foto: google.com
Siapa sih yang gak pingin punya kebebasan finansial dalam hidupnya? Dan siapa pula yang gak mau punya usaha sendiri sebagai usaha pengumpulan pundi-pundi rupiah dalam dompetnya.
Banyak orang yang bosan bekerja sebagai karyawan akhirnya resign dan merintis usaha sendiri. Baik yang berskala rumahan maupun kerja sama dengan orang lain. Mereka tak mau terikat dengan segala aturan perusahaan makanya memberanikan diri mengambil keputusan.
Semua sih baik gan, asal jangan sampai keputusan resign untuk memulai usaha sendiri malah berakhir buntung hanya karena belum mengetahui seluk beluk bisnis kita.
Ada baiknya sebelum memulai usaha, kita persiapkan segalanya dengan matang. Apa aja itu? Yukk pantengin aja gan ...!
Quote:
Yang perlu dipersiapkan sebelum membuka usaha baru :
1. Tentukan jenis usaha
Poin ini penting sebelum membuka bisnis gan. Menentukan jenis usaha apa yang akan ditekuni agar bisa fokus dalam hal pemasaran dan skill. Kalau bisa bisnis ini juga merupakan hobbi jadi dalam menjalankannya bisa dengan hati yang senang.
2. Siapkan mental
Poin ini tidak kalah penting gan-sis, karena dalam berbisnis perlu mental baja dalam menjalankan. Jika saat menjadi karyawan kita hanya melakukan sesuatu yang stagnan karena semua sudah sesuai aturan perusahaan, maka dalam menjalankan bisnis kita akan dituntut untuk selalu bisa bertahan dalam setiap masalah yang dihadapi juga menyelesaikan dengan cepat agar bisa terus eksis dan berekploitasi dalam hal strategi kalau tidak ingin kalah dalam hal persaingan.
3. Modal lebih
Kenapa harus memiliki modal lebih? Karena untuk bisnis yang baru pertama kali dirilis biasanya belum begitu banyak mendapatkan pelanggan. Maka jika capaian belum sesuai ekspetasi kita tak langsung gulung tikar begitu saja, dengan modal lebih bisa dialokasikan untuk promo yang semakin digencarkan. Bisa melalui medsos ataupun pengadaan diskon bagi pelanggan pertama. Sehingga bisnis paling tidak masih bisa berjalan hingga dikenal banyak orang.
4. Menentukan tempat usaha
Hal ini sangat menentukan apalagi untuk kalian yang bermaksud ingin membuka warung makan atau tempat foto kopi. Tempat-tempat strategis seperti dekat sekolah, rumah sakit, perkantoran adalah pilihan tepat, karena banyak yang akan membutuhkan apa yang kita jual.
5. Menjaga kualitas produk
Dalam hal berbisnis, menjaga kualitas suatu produk yang dijual adalah kunci mutlak untuk keberhasilan. Jangan sampai pada saat sudah banyak pelanggan, kualitas malah diturunkan dengan alasan menaikkan laba. Jika memang ada kenaikan pada bahan pokoknya lebih baik dibuat strategi tanpa menaikkan harga atau menurunkan kualitas. Misalnya dengan sedikit mengurangi takaran atau porsi, karena pelanggan pasti akan memaklumi.
6. Ciptakan Brand
Agar mudah dikenal orang maka pemberian brand pada usaha atau produk adalah sarana promosi yang paling mudah. Orang akan dengan cepat mengenali dan mencari lagi jika cocok dengan kebutuhan mereka.
7. Tentukan pangsa pasar
Jangan sampai salah sasaran dalam melakukan promosi dan penawaran apa yang akan menjadi jualan kita. Dengan menentukan pangsa sebagai pembeli produk kita akan lebih mudah menemukan pasar.
8. Lengkapi izin usaha
Jangan sampai agan lupa dengan yang satu ini. Semua bisnis, baik skala rumahan maupun perusahaan harus sudah memiliki izin usaha agar memiliki hukum tetap. Jadi jika sewaktu-waktu ada pemeriksaan kita sudah siap dengan kelengkapan izin legalnya.
9. Pembukuan dan keuangan
Langkah ini juga perlu dipertimbangkan dalam kemajuan usaha yang akan kita rintis gan. Tanpa pembukuan dan catatan keuangan yang tepat, maka bisnis akan berjalan tersendat. Sebaiknya pisahkan antara keuangan untuk bisnis dan pribadi agar terlihat kemajuannya setiap saat.
Bagaimana agan-sista, sudah siap menjadi juragan dari sekarang? Semoga tips ini akan lebih memantapkan kalian dalam menjalankan bisnis pribadi dan keluar dari zona nyaman seorang karyawan.
Jangan pernah takut mencoba, karena ketakutan adalah hal yang membuat kita mundur dari sebuah kesuksesan
.