alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
5 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5d78763daf7e93644554d2ff/audisi-umum-dihentikan-pb-djarum-pakai-google-maps
Lapor Hansip
11-09-2019 11:21
Audisi Umum Dihentikan, PB Djarum: Pakai Google Maps
Past Hot Thread
Quote:Audisi Umum Dihentikan, PB Djarum: Pakai Google Maps
Audisi umum dihentikan, PB Djarum akan mencari bibit bulutangkis dengan cara lain. Foto: Akrom Hazami

Kudus - Audisi umum PB Djarum dihentikan di 2020. Sembari bercanda, PB Djarum menyatakan bahwa mereka akan melakukan pencaian bakat melalui aplikasi Google Maps.

PB Djarum menghentikan pencarian bibit pebulutangkis untuk tahun depan. Hal itu lantaran PB Djarum dituduh melakukan eksploitasi anak oleh KPAI dan Yayasan Lentera Anak.

Sementara itu Google Maps adalah salah satu aplikasi layanan pemetaan web yang dikembangkan oleh Google. Layanan ini memberikan citra satelit, peta jalan, panorama 360°, kondisi lalu lintas, dan perencanaan rute untuk bepergian dengan berjalan kaki, mobil, sepeda (versi beta), atau angkutan umum.

"Cari audisi pakai Google Maps. Pakai jalan tikus. Saya bilang gitu (menghentikan audisi umum tahun depan), saya serius. Dikira mutung. Saya rasional," kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin ditemui awak media di kantornya di GOR Djarum, Djati, Kudus, Senin (9/9/2019).

Soal 'Google Maps, lagi-lagi disinggung Yoppy kepada awak media sebagai cara untuk mencari bibit unggul atlet bagus. "Sekarang audisi bolong. Cari Google Maps. Selalu ada jalan keluar. Barang kali Google Maps sponsor," imbuh Yoppy.

Audisi Umum PB Djarum sendiri sudah digelar sejak 2006. Beberapa nama pebulutangkis top lahir, dari Kevin Sanjaya Sukamuljo hingga yang terbaru Leo Rolly Carnando, yang menjuarai Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2018 di Kanada.

sumur


Quote:
Alan Budikusuma: KPAI Lihat PB Djarum sebagai Produk Bukannya Klub
Audisi Umum Dihentikan, PB Djarum: Pakai Google Maps
Alan Budikusuma geram dengan KPAI usai PB Djarum hentikan audisi umum mulai tahun depan. (Foto: Femi Diah/detikSport)


Jakarta - Legenda bulutangkis Alan Budikusuma tak habis pikir KPAI menuduh PB Djarum mengeksploitasi anak. Menurut dia, PB Djarum semata hanya mencari bibit bulutangkis.

PB Djarum resmi mengumumkan penghentian audisi umum bulutangkis mulai 2020. Langkah ini diambil untuk meredam polemik eksploitasi anak yang dituduhkan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) dan Yayasan Lentera Anak.

Dihentikannya audisi umum menciptakan perdebatan besar. Pasalnya, selama ini PB Djarum melahirkan banyak pebulutangkis top termasuk Kevin Sanjaya Sukamuljo, yang kini menempati peringkat satu dunia di nomor ganda putra bersama Marcus Fernaldi Gideon.

Sebagai salah satu pencari bakat audisi umum PB Djarum, Alan mengaku prihatin dengan keputusan PB Djarum. Meski ia tahu keputusan sudah dipertimbangkan dengan matang.

"Kami pamit dasarnya bukan karena emosional, atau ngambek seperti anak kecil. Bukan. Ini rasional," kata Alan kepada pewarta dalam sambungan telepon Selasa (10/9/2019). "Tetapi saya juga prihatin karena dari audisi PB Djarum ini lahir banyak sekali pemain-pemain bulutangkis top yang mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional," dia menambahkan.

"Jadi kami menunggu bagaimana dari KPAI niat baiknya untuk menyelesaikan masalah ini. Sebab, saat ini masih terjadi deadlock seperti yang dikatakan pak Yoppy (Rosimin)," lanjut pemilik medali emas Olimpiade 1992 itu.

"PB Djarum adalah klub, kalau dari KPAI melihat kami sebagai produk. Nah ini yang harus disinkronkan bahwa pihak KPAI harus mengerti bahwa ini PB Djarum, yang kami lakukan adalah mendidik dan mencari bibit, bukan eksploitasi," dia menjelaskan.

Kemenpora melalui Imam Nahrawi berencana untuk menengahi polemik yang terjadi. Pertemuan rencananya digelar Rabu (11/9) dan dihadiri kedua pihak, PB Djarum dan KPAI.

"Dilihat saja nanti. Saya cuma mau tekankan bahwa audisi ini mencari bibit dan yang melakukan ini PB Djarum. Kalau pihak KPAI ingin menghentikan? Bapak Yoppy (Rosimin) kan sudah bicara bahwa ada surat resmi dari pihak KPAI yang meminta audisi dihentikan. Tetapi KPAI klaim tidak. Jadi apa? Lucu," kata suami dari legenda bulutangkis Susy Susanti ini.

sumur


profile-picture
profile-picture
profile-picture
balineseryuu dan 26 lainnya memberi reputasi
27
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 10 dari 12
Lapor Hansip
11-09-2019 22:04
Balasan post ueki19
Quote:Original Posted By ueki19
pb jarum sini sponsori bola aja
emoticon-Big Grin
kangen era pemain2 berkualitas macem budi sudarsono , firman utina , ij kusuma emoticon-Matabelo


I see Firman, I upvote emoticon-thumbsup
0
Lapor Hansip
11-09-2019 22:07
0
11-09-2019 22:14
jujur ane kaget banget ya soal kabar ini. yg ane tau, awalnya KPAI mau PB Djarum tidak mencantumkan nama Djarum. diokein kan sama PB Djarum. lah kok sekarang malah dibilang eksploitasi anak. justru kita harusnya makasih krn dari audisinya itu banyak terlahir atlet2 berbakat yg mengharumkan nama Indonesia. kalau dibilang eksploitasi anak, kenapa gak nampol artis yg anaknya baru lahir udah punya sosmed dijadiin endors.. coba bayi bisa apa? emangnya si bayi mau jadi tukang endors? kalau audisi bulutangkis kan emang anaknya yg mau ikutan audisi, istilah kerennya itu cita-cita mereka untuk jadi atlet.
dulu jaman sd kalo ane rajin berangkat klub badminton di kota ane, bisa dipastikan ane juga mau banget ikutan audisi PB Djarumlah.
profile-picture
adrianfuzagame memberi reputasi
1
11-09-2019 22:30
Cuman masalah rokok doang yg sponsorin padahal emoticon-Hammer (S)
0
11-09-2019 22:37
hmmm hanya karena satu pihak indonesia terancam dengan berkurangan bibit bibit unggul bulu tangkis, sangat disayangkan. semoga aja ada jalan tengahnya, kalau bisa djarum tetep mau melakukan audisi. karna pasti udah susah banget sekarang untuk cari perusahaan atau badan yang mau mengeluarkan dana besar untuk hal seperti itu
profile-picture
scoria07 memberi reputasi
1
Lapor Hansip
11-09-2019 22:38
Balasan post trirestya
mending djarum fokus jualan rokok aja dari dulu ya emoticon-Cool
0
11-09-2019 22:52
tenang nanti kpai yang diganti emoticon-Jempol
0
11-09-2019 23:09
iyaa sihh aneh jugaa yaaa... masa dibilang eksploitasi anak drmn... nice info nihhh gan... berfaedah banget buat agan2 dan sista2 disini kan yaaa... bisa ngasih ilmu positif yang mantul dan ngasih rekomendasi2 gitu dehhh... biar pd punya bahan bacaan yang positif dan informatif buat semuanya jugaaaa... ditunggu thread2 lainnyaaa gaaannn... terus ngethread yesss...
0
11-09-2019 23:13
Bener tuh kata mas Alan, terlalu terpaku dengan brandnya...
Padahal klubnya lebih dari sebuah "brand"
0
11-09-2019 23:14


Quote:Original Posted By sagit30
hmmm hanya karena satu pihak indonesia terancam dengan berkurangan bibit bibit unggul bulu tangkis, sangat disayangkan. semoga aja ada jalan tengahnya, kalau bisa djarum tetep mau melakukan audisi. karna pasti udah susah banget sekarang untuk cari perusahaan atau badan yang mau mengeluarkan dana besar untuk hal seperti itu

Sangat disayangkan banget...
Kalau ane tonton di tv tv dan berita sih PB Djarum awalnya tetap mau melakukan audisi dengan nama Djarum dihilangkan, namun KPAI lagi lagi menolaknya
0
11-09-2019 23:20
Tuduhan eksploitasi anak itu keras sekali.

sindiran nya juga harus keras.

biar kalo dipanggil namanya, muka disingkap pake kemeja.

mantap emoticon-Cool
0
11-09-2019 23:27
wakakak dilema ntu KPAI, mo ngijinin lanjut udah trlanjur koar2 eksploitasi anak, mau di stop malah bingung cariin sponsor buat beasiswa prestasi anak. harusnya ngurusi yg lebih penting ajalah, misal KPAI bikin program bantuan anak2 pelosok untuk sekolah, ngerawat anak jalanan tuk jadi lebih baik lah, eh malah program yg udah terbukti mengharumkan nama bangsa di uyak uyak.
0
11-09-2019 23:41
Quote:Original Posted By daimond25
Ada Dana hibah anti tembakau dari Bloomberg ke banyak LSM LSM juga kepada banyak pihak termasuk salah satu nya "Yayasan Lentera Anak" yang kemudian membuat Report yang menyasar PB Djarum kemudian bersama 10 lembaga LSM lain melaporkan ke KPAI untuk menindak PB Djarum!


Bloomberg siapa gan? Tpi emang mncurigakan sih mreka baru protes sekarang..
0
Lihat 1 balasan
Lapor Hansip
11-09-2019 23:43
Balasan post awawalalat
@Aeel @bellx @awawalalat solusi jangka pendek at least 5 tahun balikin lagi pembinaan ke PB Djarum dan Djarum foundation sambil KPAI pikirin tu gimana periode transisinya sambil bangun pengetahuan, pengalaman, dan budaya organisasi. Baru setelah ada organisasi baru tsb silahkan putus aktivitas Djarum di perbulutangkisan di Indo.
0
11-09-2019 23:45
Pasti ada udang di balik rempeyek lah para KOMISIoner kpai itu,
Cukup kita liat bersama ke depannya aja
0
Lapor Hansip
11-09-2019 23:47
Balasan post awawalalat
@awawalalat sama2 sultan bro mancit sama psg.. kalo juve... yasudahlah.. emang kastanya di serie a .
0
11-09-2019 23:57
' Alan Budikusuma: KPAI Lihat PB Djarum sebagai Produk Bukannya Klub ' nah ini bener banget sih. lagian ya selama ini ada audisi dari pb djarum, mau tuh logo segede apa juga ane nggak pernah mikir "wah eksploitasi anak nih, masa iklan rokok lewat anak2 begini"
0
12-09-2019 00:17
Quote:Original Posted By kampret.stres
ngambek nih


baperan gan emoticon-Wakaka
0
12-09-2019 00:18
Pb Djarum jangan merasa klub bultang yg dizholimi dong.Anda juga harus berpikir berapa banyak anak2 penerima beasiswa pb djarum yg kehilangan kesempatan wajib belajar 9 tahun di sekolah umum
0
Lapor Hansip
12-09-2019 00:56
Balasan post bellx
Nah, berarti elu orang jawa kan? Tau kan pitutur orang jawa, asmo kinaryo jopo, nama itu sesuatu yg penting yang bisa membawa keberuntungan , Djarum bagi para pendiri itu adalah nama yg membawa rejeki, mbawa untung, makanya kalo orang jawa pasti akan membawa nama itu kalo memang membawa keberuntungan. Misal PO bus Hartono, atau dji sam soe, atau sampoerna dll banyak yg mempertahankan nama awal mereka karena memang membawa keberuntungan. Sido muncul, jamu jago, dll... Banyak...
0
Halaman 10 dari 12
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.