• Beranda
  • ...
  • Photography
  • Belajar Tentang Fotografi Dasar Atau Basic Photography Kamera DSLR Maupun Mirrorless

indriketaren
TS
indriketaren
Belajar Tentang Fotografi Dasar Atau Basic Photography Kamera DSLR Maupun Mirrorless

Hallo pecinta fotografi dan fotografer...!!!
Apa kabar anda hari ini...???
Tentunya dalam kabar baik pastinya
Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi sedikit tips dan sedikit hal tentang fotografi. Bagi agan yang suka dengan fotografi tentu thread ini bisa membantu agan sista semua dan bisa menjadi bermanfaat bagi agan sista semua. Hari ini saya akan berbagi sedikit informasi ataupun wawasan tentang fotografi dasar atau basic photography.

emoticon-Imlekemoticon-Bingung
Dan sebelumnya agan sista perlu terlebih dahulu untuk mengerti tentang apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan fotografiitu...???
Nah, jika agan sista ada pengetahuan dan pendapat tentang arti dari fotografi ini sebelumnya, maka dengan senang hati mari silahkan bagikan di kolom komentar ya gansis (heheheheheheheh).


Spoiler for sumber gambar:
Namun, jika menurut dari wikipedia, fotografiitu adalah sebuah proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu objek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai objek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera. Dan tanpa adanya cahaya, maka tidak ada foto yang bisa dibuat.

emoticon-Salam Kenal
Bagaimana gansis semuanya....???
Apakah pendapat dan pengetahuan agan sista sebelumnya sama dengan apa yang diartikan oleh wikipedia...???

Oke..., dan sekarang kita akan lanjut ke topik pembahasan kita hari ini yaitu tentang fotografi dasar atau basic photography.
Agan sista harus perlu mengetahui terlebih dahulu cara untuk mendapatkan pencahayaan yang tepat dalam dunia fotografi.
Karena itu merupakan termasuk ke dalam dasar dalam fotografi.
Nah, ada tiga setting di kamera yang bisa agan sista atur untuk mendapatkan pencahayaan yang tepat yaitu :

1. ISO atau ASA
Quote:
ISObiasa juga disebut dengan ASA. ISO itu adalah seberapa sensitif sensor kamera agan sista terhadap cahaya. Setiap kamera digital sekarang ini mempunyai sensor seperti contoh gambar dibawah ini :
Quote:
Dan sensor itulah yang merekam cahaya dan menghasilkan gambar. Semakin tinggi nilai ISO maka semakin sensitif kamera agan sista dengan cahaya. Jika agan sista ada di lingkungan yang sangat terang seperti contohnya di luar ruangan pada saat di bawah terik matahari, maka biasanya agan sista akan menggunakan ISO 100. Demikian juga jika agan sista dalam ruangan yang agak gelap, mungkin bisa agan sista menggunakan ISO 1600 ke atas. Dan perlu juga agan sista ketahui bahwa semakin tinggi nilai ISO, maka semakin tinggi juga noise pada foto. Jadi selalu agan sista usahakan untuk menggunakan ISO yang paling rendah. ISO yang rendah juga akan menghasilkan kualitas foto yang lebih jernih dan tajam.
Spoiler for TIPS:


2. Diafragma atau Aperture
Quote:
Sekarang kita akan bicara tentang diafragma atau aperture. Diafragma itu adalah ukuran bukaan dari lensa kamera. Semakin kecil nilai bukaan dari lensa tersebut, maka semakin besar bukaan di lensa kamera. Agan sista bisa lihat setiap lensa memiliki nilai bukaannya seperti contoh gambar diatas yang saya lampirkan. Dengan bukaan yang lebih besar itu tentunya akan lebih banyak cahaya yang bisa masuk. Dan hal itu juga akan menghasilkan foto yang lebih terang. Bukaan atau diafragma juga mempengaruhi berapa lebarnya ruang fokus. Semakin kecil bukaan di lensa, maka semakin besar ruang yang akan fokus.
Jadi ketika agan sista ingin melakukan pemotretan model, biasanya sebaiknya agan sista menggunakan diafragma yang bukaanya besar atau misalnya f1,8 atau f1,4. Itu akan membuat gambar agan sista hanya fokus pada objeknya seperti misalnya fokus pada modelnya dan latarnya akan terlihat blur atau bokeh.
Lain hal pada saat foto landscape. Biasanya agan sista mau semuanya tajam. Jadi agan sista gunakan diafragma yang bukaan kecil. Contohnya f16 ke atas atau f32. Hal itu akan menjadikan ruang fokus yang sangat besar dan semuanya tajam sampai backgroundnya. Dan setiap lensa mempunyai diafragma yang berbeda-beda ya gansis. Contoh fujinon 35 mm F 1,4 seperti contoh gambar dibawah ini :
Quote:
Artinya lensa tersebut maksimal bukaannya adalah di f1,4.


3. Kecepatan
Quote:
Kecepatan yang dimaksud adalah kecepatan shutter dari kamera untuk membuka dan membiarkan cahaya masuk dan menutupnya kembali. Kecepatan dari shutter itu diukur dalam hitungan detik. Jadi agan sista bisa mengatur kecepatan dari shutter kamera agan sista di sepertigapuluh (1/30) detik, satu (1) detik dan sebagainya. Biasanya kamera akan menunjukkan angka 60 jika agan sista memilih seperenampuluh (1/60) detik. Semakin lambat kecepatan yang agan sista pilih, maka semakin banyak juga cahaya yang bisa masuk dan mengenai sensor. Dengan demikian gambar yang agan sista hasilkan akan menjadi lebih terang.
Spoiler for TIPS:

Oke sekian dulu untuk informasi hari ini tentang belajar mengenai pengenalan dasar fotografi kamera digital pada umumnya. Dan hal yang saya bagikan ini berlaku untuk kamera DSLRmaupun kamera Mirrorless. Perlu agan sista ingat sekali lagi bahwa sensor adalah sesuatu yang sensitif dengan cahaya. Dan sensor inilah yang merekam gambar yang dihasilkan oleh kamera agan sista. Perpaduan antara ISO dari sensor, kecepatan shutter dan juga bukaan diafragma dari lensa, itulah yang menghasilkan gambar dengan pencahayaan yang benar dalam menggunakan kamera dalam fotografi.

Sampai jumpa pada kesempatan berikutnya dan terimakasih.

Spoiler for Thread Lainnya:
jahotmatomaz.imswiitdebby
swiitdebby dan 23 lainnya memberi reputasi
24
11.5K
171
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Yuk bergabung agar dapat lebih banyak informasi yang dibagikan di Komunitas Photography
Photography
Photography
icon
14.2KThread4.3KAnggota
Terlama
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.