alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d31874b09b5ca06fe2a8dcf/wawan-quotgamequot-ternyata-mengidap-skizofrenia-bukan-kecanduan-game
Lapor Hansip
19-07-2019 16:03
Wawan "Game" Ternyata Mengidap Skizofrenia, Bukan Kecanduan Game
Wawan "Game" Ternyata Mengidap Skizofrenia, Bukan Kecanduan Game

Quote:BEKASI, KOMPAS.com - Dua jempol IS (32) tak henti-henti bergerak seperti sedang scroll bayangan layar handphone di depan dadanya. Kepala plontosnya hampir selalu merunduk dengan dua mata terpaku ke arah dada.

Pria asal Tasikmalaya, Jawa Barat itu sudah tiga bulan dirawat di Yayasan Jamrud Biru, Bekasi Timur, lembaga rehabilitasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), bersama 115 ODGJ lain.

"IS diantar dari PSM (Pekerja Sosial Masyarakat) Gerak Cepat Bersama ke Yayasan Jamrud Biru dengan kondisi fisik memprihatinkan dan keadaan mentalnya lumayan parah," ujar Suhartono, pemilik Yayasan Jamrud Biru ketika ditemui Kompas.com, Kamis (18/7/2019).

"Dia enggak ngeh sekeliling, saraf motoriknya kayaknya sudah rusak," kata Suhartono.

Saat ditemui Kompas.com, IS atau yang dikenal sebagai Wawan Game tak pernah beranjak dari kursinya. Selama berjam-jam, ia tetap diam, kecuali jari-jari tangannya yang senantiasa bergerak-gerak layaknya pemuda yang sedang gandrung gim online.

Tak heran, ia dijuluki Wawan "Game". Bahkan, dalam daftar pasien lantai dasar di Yayasan Jamrud Biru, namanya ditulis sebagai "Iwan Game" pada urutan ke-25.

Sebelumnya, sebuah video yang merekam perilaku Wawan yang terus menggerakkan tangannya seolah-olah memegang game console, beredar di media sosial. Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram @info.biasa.


Wawan Game rupanya mengidap skizofrenia karena alasan lain. Sri Pudjiawati, dari LSM Gerak Cepat Bersama yang telah menjadi perawat Wawan sejak 2016 memastikan bahwa Wawan tidak kecanduan game online. Dia telah mengalami rentetan trauma yang menyebabkannya dipasung di rumah selama belasan tahun.

"Dia pasif, kalau tidak kami pindahkan, atau lakukan kegiatan, dia enggak akan berpindah. Untuk pembinaan, pasien lain untuk futsal atau senam akan ikut," kata Suhartono.

"Kalau Wawan enggak. Enggak kami gerakkan, dia enggak akan gerak," imbuhnya.

Saat Kompas.com berbincang dengan Suhartono, Wawan setia pada posisinya. Masker selalu melekat di wajahnya untuk membendung air liur yang kerap merembes dari bibirnya. Beberapa kali ia diajak bicara wawan. Namun dia tak merespons.

"Efek obat dulu. Dulu dia ngamukan, dihajar obat malah jadi seperti robot enggak punya emosi. Dia enggak akan pernah bilang 'aduh!'. Diajak ngomong juga dia enggak ngejawab," kata Suhartono.

Pada sekitar pukul 11.30 WIB, seluruh warga binaan Yayasan Jamrud Biru berkumpul di halaman di bawah naungan tenda. Para petugas yayasan hilir-mudik membawa piring, gelas, dan panci. Waktu makan siang datang.

Dari seluruh pasien, yang hampir semuanya berkepala plontos, Wawan termasuk satu dari antara beberapa pasie yang tak mengambil makanan mereka sendiri. Ia perlu disuapi.

"Susah kalau Wawan enggak disuapin, berantakan, kalau disuapin baru makan. Makannya lama, harus sabar," kata Suhartono sembari menyuapi IS setelah meniup-niup menu nasi dan sop ayam siang itu.

Beberapa butir nasi berjatuhan dari bibirnya yang tak dapat mengatup rapat kala mengunyah. Butuh waktu 40 menit lebih bagi Wawan menghabisi menu siang itu.

Semakin sehat

Suhartono mengingat-ingat momen saat Wawan pertama kali menginjakkan kakinya di Yayasan Jamrud Biru. Kondisi fisiknya memprihatinkan. Wawan diduga malnutrisi.


"Kalau enggak salah sekitar April 2019 datang. Sakit lama di rumahnya saya enggak tahu berapa lama. Yang jelas diantar ke sini dalam kondisi sudah sakit begini, kurus, pucat. Alhamdulillah Allah kasih dia sehat sekarang," tutur Suhartono.

"Perubahan sudah agak banyak sekarang, sudah agak isi badannya, tinggal perbaikan mentalnya. Saat datang berat badannya 23 kilogram. Kami kasih makan nutrisi, vitamin, kami rutinkan makan yang sehat. Alhamdulillah sudah 34 kilogram," imbuhnya.

Para petugas yayasan tampak menaruh perhatian pada Wawan ketika Kompas.com dan beberapa awak media lain mengunjungi Yayasan Jamrud Biru. Sejumlah pasien yang sudah hampir sehat beberapa kali menyambangi Wawan, tanpa diminta, untuk mengantar gelas berisi minuman saat Wawan makan siang. Sekali-sekali, Suhartono melakukan terapi pada jari-jari Wawan yang tak mau diam.

"Ada beberapa yang kami lakukan. Ada terapi saraf, totok, dan juga terapi ramuan air kelapa, pembinaan agama. Walaupun dia tidak merespons tapi pelan-pelan kami didik agar dia mengerti," jelas Suhartono.

Pria 43 tahun itu kemudian mempraktikkan salah satu bentuk terapi yang ia terapkan pada IS . Ia menarik tangan IS hingga tubuh kurusnya berdiri. Kedua tangannya dipisahkan sambil dipijit.


"Nih, ini ngelawan, nih, dia," kata Suhartono.

"Kami tarik tangannya pelan-pelan. Kami coba pijit, kegiatan lain kami ajak muter, keliling panti. Kalau pagi, jari tangannya saya kasih beban 2-3 kilogram untuk dia pegang, walaupun ditaruh lagi benda itu. Kami gerakkan seperti senam," ujar dia.

Hingga saat ini, Wawan masih perlu dimandikan oleh petugas yayasan. Ketika mandi, kata Suhartono, tangan Wawan tak lagi bergerak-gerak seperti sedang scroll layar handphone.

Akan tetapi, ketika hendak tidur, tangan Wawan tak ikut rebah. Sekilas, persis seperti orang-orang yang tak bisa lepas memelototi media sosial dari layar gawai sesaat sebelum tidur, padahal tubuh sudah rebah.

Saat hendak tidur selepas makan siang, misalnya, perlu bantuan pasien lain yang hampir sembuh untuk merebahkan tubuh Wawan. Pasien tersebut juga berulang kali harus mencekal tangan Wawan yang kembali mengangkat sambil menggerakan jari.

Karena tak ditemani seseorang yang punya kesabaran tingkat tinggi hingga ia terlelap, Wawan pun bangun dan kembali duduk. Tangannya masih dan terus seperti itu.

"Dia itu tetap gitu waktu mau tidur, mesti kami jagain di sampingnya baru tidur," tutur Suhartono.


Sumber

Dari skizofrenia dicekokin obat penenang dosis banyak, akhirnya kayak patung.
Bukan kecanduan game.

Efek obat penenang buat orang sakit jiwa emang seperti itu. Tetangga gue juga ada yang gangguan jiwa. Setiap pulang dari RSJ jadi kayak orang idiot diam mematung mulut menganga sampai air liur jatoh karena efek obat penenang.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 18 lainnya memberi reputasi
19
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 5
19-07-2019 16:13
POKOKNYA SALAH GAME TEMBAK TEMBAKAN TERUTAMA PUBG



BAN PUBG emoticon-Bata (S)



























meanwhile gw maen BO 4 aman tentram, tapi gara2 activision paok jadi makin sepi aja ini game emoticon-Cape d... (S)
Diubah oleh tpenoel
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 8 lainnya memberi reputasi
9
Lihat 1 balasan
19-07-2019 16:16
Skizofrenia itu gimana penyakitnya?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 2 lainnya memberi reputasi
1
Lihat 2 balasan
19-07-2019 16:18
game emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan princeofasgard memberi reputasi
2
19-07-2019 16:20
Quote:Original Posted By rinfast
Skizofrenia itu gimana penyakitnya?


penderitanya mengalami halusinasi, delusi atau waham, kekacauan berpikir, dan perubahan perilaku.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Lihat 1 balasan
19-07-2019 16:22
Quote:Original Posted By tpenoel
POKOKNYA SALAH GAME TEMBAK TEMBAKAN TERUTAMA PUBG



BAN PUBG emoticon-Bata (S)



























meanwhile gw maen BO 4 aman tentram, tapi gara2 activision paok jadi makin sepi aja ini game emoticon-Cape d... (S)


BO amanlah orang di Indo nggak terlalu populer.
COD emang punya fans tersendiri diluar genre Battle Royale nya.
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
1
19-07-2019 16:25
skizofrenia nya kayaknya asyik, bisa main game terus tanpa perlu sinyal atau listrik.
Diubah oleh app.developer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 2 lainnya memberi reputasi
3
19-07-2019 16:29
Quote:Original Posted By lanank.jagad


BO amanlah orang di Indo nggak terlalu populer.
COD emang punya fans tersendiri diluar genre Battle Royale nya.


gw sekarang mau PO MW malah takut buang2 duit gara2 BO 4 jarang ada yg maen emoticon-Cape d... (S)
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
1
19-07-2019 16:31
Dikasih obat psikotik rutin bisa stabil lho.
Tapi di tempat rehab tertentu pengobatannya pake terapi gak jelas malah ada yg sampai dipukul segala, disuruh pakai pengobatan medis menolak.
Diubah oleh Sebarkanlah
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
1
19-07-2019 16:35
Gak ada emosi kyk habis dilobotomy ya brayy emoticon-Takut
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
1
19-07-2019 16:38
oooo ternyata f20. to
ya sudah klo begitu
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
1
Lapor Hansip
19-07-2019 16:38
Balasan post rinfast
Bahasa awam kita "org gila krn stress' Gan!
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
1
19-07-2019 16:42
Ini yg salah dokternya!! Asal ngasih obat! Termasuk penyalahgunaan
Biadab emang!!


Gak rekomendasi untuk di rehab karena pasti akan di minumin obat lagi
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
1
19-07-2019 16:45
Quote:Original Posted By Sebarkanlah
Dikasih obat psikotik rutin bisa stabil lho.
Tapi di tempat rehab tertentu pengobatannya pake terapi gak jelas malah ada yg sampai dipukul segala, disuruh pakai pengobatan medis menolak.


Y memang gitu lebih baik, ane pernah kerja di situ terapi nya macam2 direndam dll

Itu lebih baik daripada di kasih obat!
Pendekatan sosial lebih baik emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan suralia memberi reputasi
2
Lihat 2 balasan
19-07-2019 16:45
Quote:Original Posted By anarchy0001
penderitanya mengalami halusinasi, delusi atau waham, kekacauan berpikir, dan perubahan perilaku.


Em... Orang yang berbicara sendiri bisa disebut skizofrenia apa tidak?
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
1
19-07-2019 16:46
Quote:Original Posted By eFVZee
Bahasa awam kita "org gila krn stress' Gan!


Beda kayaknya
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan eFVZee memberi reputasi
2
19-07-2019 16:46
Akuk taunya, ini dari album Sepultura taon 80-an

Wawan "Game" Ternyata Mengidap Skizofrenia, Bukan Kecanduan Game

emoticon-Big Grin emoticon-coffee
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan slanker.nasbung memberi reputasi
2
Lapor Hansip
19-07-2019 16:48
Balasan post tpenoel
Gw blm maen BO4, tapi kesan gw BO4 serasa mau ngikut2an tren tapi gagal. Yah memang kurang doyan game yang difokusin di multi
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan slanker.nasbung memberi reputasi
2
19-07-2019 16:54
Quote:Original Posted By Zreel
Gw blm maen BO4, tapi kesan gw BO4 serasa mau ngikut2an tren tapi gagal. Yah memang kurang doyan game yang difokusin di multi


battle royalnya BO 4 sepi bray ga ada orang

gw juga beli BO4 karena blizzard lagi ada promo, jadi sekalian topup gametime WOW gw beli sekalian tuh BO4
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan slanker.nasbung memberi reputasi
2
19-07-2019 16:55
Quote:Original Posted By rinfast


Em... Orang yang berbicara sendiri bisa disebut skizofrenia apa tidak?


Bisa juga.

Kayak di film Beautiful Mind tuh Skizofrenia.

Gejala yang paling umum mendengar "suara-suara". Kalau sudah semakin parah mungkin bisa melihat halusinasi makhluk/orang, tidak hanya mendengar halusinasi suara.

Kalau lingkungan sekitar tidak ada yang mengerti, mungkin bakalan dikucilkan karena dianggap orang aneh.
Diubah oleh app.developer
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan slanker.nasbung memberi reputasi
2
19-07-2019 16:55
mau menyalahkan video game emoticon-anjing
profile-picture
profile-picture
slanker.nasbung dan jonkosek memberi reputasi
2
Halaman 1 dari 5
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.