News
Batal
KATEGORI
link has been copied
56
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d915764c0cad7600c3775f7/hari-ini-mahasiswa-yogya-menggaungkan-seruan-aksi-gejayanmemanggil2
Yogyakarta - Tagar seruan aksi damai #GejayanMemanggil jilid 2 yang sedianya digelar hari ini menjadi trending di Twitter. Hingga pukul 06.48 WIB hashtag berkaitan dengan gerakan Gejayan Memanggil jilid 2 telah di tweet sekitar 20 ribu kali. Humas Aliansi Rakyat Bergerak, Nailendra, membenarkan adanya rencana aksi hari ini. Lokasi utama demonstrasi sama seperti gerakan #GejayanMemanggil yang perta
Lapor Hansip
30-09-2019 08:16

Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2

Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2

Yogyakarta - Tagar seruan aksi damai #GejayanMemanggil jilid 2 yang sedianya digelar hari ini menjadi trending di Twitter. Hingga pukul 06.48 WIB hashtag berkaitan dengan gerakan Gejayan Memanggil jilid 2 telah di tweet sekitar 20 ribu kali.

Humas Aliansi Rakyat Bergerak, Nailendra, membenarkan adanya rencana aksi hari ini. Lokasi utama demonstrasi sama seperti gerakan #GejayanMemanggil yang pertama, yakni di Simpang Tiga Colombo atau Gejayan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Iya, jadi hari ini itu titik kumpulnya ada dua, di UIN (Sunan Kalijaga) sama di UGM. Kumpulnya jam 10.00 WIB, terus jam 11.00 WIB long march ke Gejayan," ujar Nailendra saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (30/9/2019).

Gerakan #GejayanMemanggil2 merupakan inisiatif dari Aliansi Rakyat Bergerak yang terdiri dari mahasiswa, buruh, tani, jurnalis dan elemen sipil lainnya. Dalam aksi hari ini, kata Nailendra, pihaknya telah melayangkan surat pemberantasan ke polisi.

"Kita konsisten, Aliansi Rakyat Bergerak bukan eksklusif gerakan mahasiswa. Sekarang yang sudah konfirmasi yang ikut serta ada dari pelajar, buruh, jurnalis dan ada beberapa organisasi komunitas pergerakan," sebutnya.

Nailendra tidak berani memastikan jumlah massa yang akan ikut serta dalam aksi gerakan #GejayanMemanggil2 hari ini. Namun saat melayangkan surat pemberitahuan ke polisi, pihaknya mengatakan minimal akan ada 3 ribu massa aksi di Gejayan.

Ada sembilan tuntutan yang dilayangkan Aliansi Rakyat Bergerak dalam gerakan #GejayanMemanggil2:

1. Hentikan segala bentuk represi dan kriminalisasi terhadap gerakan rakyat.
2. Tarik seluruh komponen militer, usut tuntas pelanggaran HAM, buka ruang demokrasi seluas-luasnya di Papua.
3. Mendesak pemerintah pusat untuk segera menanggulangi bencana dan menyelamatkan korban, tangkap dan adili pengusaha dan korporasi pembakar hutan, serta cabut HGU dan hentikan pemberian izin baru bagi perusahaan besar perkebunan.
4. Mendesak Presiden untuk menerbitkan Perppu terkait UU KPK.
5. Mendesak Presiden untuk menerbitkan Perppu terkait UU sistem budidaya pertanian berkelanjutan.
6. Mendesak pengesahan RUU penghapusan kekerasan seksual.
7. Merevisi pasal-pasal yang dianggap bermasalah dalam RKUHP dan meninjau ulang pasal-pasal tersebut dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat sipil.
8. Menolak RUU Pertanahan, RUU Ketenagakerjaan, RUU Keamanan dan Ketahanan Siber, dan RUU Minerba.
9. Tuntaskan pelanggaran HAM dan HAM berat serta adili penjahat HAM.

Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2

overall, gw nyaris setuju. nomer 1, apakah ini identik dengan poin yang selama ini didengungkan oleh kelompok anti jokowi yang sering menggaungkan tolak kriminalisasi ulama dan aktivis? tentu nggak khan ya.
nomer 2. mahasiswa yakin kalau semua kekuatan militer ditarik dari sana, papua tidak akan lepas dari indonesia?
nomer 3, sangat setuju dan hrs segera dilakukan
nomer 4, katanya otw.
nomer 5, dst, kok dikit-dikit presiden hrs keluarkan perppu? apakah nanti justru presiden tidak dikatakan melangkahi wewenang dewan?
nomer 6, UU PKS ini ranah tugas dari dewan.
nomer 7, kalau ini gw setuju banget.
nomer 8, khan katanya memang sudah ditunda. 
nomer 9, gw sangat setuju. siapapun yg melakukan kejahatan HAM berat harus diadili secara terbuka dan adil.

semoga tuntutan ini dilakuan dengan tertib, elegan dan bermartabat sebagai kelompok yang sudah mengenyam level akademis yang memaadai. sebaiknya, tuntutan tidak disertai dengan kerusuhan yg rawan ditunggangi oleh pihak-pihak tak bertanggungjawab.
Diubah oleh munarmansh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tien212700 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 3
Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2
30-09-2019 08:25
Yang penting tertib dan damai. emoticon-Blue Guy Peace
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kolollolok dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2
30-09-2019 08:27
selama sesuai aturan ya tidak apa2, demo adalah hak rakyat dan dijamin undang2, pemerintah gak usah mewek salah satu kewajiban di negara demokrasi itu di kritik malah makian itu jadi makanan sehari biar mereka merasa diawasi dan tidak melakukan hal semena2.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pemburu.kobokan dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2
30-09-2019 08:27
biar lebih rame, pake #SARKEM Memanggil emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gembogspeed dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2
30-09-2019 08:33
emoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Hi

Nomor 2
"Tarik seluruh komponen militer, usut tuntas pelanggaran HAM, buka ruang demokrasi seluas-luasnya di Papua."

Ane gak setuju
kalau seluruh komponen militer ditarik terus yang mau ngasih perlindungan ke pendatang di sono andaikata terjadi kerusuhan lagi siapa? Polisi kah? Yakin polisi sanggup tanpa bantuan TNI?
profile-picture
profile-picture
kolollolok dan munarmansh memberi reputasi
2 0
2
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2
30-09-2019 08:35
Quote:Original Posted By budakdelusi
biar lebih rame, pake #SARKEM Memanggil emoticon-Big Grin


minimal #YELLOWMEMANGGIL bre emoticon-Leh Uga
profile-picture
kolollolok memberi reputasi
1 0
1
Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2
30-09-2019 08:36
Sampaikan keluh kesah dengan aman, tertib & damai ...
profile-picture
munarmansh memberi reputasi
1 0
1
Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2
30-09-2019 08:37
Warga Jogja sibuk makaryo ketimbang demo.
profile-picture
munarmansh memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2
30-09-2019 08:41
Rakyatnya mbah imin kah. di sana tempatnya alergi 02 yg gendeng jabatan
0 0
0
Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2
30-09-2019 08:42
subannalloh, join force sama alumni monash university 212 ga nih emoticon-EEK!
0 0
0
Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2
30-09-2019 08:48
ayo ayo peluang es teh es teh..
0 0
0
Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2
30-09-2019 08:52
Militer di tarik dari sono malah makin tenggil tuh opm...goblokemoticon-Blue Guy Bata (L)
0 0
0
Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2
30-09-2019 08:56
ga sekalian UUD 45 asli dikembalikan ? kan udah di amandemen tu sm AR emoticon-Stick Out Tongue
0 0
0
Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2
30-09-2019 08:56
semoga lancar dan tertib
0 0
0
Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2
30-09-2019 08:57
10. Ora ono urusan karo laskar piknik hti, 212, fpi dkk emoticon-Big Grin
0 0
0
Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2
30-09-2019 08:58
jogja wis macet tuambah macet. aku jane nek meh rono ki aras2en. aras2en karo macete
0 0
0
Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2
30-09-2019 09:03
tumben pada perduli papua, nek ana papua ugal2an ng dalan pada mingkem ae emoticon-Ngakak
0 0
0
Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2
30-09-2019 09:06
Wajar nggak sih ada tuntutan point no 2? Mungkin kita perlu tahu latar belakang koordinator GejayanMemanggil:

Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2
Rico Tude. Mahasiswa Geologi STTNas Yogyakarta. Koordinator Aliansi Rakyat Bergerak, yang juga pernah menjadi Koordinator Umum aksi demonstrasi Aliansi Persatuan Rakyat Untuk Pembebasan Papua Barat


Quote:
kumparanNEWS
20 Agu 2019 14:42 WIB
Ratusan Mahasiwa Papua di DIY Gelar Aksi, Minta Usut Kasus di Surabaya

Ratusan mahasiswa Papua di Yogyakarta berkumpul di Titik Nol KM, Kota Yogyakarta. Mereka menggelar aksi solidaritas setelah kericuhan di Manokwari dan dugaan pelontaran kata-kata tak pantas di Surabaya serta kota lain.

Salah seorang peserta aksi, Rico Tude dari Front Rakyat Indonesia untuk West Papua, mengatakan ada sejumlah pernyataan sikap yang disampaikan dalam aksi kali ini. Salah satunya adalah mengutuk tindakan represif aparat.
“Yang terjadi di Malang dan Surabaya itu bukan hal yang baru. Sebelum-sebelumnya sudah terjadi tapi tidak ter-cover media,” ujar Rico kepada wartawan, Selasa (20/8).

Ratusan mahasiswa Papua di Yogyakarta berkumpul di Titik Nol KM menggelar aksi solidaritas terkait kericuhan dan rasisme yang terjadi di Surabaya dan kota lain beberapa waktu lalu. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
“Saya tidak tahu kenapa kemarin kemudian begitu booming. Karena menyangkut dengan hari kemerdekaan Indonesia itu ada bendera yang dipasang di depan asrama Papua di Surabaya. Dan entah kenapa bendera itu jatuh di selokan tanpa kita tahu siapa pelakunya,” tuturnya.
Menurut Rico, mahasiswa di asrama Papua di Surabaya tidak tahu menahu soal jatuhnya bendera Merah Putih. Lalu tanpa memikirkan asas praduga tak bersalah, aparat langsung menganggap mahasiswa di asrama sebagai pelakunya.

“Aparat negara terutama militer TNI Polri maupun Satpol PP di situ tanpa memikirkan asas praduga tak bersalah, langsung melihat teman-teman kita mahasiswa yang di dalam asrama sebagai pelakunya,” jelasnya.
Ratusan mahasiswa Papua di Yogyakarta berkumpul di Titik Nol KM menggelar aksi solidaritas terkait kericuhan dan rasisme yang terjadi di Surabaya dan kota lain beberapa waktu lalu. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Ia menilai aparatlah yang sudah memainkan isu dengan mengeluarkan ujaran kebencian dan kata-kata rasis.

“Mereka melontarkan ujaran kebencian kata-kata rasis seperti monyet, binatang, anjing dan lain sebagainya. Jelas ini dari aparat negara sendiri yang memainkan isu ini,” ujar Rico.
Peristiwa tersebut kemudian memicu kemarahan publik, terutama masyarakat Papua. Menurutnya, harga diri dan kemanusiaan mereka telah dilecehkan aparatur negara.

“Negara harus mengakui bahwa ini tidak terlepas dari Papua ingin menentukan nasibnya sendiri. Sehingga untuk mengakhiri rasisme tidak terlepas dari kolonialisme. Sehingga negara harus berani mengakui atau segera melepaskan atau membiarkan orang papua menentukan nasibnya sendiri,” ucap dia.

Sementara itu, mahasiswa Papua lainnya, John Gobay, mengungkapkan peristiwa di Surabaya dan Malang juga pernah terjadi di Yogyakarta sebelumnya. Dari situlah mereka akhirnya memutuskan turun ke jalan menggelar aksi solidaritas.
“Kami melihat kondisi di Surabaya pernah terjadi di Jogja pada 2016 lalu. Sehingga kami hari ini bersolidaritas terhadap Surabaya, Malang. Juga berjuang untuk menentukan nasibnya sendiri untuk mengakhiri rasisme di Indonesia,” tutup John.



Quote:
Solider kecam kriminalisasi aktivis West Papua
Reporter: Piter Lokon


Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Solidaritas Demokrasi Untuk Rakyat (SOLIDER) menggelar aksi damai mengecam kriminalisasi yang dilakukan aparat keamanan pada aktivis West Papua. Koordinator aksi, Rico Tude mendesak aparat keamanan membebaskan seluruh aktivis yang ditahan.

“Aksi ini bertujuan menuntut pemerintah hentikan kriminalisasi dan bebaskan para ativis Papua merdeka tanpa syarat di antaranya, Charels Kosay, Veronica Koman, Surya Anta, Dano Tabuni, Isay Wenda, Buchtar Tabuni, Ambrosius Mulait, Christopher Wili, Ferry Kombo, Sister Mandabayan, Ariana Lokbere dan mahasiswa Papua lainnya di seluruh Indonesia,” kata Rico Tude dalam rilis yang diterima Jubi.

Menurutnya, penangkapan aktivis yang dilakukan secara masif menunjukkan kegagalan pemerintah dalam menjamin kemerdekaan berpendapat di muka umum sebagaimana tertulis dalam UU Nomor 9 Tahun 1998.

“Sangat disayangkan tindakan aparat negara yang kerap melakukan pembungkaman secara berlebihan dalam menangani aksi-aksi demonstrasi mahasiswa Papua di seluruh Indonesia dalam menyuarakan aspirasinya secara damai,” katanya.

Ia juga menyayangkan pasal makar yang dituduhkan pada seluruh aktivis. Menurutnya Pemerintah menyalahi aturuan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Rebuplik Indonesia (NKRI).

“Kami menuntut mestinya Pemerintah melalui aparatusnya tidak menyalahi aturan hukum yang berlaku itu sendiri. Masak orang menyampaikan pendapat seolah dianggap penjahat, hal ini tentunya sangat disayangkan karena mencederai prinsip demokrasi itu sendiri,” tegas Rico

Aksi ini berlangsung di depan monument Tugu Jogja sejak pukul 15.00 hingga 17.40 WIB dan diikuti gabungan mahasiswa Papua dan Maluku. (*)

Editor: Edho Sinaga
Diubah oleh pokerstar
profile-picture
munarmansh memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2
30-09-2019 09:15
Semoga berjalan damai agar gak terjadi konflik horisontal sesama anak bangsa emoticon-I Love Indonesia (S)
0 0
0
Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2
30-09-2019 09:16
parade tauhid mujahid 212

dosen siapin molotop emoticon-Ngakak
0 0
0
Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2
30-09-2019 09:42
Quote:Original Posted By munarmansh
Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2

Yogyakarta - Tagar seruan aksi damai #GejayanMemanggil jilid 2 yang sedianya digelar hari ini menjadi trending di Twitter. Hingga pukul 06.48 WIB hashtag berkaitan dengan gerakan Gejayan Memanggil jilid 2 telah di tweet sekitar 20 ribu kali.

Humas Aliansi Rakyat Bergerak, Nailendra, membenarkan adanya rencana aksi hari ini. Lokasi utama demonstrasi sama seperti gerakan #GejayanMemanggil yang pertama, yakni di Simpang Tiga Colombo atau Gejayan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Iya, jadi hari ini itu titik kumpulnya ada dua, di UIN (Sunan Kalijaga) sama di UGM. Kumpulnya jam 10.00 WIB, terus jam 11.00 WIB long march ke Gejayan," ujar Nailendra saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (30/9/2019).

Gerakan #GejayanMemanggil2 merupakan inisiatif dari Aliansi Rakyat Bergerak yang terdiri dari mahasiswa, buruh, tani, jurnalis dan elemen sipil lainnya. Dalam aksi hari ini, kata Nailendra, pihaknya telah melayangkan surat pemberantasan ke polisi.

"Kita konsisten, Aliansi Rakyat Bergerak bukan eksklusif gerakan mahasiswa. Sekarang yang sudah konfirmasi yang ikut serta ada dari pelajar, buruh, jurnalis dan ada beberapa organisasi komunitas pergerakan," sebutnya.

Nailendra tidak berani memastikan jumlah massa yang akan ikut serta dalam aksi gerakan #GejayanMemanggil2 hari ini. Namun saat melayangkan surat pemberitahuan ke polisi, pihaknya mengatakan minimal akan ada 3 ribu massa aksi di Gejayan.

Ada sembilan tuntutan yang dilayangkan Aliansi Rakyat Bergerak dalam gerakan #GejayanMemanggil2:

1. Hentikan segala bentuk represi dan kriminalisasi terhadap gerakan rakyat.
2. Tarik seluruh komponen militer, usut tuntas pelanggaran HAM, buka ruang demokrasi seluas-luasnya di Papua.
3. Mendesak pemerintah pusat untuk segera menanggulangi bencana dan menyelamatkan korban, tangkap dan adili pengusaha dan korporasi pembakar hutan, serta cabut HGU dan hentikan pemberian izin baru bagi perusahaan besar perkebunan.
4. Mendesak Presiden untuk menerbitkan Perppu terkait UU KPK.
5. Mendesak Presiden untuk menerbitkan Perppu terkait UU sistem budidaya pertanian berkelanjutan.
6. Mendesak pengesahan RUU penghapusan kekerasan seksual.
7. Merevisi pasal-pasal yang dianggap bermasalah dalam RKUHP dan meninjau ulang pasal-pasal tersebut dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat sipil.
8. Menolak RUU Pertanahan, RUU Ketenagakerjaan, RUU Keamanan dan Ketahanan Siber, dan RUU Minerba.
9. Tuntaskan pelanggaran HAM dan HAM berat serta adili penjahat HAM.

Hari Ini Mahasiswa Yogya Menggaungkan Seruan Aksi #GejayanMemanggil2

overall, gw nyaris setuju. nomer 1, apakah ini identik dengan poin yang selama ini didengungkan oleh kelompok anti jokowi yang sering menggaungkan tolak kriminalisasi ulama dan aktivis? tentu nggak khan ya.
nomer 2. mahasiswa yakin kalau semua kekuatan militer ditarik dari sana, papua tidak akan lepas dari indonesia?
nomer 3, sangat setuju dan hrs segera dilakukan
nomer 4, katanya otw.
nomer 5, dst, kok dikit-dikit presiden hrs keluarkan perppu? apakah nanti justru presiden tidak dikatakan melangkahi wewenang dewan?
nomer 6, UU PKS ini ranah tugas dari dewan.
nomer 7, kalau ini gw setuju banget.
nomer 8, khan katanya memang sudah ditunda. 
nomer 9, gw sangat setuju. siapapun yg melakukan kejahatan HAM berat harus diadili secara terbuka dan adil.

semoga tuntutan ini dilakuan dengan tertib, elegan dan bermartabat sebagai kelompok yang sudah mengenyam level akademis yang memaadai. sebaiknya, tuntutan tidak disertai dengan kerusuhan yg rawan ditunggangi oleh pihak-pihak tak bertanggungjawab.


6. uu pks penghalangnya tempat ayah naen cari nafkah.

dewannya kan emak emak sm dr pemerintah komnas perempuan.

mereka dukung cuma stuck sama sobat gurun.
0 0
0
Halaman 1 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia