- Beranda
- Berita dan Politik
Bawaslu Bantah Gerindra Soal Bukti Laporan BPN yang Terus Dianggap Kurang
...
TS
lordandras
Bawaslu Bantah Gerindra Soal Bukti Laporan BPN yang Terus Dianggap Kurang
Sekjen Gerindra Ahmad Muzani mengaku tidak terkejut dengan putusan Bawaslu yang menolak laporan BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno karena selalu dianggap kurang bukti. Bawaslu membantah.
"Nggak juga," ujar anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin saat dihubungi detikcom, Senin (20/5/2019).
Baca juga: Laporan TSM Ditolak Bawaslu, Gerindra: Bukti Apa pun Dianggap Kurang
Afif mengatakan tidak semua laporan yang masuk ke Bawaslu dinyatakan kurang bukti. Menurutnya, banyak laporan yang dilanjutkan proses pemeriksaanya.
"Iya, banyak juga kan kasus yang bisa dilanjutkan prosesnya," kata Afif.
Afif menyebut terkait dugaan kecurangan pemilu terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) perlu disampaikan bukti minimal 50 daerah. Selain itu disebutkan bukti yang disampaikan juga tidak dapat hanya berupa link berita.
"Ya pembuktian TSM kan sekurangnya di 50 daerah. Nggak bisa cuma link berita," sambungnya.
Baca juga: Penetapan Hasil Pilpres: Jokowi 55,50%, Prabowo 44,50%
Sebelumnya, Muzani mengaku tak terkejut dengan putusan Bawaslu. Ia mengatakan sudah menduga laporan BPN ke Bawaslu bakal dimentahkan.
"Sudah kita duga. Laporan apa pun pasti dianggap kurang (bukti). Jangankan ke Bawaslu, ke polisi juga semua kurang," ujar Muzani di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/5/2019).
Bawaslu menolak laporan BPN Prabowo-Sandi soal kecurangan TSM itu karena dianggap tidak didukung cukup bukti. BPN hanya melampirkan sejumlah tautan berita media daring (online) tanpa didukung bukti video/foto.
Muzani menyebut laporan BPN memang tak pernah ditanggapi serius. Ia memprediksi hal yang sama akan terjadi jika pihaknya mengajukan gugatan atas hasil Pemilu 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Diketahui, dalam pertimbangan, Bawaslu menyebut bukti-bukti yang diajukan BPN Prabowo-Sandi belum memenuhi kriteria TSM. Bukti yang diajukan BPN Prabowo-Sandi di antaranya berupa link berita.
https://www.detik.com/news/berita/d-...ianggap-kurang
Bukti kecurangan
Riau24
Teropong senayang
Kopernasi
bodohpolitik
Untung ga diludahin bawaslu
"Nggak juga," ujar anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin saat dihubungi detikcom, Senin (20/5/2019).
Baca juga: Laporan TSM Ditolak Bawaslu, Gerindra: Bukti Apa pun Dianggap Kurang
Afif mengatakan tidak semua laporan yang masuk ke Bawaslu dinyatakan kurang bukti. Menurutnya, banyak laporan yang dilanjutkan proses pemeriksaanya.
"Iya, banyak juga kan kasus yang bisa dilanjutkan prosesnya," kata Afif.
Afif menyebut terkait dugaan kecurangan pemilu terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) perlu disampaikan bukti minimal 50 daerah. Selain itu disebutkan bukti yang disampaikan juga tidak dapat hanya berupa link berita.
"Ya pembuktian TSM kan sekurangnya di 50 daerah. Nggak bisa cuma link berita," sambungnya.
Baca juga: Penetapan Hasil Pilpres: Jokowi 55,50%, Prabowo 44,50%
Sebelumnya, Muzani mengaku tak terkejut dengan putusan Bawaslu. Ia mengatakan sudah menduga laporan BPN ke Bawaslu bakal dimentahkan.
"Sudah kita duga. Laporan apa pun pasti dianggap kurang (bukti). Jangankan ke Bawaslu, ke polisi juga semua kurang," ujar Muzani di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/5/2019).
Bawaslu menolak laporan BPN Prabowo-Sandi soal kecurangan TSM itu karena dianggap tidak didukung cukup bukti. BPN hanya melampirkan sejumlah tautan berita media daring (online) tanpa didukung bukti video/foto.
Muzani menyebut laporan BPN memang tak pernah ditanggapi serius. Ia memprediksi hal yang sama akan terjadi jika pihaknya mengajukan gugatan atas hasil Pemilu 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Diketahui, dalam pertimbangan, Bawaslu menyebut bukti-bukti yang diajukan BPN Prabowo-Sandi belum memenuhi kriteria TSM. Bukti yang diajukan BPN Prabowo-Sandi di antaranya berupa link berita.
https://www.detik.com/news/berita/d-...ianggap-kurang
Bukti kecurangan
Riau24
Teropong senayang
Kopernasi
bodohpolitik
Untung ga diludahin bawaslu
widyadewa dan 4 lainnya memberi reputasi
3
2.5K
26
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
694.4KThread•58.5KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya