Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
103
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c47bbddd43972522e035e9f/loves-speedometer
Keputusan untuk berpacaran itu perlu waktu. Tergantung kecepatan tiap orang yang berbeda-beda, seperti angka pada speedometer. Seperti kisah Aka terhadap Kyna.
Lapor Hansip
23-01-2019 07:57

Love’s Speedometer

Past Hot Thread
intro


Love’s Speedometer

“Cowok gue gak peka banget ih heran deh.” Lagi-lagi Sisi mengeluh soal pacarnya yang dianggap tidak peka.

“Ya lo juga sih, udah tau cowok lo begitu masih aja dipacarin.” Joana menanggapi ketus sambil memutar-mutar sedotan es jeruk di hadapannya.

“Abis gimana dong, gue tuh sayang banget sama dia Jo. Lo kan juga punya cowok, masa gak paham sih yang gue rasain?” Sisi masih membela pacarnya meskipun di saat bersamaan ia juga kesal dengan pria itu.

“Lagian lo tiap hari keluhannya selalu sama, ‘cowok gue gak peka’. Bosen tau dengernya. Gue yakin si Kyna diem-diem juga ngerasa hal yang sama kaya gue. Ya kan?” Joana menyenggol lengan Kyna yang sedari tadi sedang asyik menyeruput jus melon kesukaannya.

“Eh? Kenapa?” Kyna yang tiba-tiba diajak bicara sedikit terkejut.

“Ah dia sih gak bakal paham yang kita obrolin. Pacaran aja belom pernah.” Terlihat senyum sinis di wajah Sisi.

“Parah lo kalo ngomong. Jangan masukin hati Kyn, tau sendiri kan Sisi kalo ngomong gak disaring.” Joana berusaha menengahi kedua teman akrabnya di kampus itu.

“Hmm, ngomongin cowok Sisi lagi ya? Tenang Jo, gue udah mulai kebal sama omongan nusuknya Sisi. Lagian bener juga kalo gue belom pernah pacaran.” Di luar dugaan Joana, Kyna justru menanggapi kata-kata menusuk dari Sisi dengan santai.

Dalam lingkaran persahabatan ketiga gadis itu, Kyna memang yang paling tidak banyak bicara jika topik pembicaraan mulai menyangkut pada hubungan percintaan. Bukannya Kyna apatis dan masa bodo dengan masalah sahabatnya, tapi karena dirinya merasa belum pernah terpikir untuk menjalin hubungan dengan seorang pria. Padahal usia Kyna sudah menginjak 20 tahun. Usia dimana Sisi dan Joana masing-masing sudah mempunyai 2 mantan pacar.

“Lo gak pengen gitu Kyn punya pacar?” Joana melirik ke arah Kyna yang duduk di sebelah kanannya.

“Nggak.” Kyna menjawab singkat.

“Tapi kalo naksir cowok pernah dong?” Sisi ikut penasaran.

“Ya pernah sih beberapa kali. SMP sama temen sekelas terus SMA sama kakak kelas. Tapi gue bingung sih, itu masuknya naksir atau sekedar mengagumi ya? Soalnya gue cuma suka aja ngeliat mereka jago main basketnya. Anehnya pas salah satunya nembak gue, guenya ragu-ragu.” Kyna menatap ke arah Sisi yang kebetulan duduk di hadapannya.

“Ya setidaknya kita tau kalo lo masih normal karena masih tertarik sama cowok. Gue sempet mikir lo tuh anti sama cowok. Paham kan maksudnya?” Joana tertawa dengan kesimpulannya sendiri.

“Eh, sial lo, ya gak gitu juga kali Jo. Kalian aja yang gak pernah liat gue bareng cowok. Di lingkungan rumah, gue punya temen main cowok kok.” Kyna tampak sedikit kesal.

“Syukur deh ternyata temen kita masih normal. Ya nggak Jo?” Sisi mengangkat alisnya, meminta persetujuan. Joana tak menjawab, hanya tertawa terbahak-bahak tanpa menghiraukan Kyna yang semakin menekuk wajahnya karena kesal.

*****


Setelah mengobrol santai dengan kedua temannya di kantin kampus, Kyna langsung pulang meskipun hari belum terlalu sore. Ia memutuskan pulang lebih cepat dari biasanya karena ada tugas yang harus segera ia selesaikan. Sesampainya di rumah, Kyna langsung merebahkan diri di sofa panjang berwarna krim yang berada di ruang tamu.

“Ih kaget mama, kirain kamu belom pulang.” Ibu Kyna yang baru saja mengambil air minum dari dapur terkejut melihat pintu depan yang terbuka lebar dan kondisi anaknya yang tertelungkup di sofa.

“Capek aku, sampe lupa ngucap salam.” Kyna langsung bangkit dan mencium tangan ibunya.

“Pulang cepet kok capek.” Ibunya kemudian duduk di bagian sofa yang lain.

“Aku capek diledekin Sisi sama Joana.” Kyna cemberut.

“Kenapa sih? Emang mereka ngomong apa?” Tanya ibunya dengan lembut.

“Ah aku gak mau cerita, pasti mama nanti ikut-ikutan ngeledek. Udah ah aku ke kamar dulu.” Kyna menyambar tasnya dan langsung beranjak menuju kamarnya.

“Oooh, mama tau kayanya soal apa. Makanya kamu cepetan punya pacar biar gak diledekin terus.” Ibu Kyna malah semakin meledek anaknya yang jelas-jelas sedang kesal.

“Tuh kan, sebel ah.” Kyna menutup pintu kamarnya agak keras saking kesalnya.

Kyna membanting tubuhnya ke atas tempat tidur kesayangannya, sementara tasnya ia lemparkan begitu saja ke lantai. Ia tak habis pikir kenapa hari ini terasa sangat menyebalkan. Kalau soal ledekan ibunya mungkin masih bisa diterima, tapi ini dari Sisi dan Joana yang biasanya tidak pernah menyinggung masalah percintaannya. Ah!

“Drrrt … Drrrt … “ Tiba-tiba smarthphone yang masih berada dalam saku celananya bergetar tanda ada panggilan masuk.

“Siapa?” Kyna bertanya dalam hati sembari merogoh-rogoh sakunya, kemudian melihat nama yang tertera di layar, “Aka.”

“Halo, ngapain Ka? Tumben amat nelpon gue.” Masih terbawa emosi, Kyna malah menjawab telepon itu dengan ketus.

“Weh galak amat lo, lagi PMS ya?” Suara pria dibalik telepon itu justru semakin membuat hati Kyna merasa panas.

“Apaan sih lo. Udah ah gue tutup!” Kyna meninggikan suaranya.

“Eeeeh ntar dulu. Lo udah pulang kuliah kan? Tadi gue liat lo masuk rumah. Mana balikin flashdisk gue yang kemarenan lo pinjem. Gue butuh nih.” Aka menyela sebelum telepon benar-benar terputus.

“Oh itu, yaudah lo aja sini ke rumah gue.” Akhirnya nada suara Kyna sekarang lebih tenang.

“Makanya dengerin dulu kalo orang ngomong. Lagian lo kenapa sih? Sewot amat kayanya.” Aka berusaha mengetahui apa yang terjadi dengan tetangga sekaligus teman bermain sedari kecilnya itu.

“Lagi kesel aja gue. Yaudah cepetan ke sini kalo mau ambil flashdisk. Lagian tinggal ngelangkah aja pake nelpon segala.” Kyna mengapit smarthphone dengan bahunya, sementara kedua tangannya sibuk mengacak isi laci meja tulisnya, mencari flashdisk yang dimaksud Aka.

“Kan memastikan yang masuk tadi beneran lo apa jelmaan lo doang. Lagian kesel kenapa sih, mau sekalian curhat?” Aka menjawab santai sambil menawarkan layanan menjadi teman curhat.

“Sial, emang gue hantu. Hmm besok-besok aja deh curhatnya, gue banyak tugas nih.” Kyna kembali duduk di tepi tempat tidurnya setelah menemukan barang yang dicarinya.

“Oh oke. Yaudah gue OTW nih ke rumah lo. Sambut dengan senyuman pokoknya ya.” Aka mengakhiri panggilan telepon itu dengan tawa yang terdengar menjengkelkan di telinga Kyna.

*****


Beberapa hari kemudian …

“Jadi kenapa waktu itu lo kesel? Masih mau diomongin apa udah dilupain nih?” Aka menanyakan perihal kekesalan Kyna tempo hari.

“Hmm sebenernya udah lupa. Gara-gara lo tanyain jadi inget lagi.” Kyna melirik sebal.

“Yee, kan gue pengen nuntasin kalo emang bener ada masalah. Jangan dipendem-pendem ntar jadi bisul.” Aka meledek.

“Yaudah berhubung jadi keinget lagi, gue mau ceritain sekaligus ngasih pertanyaan buat lo.” Kyna menunjuk hidung Aka saat mengucapkan “Lo!”

“Jangan susah-susah ya pertanyaannya, gue belom bikin contekan jawabannya.” Aka memang selalu seperti ini, suka sekali bercanda dan tak pernah terlihat serius.

“Garing lo. Jadi singkatnya sih gini, kemarenan gue diledekin gara-gara belom pernah pacaran sama dua temen kuliah gue. Emang salah ya Ka?” Kyna menjelaskan singkat, kemudian menunggu respon teman bicaranya.

“Sebelum gue jawab, emangnya apa alasan lo belom pengen pacaran?”

“Kenapa ya? Gue juga bingung. Sebenernya gue sempet naksir cowok dan cowok itu juga pernah nembak. Tapi rasanya gue perlu waktu lama buat memutuskan mau punya komitmen untuk pacaran atau nggak. Dan kayaknya gara-gara itu mungkin orang yang awalnya bilang suka sama gue pelan-pelan mundur. Guenya kelaman mikir.” Kyna menjelaskan.

“Hmm logikanya, kalo itu cowok suka sama lo pasti bakal nunggu sampe lo nya bener-bener yakin. Tapi salah juga sih kalo bikin orang kelamaan nunggu, apalagi kalo dia gak paham alasannya.” Aka melipat kedua tangannya di dada.

“Iya sih bener juga.” Kyna mengangguk-anggukan kepalanya.

“Tapi gue juga sedikit paham deh sama yang lo maksud. Semacam lo masih ragu gitu kan sama perasaan lo sendiri? Lo gak tau apakah yang lo rasain itu cinta atau perasaan lain yang menyamar. Ah gue ngomong apa sih?”

“Iya iya, bener gitu kok. Padahal temen gue kayanya gampang banget jatuh cinta, bilang suka terus jadian sama orang yang dia suka itu. Tapi kok gue susah banget ya?” Kyna tampak antusias mengiakan.

“Kalo menurut gue, keputusan untuk berkomitmen menyukai satu orang secara intense alias pacaran itu emang perlu waktu. Bisa jadi kecepatannya beda-beda tergantung orangnya.”

“Maksudnya?” Kyna masih sedikit kebingungan.

“Gini, kita anggaplah keputusan pacaran itu adalah tujuannya dan keyakinan itu kendaraannya. Lo dan temen lo mengendarai kendaraan yang sama. Lo melaju dengan kecepatan 20 km/jam, sedangkan temen lo 40 km/jam. Nah pasti temen lo yang bakal sampe duluan kan?” Aka menggerak-gerakkan tangannya seperti guru yang mengajar di depan kelas.

“Hmm gitu ya. Bisa dibilang tergantung angka yang tertera di speedometer-nya kan?”

“Yup, begitulah.” Aka menganguk bangga dengan penjelasannya.

“Eh btw, tumben lo pinter.” Kyna heran kenapa Aka bisa menjelaskan hal seperti ini. Padahal Aka sendiri tidak pernah bercerita soal naksir cewek atau terlihat punya pacar. Apa memang semua pria seperti itu? Tidak suka menceritakan hal pribadi.

“Gue tebak, pasti lo mikir gue sotoy kan, gue aja belom pernah naksir cewek. Gitu kan?” Seolah bisa melihat isi kepala Kyna, Aka sukses memprediksi isi kepala gadis itu dengan sangat akurat. Kyna hanya mengangguk saking takjubnya.

“Yaudah sekalian aja gue kasih tau sama lo deh. Sebenernya selama ini gue naksir cewek tapi gue sendiri gak sadar kalo itu namanya naksir. Anggaplah speedometer gue saat itu gak lebih dari 5 km/jam.” Raut wajah Aka sedikit berubah. Ia tampak lebih serius dari sebelumnya.

“Wih, lo kok gak pernah cerita sama gue. Terus kenapa baru sekarang lo ceritain?” Kyna justru menanggapi dengan riang.

“Kenapa ya? Mungkin karena gue udah mulai yakin sama perasaan gue. Anggaplah sekarang gue mau gas pol angka speedometer-nya” Aka tertawa.

“Asik, gue bakal dukung lo Ka. Kalo perlu bantuin dorong biar cepet sampe tujuan.” Kyna ikut tertawa.

“Serius mau bantu dorong?”

“Kalo gue bisa bantu, kenapa nggak? Emang siapa ceweknya?” Kyna tampak antusias dan tak sabar mendengar nama gadis yang ditaksir Aka sahabatnya.
Aka sendiri tidak langsung menjawab. Ia tersenyum lebar sebelum akhirnya mengucapkan sebuah nama.

“Namanya Kyna Almira.” Mata Aka yang berbinar menatap tajam mata Kyna.
 

to be continue....

Love’s Speedometer


Sumber: Dok. Pribadi


Thread created by Kaskus ID kaniarf (also known as Kyna Nixie)
Diubah oleh kaniarf
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fachreal5 dan 10 lainnya memberi reputasi
9
Tampilkan isi Thread
Halaman 5 dari 6
Love’s Speedometer
10-09-2019 15:40
yooo akhirnya yg ditunggu tunggu.. emoticon-Wow
profile-picture
profile-picture
kaniarf dan akandra.dd memberi reputasi
2 0
2
Love’s Speedometer
10-09-2019 17:41
Quote:Original Posted By jomblokereeeen
ahh saia lebih suka ceritaaa ini kwkwkw percepat update yoooooo hihi


Lebih suka?
Dibanding yang mana ini teh? Haha
Do'ain bisa konsisten update mingguan gan hehe

Quote:Original Posted By fatille
yooo akhirnya yg ditunggu tunggu.. emoticon-Wow


Yeeeey ada yang nungguin emoticon-Malu (S)
profile-picture
akandra.dd memberi reputasi
1 0
1
Love’s Speedometer
10-09-2019 17:49
haduuh mau quote tuu gimana si , maksudnya lebih suka ceritanya ini ,kan disitu ada cerita yg juga kan di wattpat
profile-picture
profile-picture
kaniarf dan akandra.dd memberi reputasi
2 0
2
Love’s Speedometer
10-09-2019 17:51
Quote:Original Posted By jomblokereeeen
haduuh mau quote tuu gimana si , maksudnya lebih suka ceritanya ini ,kan disitu ada cerita yg juga kan di wattpat


Pojok kanan bawah ada gambar bubble gitu. Klik aja.
profile-picture
profile-picture
kaniarf dan jomblokereeeen memberi reputasi
2 0
2
Love’s Speedometer
10-09-2019 17:52
Quote:Original Posted By akandra.dd
Pojok kanan bawah ada gambar bubble gitu. Klik aja.


Ohhh gini toh ,makasih infonya
profile-picture
profile-picture
kaniarf dan akandra.dd memberi reputasi
2 0
2
Love’s Speedometer
10-09-2019 18:08
Quote:Original Posted By jomblokereeeen
haduuh mau quote tuu gimana si , maksudnya lebih suka ceritanya ini ,kan disitu ada cerita yg juga kan di wattpat


Hooh iya bener wkwk
Mampir ke yang satu lagi coba siapa tau yang itu suka #teteppromo emoticon-Ngakak
profile-picture
jomblokereeeen memberi reputasi
1 0
1
Love’s Speedometer
14-09-2019 02:19
mantep
profile-picture
kaniarf memberi reputasi
1 0
1
Love’s Speedometer
14-09-2019 05:59
Quote:Original Posted By corongalam
mantep


Yeaaah~
profile-picture
corongalam memberi reputasi
1 0
1
Love’s Speedometer
14-09-2019 09:21
di tunggu gan...semangat bikin ceritanya...emoticon-Toast
profile-picture
kaniarf memberi reputasi
1 0
1
Love’s Speedometer
14-09-2019 10:50
Quote:Original Posted By corongalam
di tunggu gan...semangat bikin ceritanya...emoticon-Toast


Siap emoticon-Siap Gan
Tungguin ya~
0 0
0
Love’s Speedometer
14-09-2019 11:37
sippp..
profile-picture
kaniarf memberi reputasi
1 0
1
Love’s Speedometer
14-09-2019 19:34
alur: 6,5

jalan ceritanya muter-muter gak jlas, ini beneran kualitas para penulis wattpad udah pada merosot? atau tsnya aja yang masih bingung nentuin alur? tolong tingkatin lagi ya, gak nangkep jalan ceritanya sumpah dah!

diksi: 7

banyak pengulangan kata yang gak perlu, pembedaharaan kata kamu masih cetek. saran coba baca buku novel karya tere liyee, dee lestari, ilana tan biar tulisan kamu gak kayak gini

cover: 5,5

keliatan banget asal-asalan bikin cover, copas dari pinterest ya? diedit pake aplikasi bocah, jadinya malah bikin mata perih, hambar, tidak ada korelasi antara cover sama isi cerita

overall: kurang memuaskan

no offenseve ya,,, hanya sedikit seni buat beropini, author itu jangan dibiasain baper, next dicoba buat tanpa promosi-promis ke web sebelah, keliatan banget nggak laku lapak di sana :v



profile-picture
profile-picture
akandra.dd dan kaniarf memberi reputasi
2 0
2
Love’s Speedometer
14-09-2019 20:16
Quote:Original Posted By rudaltof
alur: 6,5

jalan ceritanya muter-muter gak jlas, ini beneran kualitas para penulis wattpad udah pada merosot? atau tsnya aja yang masih bingung nentuin alur? tolong tingkatin lagi ya, gak nangkep jalan ceritanya sumpah dah!

diksi: 7

banyak pengulangan kata yang gak perlu, pembedaharaan kata kamu masih cetek. saran coba baca buku novel karya tere liyee, dee lestari, ilana tan biar tulisan kamu gak kayak gini

cover: 5,5

keliatan banget asal-asalan bikin cover, copas dari pinterest ya? diedit pake aplikasi bocah, jadinya malah bikin mata perih, hambar, tidak ada korelasi antara cover sama isi cerita

overall: kurang memuaskan

no offenseve ya,,, hanya sedikit seni buat beropini, author itu jangan dibiasain baper, next dicoba buat tanpa promosi-promis ke web sebelah, keliatan banget nggak laku lapak di sana :v


Saya amat sangat terima kritik dan sarannya. Cuma maaf nih bukannya baper, sekedar saran aja. Kalau menyampaikan kritik ada baiknya lewat PM supaya lebih personal. Ada etikanya loh buat kritik mengritik. Tujuannya baik, kan? Bukan untuk menjatuhkan?

Untuk masalah promosi, bukannya gak laku. Tapi ini kan lapak saya, kayaknya bebas-bebas aja mau promosi dimana. Toh gak ada larangan dari Forum SFTHnya emoticon-terimakasih
profile-picture
akandra.dd memberi reputasi
1 0
1
Love’s Speedometer
14-09-2019 20:20
Quote:Original Posted By rudaltof
alur: 6,5

jalan ceritanya muter-muter gak jlas, ini beneran kualitas para penulis wattpad udah pada merosot? atau tsnya aja yang masih bingung nentuin alur? tolong tingkatin lagi ya, gak nangkep jalan ceritanya sumpah dah!

diksi: 7

banyak pengulangan kata yang gak perlu, pembedaharaan kata kamu masih cetek. saran coba baca buku novel karya tere liyee, dee lestari, ilana tan biar tulisan kamu gak kayak gini

cover: 5,5

keliatan banget asal-asalan bikin cover, copas dari pinterest ya? diedit pake aplikasi bocah, jadinya malah bikin mata perih, hambar, tidak ada korelasi antara cover sama isi cerita

overall: kurang memuaskan

no offenseve ya,,, hanya sedikit seni buat beropini, author itu jangan dibiasain baper, next dicoba buat tanpa promosi-promis ke web sebelah, keliatan banget nggak laku lapak di sana :v


Thankyou emoticon-Smilie
profile-picture
kaniarf memberi reputasi
1 0
1
Love’s Speedometer
14-09-2019 20:29

Tengkiu eperibadih~
I love you~
0 0
0
Lihat 1 balasan
Love’s Speedometer
Lapor Hansip
14-09-2019 21:00
Balasan post kaniarf
oke, terimakasih atas responnya emoticon-Big Grin

at least sekarang kamu jadi tahu kenapa jumlah viewer dari dulu cuma 4000? dimulai januari dan sampai detik ini. sembilan bulan lamanya melalang buana di kaksus namun masih berkutat di angka segitu???

Sadar kan? Berarti menandakan ada sesuatu yang salah sama ceritanya. Entah alur yang hambar, diksi yang masih perlu dipertajam, penokohan yang kurang hidup dan hal-hal lain sebagainya yang harus ditingkatan lagi.

jangan baper yaaaa (serius jangan down), gue cuma memberi saran agar skill menulis kamu jauh lebih baik kokemoticon-Cendol Gan emoticon-Cendol Gan

profile-picture
profile-picture
kaniarf dan akandra.dd memberi reputasi
2 0
2
Love’s Speedometer
14-09-2019 21:11
Kalau untuk viewer. Coba liat lebih logis sist..

Chapter nya baru dikit. Dan jeda update nya lama. Membuat si thread agak "tenggelam" jadi ga kebaca emoticon-Smilie

Kecuali mungkin chapter nya udah puluhan. Tapi yg view dikit. Itu bisa jadi memang ada yg salah.
profile-picture
kaniarf memberi reputasi
1 0
1
Love’s Speedometer
14-09-2019 21:13
Quote:Original Posted By rudaltof
oke, terimakasih atas responnya emoticon-Big Grin

at least sekarang kamu jadi tahu kenapa jumlah viewer dari dulu cuma 4000? dimulai januari dan sampai detik ini. sembilan bulan lamanya melalang buana di kaksus namun masih berkutat di angka segitu???

Sadar kan? Berarti menandakan ada sesuatu yang salah sama ceritanya. Entah alur yang hambar, diksi yang masih perlu dipertajam, penokohan yang kurang hidup dan hal-hal lain sebagainya yang harus ditingkatan lagi.

jangan baper yaaaa (serius jangan down), gue cuma memberi saran agar skill menulis kamu jauh lebih baik kokemoticon-Cendol Gan emoticon-Cendol Gan


Ane rasa viewers Kaskus dan berapa lama thread tersebut nangkring di sini gak bisa dijadikan acuan apakah karya tersebut emas atau sampah. Jadi untuk yang satu itu saya kurang setuju sama agan.

Untuk masalah kekurangan, karena saya bukan profesional, maka saya memang mengakui belum sempurna dan masih banyak belajar.

emoticon-terimakasih
profile-picture
akandra.dd memberi reputasi
1 0
1
Love’s Speedometer
15-09-2019 12:26
treadnya bagus sis, tapu rada hambar menurut gw
mungkin harus ada selingan joke atau horror, jadi gak melulu bahas angka speedometer
profile-picture
profile-picture
kaniarf dan akandra.dd memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Love’s Speedometer
15-09-2019 13:14
Quote:Original Posted By slametfirmansy4
treadnya bagus sis, tapu rada hambar menurut gw
mungkin harus ada selingan joke atau horror, jadi gak melulu bahas angka speedometer


Hee? Kayanya gak bahas angka speedometer di tiap chapter deh? Hayo beneran baca gak nih? emoticon-Confused

Mon maap gan, ane bukan gak terima saran, cuma cerita ini ane buat genrenya drama-romance, agak ambigu kalo dimasukin setan-setanan. Kalo jokes, kayanya ada deh atau kurang ngena? Nanti ane tambahin kalo kurang , but still... this is drama-romance not drama-comedy or comedy-romance.

Tapi terima kasih perhatiannya terhadap thread ini. Sangat ane hargai pendapatnya~
emoticon-terimakasih
0 0
0
Halaman 5 dari 6
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
surat-terbuka-untuk-mama
Stories from the Heart
kasih-tak-semampai
icon-jualbeli
Jual Beli
Copyright © 2019, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia