Kaskus

Entertainment

geratstoreAvatar border
TS
geratstore
Melihat kejadian Jakarta Blackout dari kacamata PLN
Pertama saya ingin beritahukan, semua tulisan dibawah ini murni dibuat untuk mengedukasi masyarakat luas mengenai apa yang terjadi dari kasus Jakarta Blackout, mulai dari penyebab, kejadiannya sampai saran-saran perbaikan yang mungkin dapat dilakukan di masa depan.

Tulisan ini saya yakin bakalan membuat anda tersadar dan paham akan apa yang sebenarnya terjadi, saya tidak akan menyalahkan siapa pun karena kita perlu melihat sebuah masalah dari sisi yang seimbang dari sisi kanan dan kiri. Untuk kesimpulan silahkan anda buat sendiri.


Kasus Jakarta Blackout... apa sebenarnya penyebabnya??


Spoiler for Foto Pohon Kebakaran:



Nah kita sudah melihat nih penyebab padamnya Jakarta, Banten dan Jawa barat atau yang dalam istilah teknis PLN kita sebut dengan Penyebab Tripnya, pertanyaannya kok bisa?

Perlu saya beritahu dulu bahwa anda harus paham kalau data statistik menunjukkan kalau lebih dari 70 Persen penyebab gangguan padam listrik itu karena POHON.. sebagian dari anda pasti tidak percaya hal ini, tapi fakta telah membuktikan demikian, Hanya di Provinsi Bali dan di Jakarta saja yang notabene sistemnya menggunakan Kabel tanah yang gangguan dominannya bukan pohon. Semua pegawai PLN di bagian Jaringan Transmisi maupun distribusi pasti sudah paham hal ini, Silahkan ditanyakan kalau anda punya sanak saudara yang bekerja di PLN.

Begini, hampir Semua Jaringan PLN menggunakan Kabel udara. kalau ketika di jalan anda melihat tiang yang sangat tinggi berangka dengan 3 baris kabel di salah satu sisi, itu dinamakan transmisi, tapi kalau anda melihat tiang beton setinggi 9-13 meter dengan kabel hitam melilit ataupun 3 baris kabel sejajar itu dinamakan kabel distribusi.

Melihat kejadian Jakarta Blackout dari kacamata PLN

Nah masalahnya disini, semua tiang transmisi maupun distribusi berdiri tegak mulai dari sabang sampai merauke, melewati hutan, sawah, perkebunan, jalan raya bahkan sampai gunung. dan disetiap titik tersebut pastinya banyak sekali pohon-pohon yang tumbuh sejajar dengan tiang. Baik pohon yang ada pemiliknya maupun pohon yang tidak berpemilik.

Mulai disinilah masalah muncul, saya yakin anda yang membaca tulisan ini mulai bertanya apakah PLN tidak ada upaya potong pohon?, apakah PLN tidak mengantisipasi pohon tsb?, Oke saya beritahu, PLN sudah menghabiskan milyaran rupiah anggaran per beberapa kabupaten hanya untuk potong-potong pohon menggunakan anggaran Operasi yang biasa disebut SKKO. dan anggaran SKKO ini selalu dipotong setiap tahun untuk alasan efisiensi. anggaran SKKI/Investasi diperbanyak.

Masalah tidak hanya sampai disitu, seringkali pegawai PLN harus berantem dengan pemilik pohon, saya ilustrasikan seperti ini:


1. kasus Potong pohon ditolak warga
PLN: Permisi pak, saya dari PLN mau minta izin pohonnya dipangkas sedikit saja bagian atasnya supaya tidak menyentuh jaringan kami, karena bisa menyebabkan gangguan
warga: Oh tidak bisa ini pohon milik saya, saya sudah tanam pohon ini sejak 5 tahun lalu, pohon ini pohon produktif, apa PLN mau mengganti biaya pohon ini?
PLN: wah mohon maaf pak, tapi kami melakukan potong pohon ini demi listrik masyarakat luas, kami ingin listrik bapak tidak padam.
warga: Lebih dulu mana pohon ini sama tiang PLN tumbuh? pokoknya tidak bisa, tidak boleh

Seringkali warga merasa egois memikirkan diri sendiri diatas kepentingan orang lain, menolak untuk dipangkas pohonnya dengan alasan tanah dan pohon tersebut milik warga dan beralasan pohon produktif, padahal apabila pohon tersebut dipotong, batang dan daunnya sepenuhnya jadi milik warga jadi PLN tidak mengambil daunnya 1 pun.


2. kasus potong pohon diminta uang
PLN : Permisi pak, saya dari PLN mau minta izin pohonnya dipangkas sedikit saja bagian atasnya supaya tidak menyentuh jaringan kami, karena bisa menyebabkan gangguan

warga: Oh tidak bisa, ini pohon sengon punya saya, kalau anda mau potong, saya minta pohon ini dihargai dalam 5 tahun kedepan karena saya rugi kalau dipotong sekarang, saya minta uang 500 ribu per batang?
PLN: mohon maaf bapak PLN tidak punya uang sebanyak itu
warga: Pokoknya tidak bisa, saya minta uang ganti rugi kalau mau dipotong

Sekarang anda mungkin berpikir hal seperti ini cuma khayalan saja, nyatanya Kasus nomor 2 ini sering banget terjadi hampir diseluruh pulau Jawa, pemilik pohon minta uang 500 ribu per batang memeras PLN untuk kepentingan pribadi, akhirnya biasanya PLN minta bantuan pak klebun sebagai penengah, dalam bahasa madura istilahnya kepala desa, tapi seringkali pak klebun gagal melakukan mediasi karena keras kepala warga, mereka masih belum paham apa akibatnya kalau pohon menyentuh jaringan PLN


3.Kasus potong pohon di kasih celurit
oke sekarang saya kasih contoh kasus potong pohon yang terakhir, karena PLN sudah bolak-balik datang ke pemilik pohon, seringkali kasus nomor 3 ini terjadi.

PLN:Permisi pak, saya dari PLN mau minta izin pohonnya dipangkas sedikit saja bagian atasnya supaya tidak menyentuh jaringan kami, karena bisa menyebabkan gangguan

warga: (*warga langsung keluar bawa celurit kejar pegawai PLN)
PLN: (*pegawai PLN lari terbirit-birit...)

kalau semua orang minta uang ganti rugi pohon bisa bangkrutlah PLN ini, padahal kegiatan potong2 pohon PLN untuk menjaga kehandalan listrik, tapi warga suka memikirkan kepentingan dirinya sendiri diatas orang lain.

Nah itulah penyebab nonteknis kenapa sering sekali gangguan listrik karena pohon, pada WAG banyak tersebar foto pelaku pemilik pohon sengon tersebut, namun kebenarannya masih belum dapat dipastikan


Spoiler for Pemilik pohon sengon:





sekarang saya bahas masalah teknisnya terkait gangguan tersebut. Pada saat hari H sedang dilakukan pemeliharaan pada Jalur Transmisi selatan, sehingga jalur selatan dipadamkan, dikarenakan adanya pohon yang mengenai jaringan transmisi maka secara otomatis relay proteksi bekerja memutuskan sistem barat dan timur untuk mengamankan sistem dari arus gangguan tersebut.

Spoiler for sistem transmisi jawa bali:


Spoiler for sistem transmisi jawa bali:


Bagaiman reaksi pegawai PLN ketika melihat frequency turun akibat beban tak hingga dan pasokan daya minim?
Spoiler for reaksil pegawai PLN:


Spoiler for proyeksi bauran energi:


karena mayoritas listrik disuplai dengan batu bara, maka apabila terjadi pemadaman/trip membutuhkan waktu 6-7 jam untuk pendinginan baru dinyalakan kembali (Cold Start), kenapa tidak langsung dinyalakan saja?, kalau langsung dinyalakan tanpa mendinginkan mesin maka bisa meledak boilernya, dan kasusnya pun akan semakin bertambah parah.

Kita semua sepakat ini memang salah PLN tidak bisa memotong pohon, tidak bisa negosiasi dengan pemilik pohon, kejadian pohon terbakar terjadi di saat bersamaan kegiatan pemeliharaan transmisi selatan sehingga tidak ada jaringan back-up transmisi saat kejadian.

tapi harus diingat, PLN tidak bisa kerja sendirian, butuh dukungan penuh dari semua lapisan masyarakat, maka untuk kedepannya tolong:

1. Dibuat suatu Undang-undang dan PERMEN yang menyatakan bahwa apabila ada pohon yang mendekati jaringan maka pohon tersebut jadi milik PLN dan harus ditebas habis. Sehingga PLN tidak menghabiskan uang ratusan milyar untuk potong pohon. Dengan undang-undang tersebut, Pemilik pohon tidak bisa egois karena PLN dilindungi UU tersebut.

2. Kalau ada orang PLN datang ke tempat anda untuk minta izin potong pohontolong jangan dipersulit, kami kerja untuk menjaga kehandalan pasokan listrik, untuk kepentingan masyarakat banyak, jangan bawa-bawa celurit atau golok saat didatangi orang PLN berkali-kali.

3. kami sudah membuat mitigas dan rencana kedepan supaya tidak terulang lagi dimasa depan diantaranya:
Spoiler for Rencana kedepan:

Spoiler for rencana kedepan 2:



Silahkan Netizen like, comment and share
cor7Avatar border
cor7 memberi reputasi
1
868
4
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread107.1KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.