Kosmologi_Hindu


Bhagawadgita
Code:
http://old.kaskus.co.id/showpost.php?p=409986981&postcount=148


Literatur untuk melengkapi Trit ini
Code:
http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=877386



sedikit mengutip dari tokoh Mahatma Gandhi


Quote:“Aku tidak ingin setiap sisi rumahku tertutup tembok dengan jendela serta pintu yang terkunci. Aku ingin budaya dari semua negeri berhembus ke dalam rumahku sebebas mungkin. Yang ada padaku bukanlah suatu agama yang seperti penjara”



untuk yang ingin tahu kronologi pewahyuanweda silahkan
Code:
http://narayanasmrti.com/2009/08/12/poster-kronologi-pewahyuan-veda/

untuk yang ingin tahu sejarah agama HINDU

Code:
http://www.parisada.org/index.php?option=com_content&task=view&id=37&Itemid=29


Hindu bali dan Hindu india
Code:
http://old.kaskus.co.id/showpost.php?p=408871825&postcount=30
[url]http://old.kaskus.co.id/showpost.php?p=408873739&postcount=31[/url]
[url]http://old.kaskus.co.id/showpost.php?p=408874372&postcount=32
[/url]

Apa itu reinkarnasi ?
Code:
http://old.kaskus.co.id/showpost.php?p=408878644&postcount=34


Fenomena Gerbang kematian dalam Hindu
Code:
http://www.parisada.org/index.php?option=com_content&task=view&id=1090&Itemid=79


Penjelasan mengenai Awatara (avatara)
Code:
http://old.kaskus.co.id/showpost.php?p=408955811&postcount=56


Mahabharata Versi INDIA
Code:
http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000008782820/-


Pandangan Hindu tentang dosa
Code:
http://old.kaskus.co.id/showpost.php?p=408957900&postcount=57


Mengenai Banten
Code:
http://old.kaskus.co.id/showpost.php?p=476380132&postcount=3126

[url]http://old.kaskus.co.id/showpost.php?p=476380441&postcount=3127[/url]

[url]http://old.kaskus.co.id/showpost.php?p=476381000&postcount=3128
[/url]

Vedasastra
Code:
http://old.kaskus.co.id/showpost.php?p=444712088&postcount=1043


Teologi Hindu
Code:
http://www.parisada.org/index.php?option=com_content&task=view&id=508&Itemid=79


Gambaran singkat mengenai Weda
Code:
http://www.kaskus.co.id/show_post/000000000000000671175680/7566


Saptaloka ; Maharloka
Code:
http://www.kaskus.co.id/show_post/524c1e44f8ce17a47c000000/8950/sapta-loka-maharloka


Prolog : Satuan waktu dalam Hindu
Code:
http://www.kaskus.co.id/show_post/524d778d148b46ce3d00000b/8951/prolog-satuan-waktu-dalam-hindu


Om Shanti, Shanti, Shanti

Penjawab Resmi

Quote:
1. CCCK http://www.kaskus.co.id/member.php?u=1181816
2. yggsdrasill [URL="http://www.kaskus.co.id/profile/3948430[/URL]
3. trungtunk83 [URL="http://www.kaskus.co.id/member.php?u=403061"]http://www.kaskus.co.id/member.php?u=403061[/URL]
4. Raksasha http://www.kaskus.co.id/member.php?u=2153020



Terima kasih untuk bantuan agan berikut emoticon-Smilie


Quote:Inoone ID (496270)
hwayan ID (2177894)
ccck ID (1181816)
sadhanaputra ID (200007)
cum1l4ut ID (1762746)
Shinharuka ID (2275100)
socrates.quest ID (2111314)
MDYPH ID (1783949)
Patih.Djelantik ID (2777466)
100matahari ID (2665429)
Killer.Love ID (2964676)
VConnection ID (2359874)



Ps: dimohon tidak melakukan Flamming atau berkata kasar, juga tidak hit and run
0
Tampilkan isi Thread
Halaman 61 dari 63
[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab - Part 1
02-09-2019 15:10
permisi, maaf mau tanya..
apakah benar kenduri kematian termasuk ajaran agama hindu? seperti 1, 2, 3, 7, 40, 100, 1000 hari dst.. seperti yg dilakukan sebagian umat islam di indonesia.
0 0
0
Lihat 1 balasan
[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab - Part 1
Lapor Hansip
02-09-2019 23:05
Balasan post Guntzz
Quote:Original Posted By Guntzz
permisi, maaf mau tanya..
apakah benar kenduri kematian termasuk ajaran agama hindu? seperti 1, 2, 3, 7, 40, 100, 1000 hari dst.. seperti yg dilakukan sebagian umat islam di indonesia.


ga ada si yang seperti itu, jika upakara kematian di bali disebut ngaben, dan itu perhitungannya menggunakan hari baik bukan hitungan 1237 dst
0 0
0
[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab - Part 1
Lapor Hansip
02-09-2019 23:17
Balasan post burninggun
Quote:Original Posted By burninggun
Salam, agama hindu menurut saya yang paling bersinggungan dengan hal gaib, dan saya interest dengan hal gaib, kapan kapan saya akan bertanya kepada ts


sebenernya tujuan hindu itu moksha jagaditha
bahagia dunia akhirat, dengan cara apa? dengan menjalankan dharma (kewajiban, kebenaran), dengan tri kaya parisudha (berpikir berkata berbuat baik)

hindu tidak menfokuskan pada ritual gaib, walaupun ada hal-hal yang terlihat "gaib" yang terjadi itu tidak lebih untuk meyakinkan umat saja, tujuannya bukan untuk klenik atau yang lain

sprt Krishna memperlihatkan bentuk semesta nya pada Arjuna
tujuannya apa Krishna sampai "pamer" begitu ke Arjuna
menepis keragu-raguan Arjuna, membangkitkan keyakinan Arjuna
untuk menjalankan dharmanya
ritual-ritual di Bali yang "gaib" itu juga tidak lebih juga tujuannya sama
0 0
0
[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab - Part 1
03-09-2019 15:51
Quote:Original Posted By yggsdrasill
ga ada si yang seperti itu, jika upakara kematian di bali disebut ngaben, dan itu perhitungannya menggunakan hari baik bukan hitungan 1237 dst


“Termashurlah selamatan yang diadakan pada hari pertama, ketujuh, empat puluh, seratus dan seribu"
(Kitab Manawa Dharma Sastra Weda Smerti hal. 99, 192, 193).


Apakah itu bukan ajaran hindu?
0 0
0
Lihat 1 balasan
[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab - Part 1
05-09-2019 04:20
Quote:[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab - Part 1
0 0
0
[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab - Part 1
Lapor Hansip
05-09-2019 15:02
Balasan post Guntzz
Quote:Original Posted By Guntzz


“Termashurlah selamatan yang diadakan pada hari pertama, ketujuh, empat puluh, seratus dan seribu"
(Kitab Manawa Dharma Sastra Weda Smerti hal. 99, 192, 193).


Apakah itu bukan ajaran hindu?


manawa dharma sastra merupakan kitab undang-undang, seperti uu sekarang, walaupun memang dasarnya ajaran hindu, tetapi perlu diricek kembali apakah benar pasal tersebut berbunyi demikian

jika hindu di bali, mengenal upacara kematian disebut ngaben
https://id.wikipedia.org/wiki/Ngaben

dan itu dasarnya hari baik
0 0
0
[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab - Part 1
09-09-2019 01:13
numpang mejeng gan..


enaknya beragama dharmik, ga perlu pake dogma2x ga jelas dan ga masuk akal yg bikin ribet hidup emoticon-Belgia emoticon-Traveller emoticon-Traveller
0 0
0
[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab - Part 1
21-09-2019 00:22

Uddhava Gita

Tuhan sebagai sahabat terdekat

Quote:
Sejak masa kanak-kanaknya, Uddhava selalu bersama Sri Krishna, Mengemudikan kereta untuk- Nya dan melayani-Nya dalam berbagai macam cara. Ia tidak pernah menginginkan ataupun meminta karunia apapun dari Sri Krishna.

Ketika Sri Krishna telah berada pada akhir dari saat-saat penyelesaian dalam masa kemunculan-Nya,
Ia memanggil Uddhava dan berkata,
“Uddhava yang baik, dalam masa kemunculan-Ku ini, banyak orang yang telah meminta dan mendapat karunia dari-Ku; tapi kamu tidak pernah memohon apapun pada-Ku.
Kenapa kamu tidak meminta sesuatu sekarang?
Aku akan mengabulkannya.
Biarkan Aku menyelesaikan kemunculan ini dengan rasa puas karena telah melakukan sesuatu yang baik buat kamu juga.”

Meskipun Uddhava tidak pernah memohon apapun untuk dirinya sendiri, ia telah selalu mengamati Krishna sejak dari masa kanak-kanakNya. Ia selalu heran akan betapa jelasnya ketidaksinkronan antara ajaran Sri Krishna dengan kegiatan-kegiatan-Nya, dan ia ingin memahami alasan-alasan dari hal itu.

Ia bertanya kepada Sri Krishna,
“Tuhanku, Engkau mengajarkan kami untuk hidup dengan suatu cara tertentu, namun Engkau sendiri hidup dengan cara lain. Dalam drama Mahabharata, di dalam peran yang Engkau mainkan, di dalam kegiatan-kegiatan-Mu, sangat banyak hal yang tidak aku pahami. Aku sangat ingin mengerti alasan-alasan untuk setiap tindakanMu. Berkenankah Engkau memenuhi rasa ingin tahuku?"

Krishna berkata,
“Uddhava, apa yang aku wejangkan pada Arjuna selama perang Kurukshetra adalah Bhagavad Gita.
Hari ini, jawaban-jawaban-Ku atas pertanyaanmu pada-Ku akan dikenal sebagai Uddhava Gita.
Itulah sebabnya Aku memberikan kesempatan ini kepadamu. Silakan bertanya tanpa ada rasa ragu.”

Uddhava mulai bertanya
"Krishna, pertama-tama, siapakah yang disebut sebagai teman sejati?"

Krishna menjawab, "Teman sejati adalah seseorang yang datang menolong temannya yang sedang membutuhkan pertolongan tanpa dipanggil terlebih dahulu."

Uddhava:
"Sri Krishna, Engkau adalah teman yang sangat dekat bagi para Pandava. Mereka mempercayai-Mu sepenuhnya sebagai Apadhbhandava
(pelindung dari segala kesulitan).
Sri Krishna, Engkau tidak saja hanya mengetahui apa yang sedang terjadi, namun Engkau juga mengetahui apa yang akan terjadi. Engkau adalah Jnani yang agung. Saat ini, Engkau baru saja memberikan definisi dari teman yang sejati. Lalu mengapa Engkau tidak bertindak sebagaimana yang Engkau jelaskan dalam definisi tersebut. Mengapa Engkau tidak menghentikan Dharmaraja (Yudhistira) dari permainan judi?
Baik, jika Engkau tidak melakukan hal itu; tapi mengapa Engkau tidak mengatur agar keberuntungan berada di sisi Dharmaraja,
dengan mana Engkau akan memastikan bahwa dharma akan menang. Engkau tidak melakukan hal itu juga. Paling tidak Engkau dapat menyelamatkan Dharmaraja dengan menghentikan permainan sesudah ia kehilangan seluruh kekayaannya, negaranya dan dirinya sendiri. Engkau dapat membebaskannya dari hukuman akibat bermain judi. Atau, Engkau dapat masuk ke ruang pertemuan tersebut saat ia akan mulai mempertaruhkan saudara-saudaranya. Namun Engkau tetap tidak melakukan hal itu juga. Paling tidak, saat Duryodhana membujuk
Dharmaraja dengan menawarkan untuk mengembalikan semua kekalahannya bila ia mau mempertaruhkan Draupadi (yang selalu membawa keberuntungan bagi para Pandava),
Engkau dapat ikut turun tangan dan dengan kekuatan illahi- Mu Engkau dapat membuat dadu-dadu itu berguling sedemikian rupa sehingga menguntungkan Dharmaraja.

Sebaliknya, Engkau hanya turun tangan saat Draupadi hampir kehilangan kehormatannya dan sekarang Engkau menyatakan bahwa Engkau telah memberinya baju dan menyelamatkan kehormatannya; bagaimana Engkau bisa menyatakan hal seperti itu – sesudah ia diseret ke ruang pertemuan oleh seorang pria dan dilucuti pakaiannya di depan begitu banyak orang, kehormatan bagaimana yang tersisa bagi seorang wanita?
Apa yang telah Engkau selamatkan?
Hanya pada saat engkau menolong orang pada saat kritislah, pantaskah Engkau disebut ‘Apadhbhandava’, jika Engkau tidak menyelamatkannya di saat kritis, apa gunanya?
Inikah yang disebut Dharma?"

(Sambil menyampaikan pertanyaaan-pertanyaan tersebut, air mata mulai mengalir dari mata Uddhava)

Bhagavan Sri Krishna tersenyum.
"Uddhava yang baik, hukum dari dunia ini adalah: ‘hanya orang yang memiliki Viveka (kecerdasan melalui pembedaan/pemilihan) yang menang’ .
Duryodhana saat itu memiliki Viveka, sedangkan Dharmaraja hanya memiliki sedikit saja. Itulah sebabnya Dharmaraja kalah."

(Uddhava limbung dan bingung. Krishna melanjutkan)

"Waktu Duryodhana memiliki banyak uang dan kekayaan untuk bermain judi, ia tidak tahu caranya main dadu. Itu sebabnya ia menggunakan pamannya Shakuni untuk bermain ketika ia bertaruh. Itulah Viveka. Dharmaraja juga bisa berpikir seperti itu dan meminta-Ku, sepupunya, untuk bermain atas namanya.
Jika Shakuni dan Aku bermain dadu, menurutmu siapakah yang akan menang?
Dapatkah ia memunculkan angka yang aku sebut atau akankah Aku memunculkan angka yang ia minta? Lupakan ini. Aku bisa memaafkan kenyataan bahwa Dharmaraja lupa melibatkan-Ku dalam permainan dadu ini.
Namun, tanpa Viveka, ia melakukan kesalahan lagi.
Ia berdoa agar Aku tidak datang ke ruang pertemuan karena ia tidak ingin Aku tahu bahwa nasib buruknya telah membuatnya dipaksa untuk main dadu.
Ia mengikat-Ku dengan doanya dan tidak mengijinkan Aku untuk masuk ke ruang pertemuan; padahal Aku sedang berada di sisi luar ruang tersebut, menunggu seseorang memanggilku melalui doa mereka.
Bahkan ketika Bheema, Arjuna, Nakula dan Sahadeva telah kalah dipertaruhkan, mereka hanya mengutuk Duryodhana dan merenungkan nasib mereka saja; mereka lupa memanggil-Ku.
Bahkan Draupadi tidak memanggil-Ku saat Dusshasana menjambak rambutnya dan menyeretnya untuk memenuhi perintah kakaknya.
Draupadi juga berdebat di dalam ruang pertemuan sebatas kemampuannya.
Ia tidak pernah memanggil-Ku.

Akhirnya akal sehat muncul; saat Dusshasana mulai melucuti pakaiannya, ia berhenti bertahan melalui kekuatannya sendiri dan mulai berseru
'Hari, Hari, Abhayam Krishna, Abhayam’ dan mulai berseru memanggil-Ku. Hanya pada saat itulah aku punya kesempatan untuk menyelamatkan kehormatannya.
Aku menuju padanya sesegera mungkin setelah Aku dipanggil.
Aku menyelamatkan kehormatannya.
Apa kesalahanKu dalam situasi seperti itu?


Tuhan sebagai saksi segala hal

Quote:"Penjelasan yang luar biasa Kanha (Krishna), Aku terkesan sekali. Namun bagaimanapun aku tidak bisa diperdaya. Bolehkah aku mengajukan pertanyaan lain", kata Uddhava.

Krishna memberinya ijin untuk melanjutkan pertanyaannya.

"Apakah itu berarti Engkau hanya akan datang bila dipanggil?
Apakah Engkau tidak akan datang atas kehendak-Mu sendiri untuk menolong orang di saat kritis, untuk menegakkan keadilan?" tanya Uddhava.

Krishna tersenyum, "Uddhava, dalam hidup ini kehidupan semua orang berlangsung berdasarkan atas Karma mereka masing-masing. Aku tidak melakukan itu; Aku juga tidak ikut campur dalam hal itu. Aku hanyalah seorang ‘saksi’. Aku berdiri di sebelahmu dan mengamati apapun yang sedang terjadi. Itulah Dharma Tuhan."

"Bagus sekali Sri Krishna. Dalam hal ini, Engkau akan berdiri dekat kami, mengamati semua tindakan jahat kami; pada saat kami terus menerus melakukan kegiatan dosa, Engkau akan terus mengamati kami. Engkau ingin kami melakukan lebih banyak kesalahan, mengumpulkan dosa dan penderitaan," kata Uddhava.

Sri Krishna berkata,
"Uddhava, mohon sadarilah arti sebenarnya dari ucapanmu. Jika kamu memahami dan menyadari bahwa ketika Aku berdiri sebagai saksi di sebelahmu, bagaimana mungkin kamu akan melakukan kegiatan yang salah atau buruk. Kamu melupakan hal ini dan menganggap dirimu mampu melakukan hal-hal tersebut tanpa sepengetahuan-Ku. Itulah yang terjadi saat kamu masuk dalam suatu masalah.
Kebodohan Dharmaraja adalah bahwa ia menganggap ia dapat bermain judi tanpa sepengetahuan-Ku.
Jika saja saat itu Dharmaraja menyadari bahwa Aku selalu hadir bersama setiap orang sebagai ‘Sakshi’ (saksi), tentunya permainannya akan berakhir lain, kan?"

Uddhava sangat terpesona dan diliputi oleh rasa bhakti yang melimpah. Ia berkata,
"Sungguh suatu pengetahuan yang sangat luar biasa. Alangkah benarnya!"


sumber: http://mondristawan.blogspot.com/201...hava-gita.html
0 0
0
[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab - Part 1
21-09-2019 01:05
Permisi..

Maaf numpang tanya..

Antara Brahmana, Shiva, dan Indra itu lebih sakti siapa sih.?

Mohon pencerahannya..

Terima kasih
0 0
0
Lihat 1 balasan
[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab - Part 1
06-10-2019 08:26
Quote:Original Posted By Critizer
Permisi..

Maaf numpang tanya..

Antara Brahmana, Shiva, dan Indra itu lebih sakti siapa sih.?

Mohon pencerahannya..

Terima kasih


Beda tugasnya kan?
0 0
0
[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab - Part 1
06-10-2019 11:25
Quote:Original Posted By batmanluck99
Beda tugasnya kan?


Setara sih gan klo menurut gw, sama aja kita nanya hebat mana dpr presiden sama MK. Secara kedudukan sama tapi menjalankan tugas fungsi yg beda
0 0
0
[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab - Part 1
Lapor Hansip
08-10-2019 21:25
Balasan post Critizer
Quote:Original Posted By Critizer
Permisi..

Maaf numpang tanya..

Antara Brahmana, Shiva, dan Indra itu lebih sakti siapa sih.?

Mohon pencerahannya..

Terima kasih


di antara para dewa yang tersakti adalah shiva dengan gelar mahadewa

brahmana merupakan kaum suci, seseorang penekun dunia rohani

indra adalah raja khayangan (swargaloka)
0 0
0
[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab - Part 1
17-10-2019 22:12
permisi suhu,sy mau bertanya,sudah lama sy mencari" tentang pertanyaan ini tapi belum menemukan jawabannya.Semoga pertanyaan ini bisa dijawab oleh suhu,pertanyaan sy adalah "Apakah antara manu yg hidup di manwantara 1 sampai ke 14 terhubung, dalam artian keturunan manu 1, 2, 3 dan seterusnya hidup sampai sekarang atau setiap manwantara selesai maka keturunan manu pada zaman itu akan menghilang?
0 0
0
Lihat 1 balasan
[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab - Part 1
Lapor Hansip
20-10-2019 08:37
Balasan post bayukomang
Quote:Original Posted By bayukomang
permisi suhu,sy mau bertanya,sudah lama sy mencari" tentang pertanyaan ini tapi belum menemukan jawabannya.Semoga pertanyaan ini bisa dijawab oleh suhu,pertanyaan sy adalah "Apakah antara manu yg hidup di manwantara 1 sampai ke 14 terhubung, dalam artian keturunan manu 1, 2, 3 dan seterusnya hidup sampai sekarang atau setiap manwantara selesai maka keturunan manu pada zaman itu akan menghilang?


tidak, krn satu perputaran manwatara pralaya (kiamat), dengan kata lain manwatara berikutnya dikatakan manu disebut manusia pertama kembali di manwatara tersebut, tetapi jika kita melihat pralaya ada yang kecil ada yang besar bahkan sangat besar (mahapralaya), bisa jadi terhubung, mengingat saat manwatara berakhir belum tentu mengakhiri alam-alam di atasnya (masa brahma)
profile-picture
bayukomang memberi reputasi
1 0
1
[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab - Part 1
20-10-2019 10:13
Quote:Original Posted By yggsdrasill
tidak, krn satu perputaran manwatara pralaya (kiamat), dengan kata lain manwatara berikutnya dikatakan manu disebut manusia pertama kembali di manwatara tersebut, tetapi jika kita melihat pralaya ada yang kecil ada yang besar bahkan sangat besar (mahapralaya), bisa jadi terhubung, mengingat saat manwatara berakhir belum tentu mengakhiri alam-alam di atasnya (masa brahma)


Kalau 1 manwantara berarti hanya ada 1 pasang manu yg memiliki keturunan ya? Kalau begitu berarti menurut weda kita adalah keturunan manu ke 7 ya,atau ada manu lainnya di manwantara ke 7 ini?
0 0
0
Lihat 1 balasan
[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab - Part 1
22-10-2019 14:36
Numpang nanya dong


Jika Budha awatar Wisnu
1. Kenapa ajarannya jauh beda?
2. Kenapa umat hinda ga mengikuti Budha?
0 0
0
Lihat 6 balasan
[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab - Part 1
Lapor Hansip
23-10-2019 21:03
Balasan post bayukomang
Quote:Original Posted By bayukomang


Kalau 1 manwantara berarti hanya ada 1 pasang manu yg memiliki keturunan ya? Kalau begitu berarti menurut weda kita adalah keturunan manu ke 7 ya,atau ada manu lainnya di manwantara ke 7 ini?


iya sama seperti Indra, Indra adalah gelar untuk raja khayangan

yang secara "bergantian dijabat", di manwatara berikutnya yang menjadi Indra adalah Mahabali, yang dikalahkan awatara Wisnu, Wamana, demikian juga Manu, dalam satu perputaran manwatara
0 0
0
[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab - Part 1
Lapor Hansip
23-10-2019 21:11
Balasan post nontonyukahhh
Quote:Original Posted By nontonyukahhh
Numpang nanya dong


Jika Budha awatar Wisnu
1. Kenapa ajarannya jauh beda?
2. Kenapa umat hinda ga mengikuti Budha?


perbedaan mendasar adalah pada tatwa nya tentang
1. keyakinan adanya Brahman (Tuhan)
2. keyakinan adanya Atman (percikan Tuhan dalam setiap insan)

selebihnya Hindu Buddha memiliki kemiripan terhadap Karmapala, Punarbawa, dan Moksa

tetapi di nusantara Hindu (Siwa) dan Buddha dapat menjadi satu, walaupun sangat berbeda di tatwa, sampai dalam kakimpoi tertulis terpecah belahlah itu namun sejatinya satu

kenapa umat Hindu tidak ikut Buddha, krn perbedaan tatwa tadi, walaupun Hindu tidak melarang umatnyaa untuk mengikuti Buddha krn dalam keyakinan Hindu, Buddha adalah awatara Wisnu
0 0
0
[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab - Part 1
23-10-2019 23:00
Jadi kesimpulanya atheis (orang yang tidak punya agama) menang dalam hal debat dengan orang beragama (theis). Karena theis tidak bisa membuktikan secara rasional dalam hal membuktikan wujud Tuhan di hadapan orang Atheis.
Jika orang beragama tidak dapat membuktikan wujud Tuhan dihadapan para orang atheis maka orang beragama (theis) dianggap bohong. Sedangkan bohong merupakan bagian dari kejahatan. Maka dari pada itu orang beragama (theis) bisa dilaporkan ke polisi dengan pasal penipuan. Dan hal peraturan ini juga berlaku di luar negeri (pasal penipuan).
0 0
0
Lihat 1 balasan
[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab - Part 1
Lapor Hansip
24-10-2019 11:03
Balasan post CTFors
Quote:Original Posted By CTFors
Jadi kesimpulanya atheis (orang yang tidak punya agama) menang dalam hal debat dengan orang beragama (theis). Karena theis tidak bisa membuktikan secara rasional dalam hal membuktikan wujud Tuhan di hadapan orang Atheis.
Jika orang beragama tidak dapat membuktikan wujud Tuhan dihadapan para orang atheis maka orang beragama (theis) dianggap bohong. Sedangkan bohong merupakan bagian dari kejahatan. Maka dari pada itu orang beragama (theis) bisa dilaporkan ke polisi dengan pasal penipuan. Dan hal peraturan ini juga berlaku di luar negeri (pasal penipuan).


bahkan ketika Tuhan masuk dalam wujud pribadinya (manusia), Krisna, apa kita bisa menerimanya, apakah tidak akan muncul wacana-wacana dipikiran sprt koq Tuhan bisa mati dsb?

di depan, salah satu kaskuser pun bisa memberi tau cara menyadari sang atma yang ada di diri kita, apa kita bisa menyadari kita sedang berpikir, bekerja, menjadi hanya sebagai pengamat saja, hanya menyaksikan saja, itu "kita" sedang masuk dalam kesadaran atma, tapi pendapat seperti itu bisa diterima? Krisna dan Arjuna sejatinya satu, secara posisi Krisna yang lebih utama lebih tinggi

bahkan ketika aku mengatakan semesta memiliki lapisan pikiran, dengan bukti bahwa kamu berpikir, dan kamu adalah bagian dari semesta, apa seseorang bisa menerimanya?
0 0
0
Halaman 61 dari 63
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.