Kaskus

News

lordandrasAvatar border
TS
lordandras
Said Aqil: Baru Kali Ini Pemilu Isunya Agama, Jangan Sampai Terulang
https://detik.com/news/berita/d-4542...ampai-terulang

Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Said Aqil Siroj menyebut isu agama diangkat selama Pemilu 2019. Ia berharap isu seperti ini tidak terulang di Pemilu selanjutnya.

"Baru kali ini Pemilu isunya kemarin agama. Ini mudah-mudahan jangan sampai terulang, cukup tahun ini. Ke depan Pemilu adalah adu program, bukan agama, bukan Islam non-Islam, bukan pendukung Islam anti-Islam, nggak. Itu sangat berbahaya," ujar Aqil di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019).

Ketum PBNU ini mencontohkan beberapa negara di Timur Tengah berkonflik karena isu agama. Aqil pun merasa heran jika cawapres Ma'ruf Amin dicap anti-Islam.

"Itu yang sudah jelas memecah belah masyarakat di Timur Tengah, di Irak, di Mesir, di Suriah, karena isu itu Islam anti-Islam. Kita luculah, terus terang saja kalau pasangan Jokowi-Kiai Ma'ruf Amin disebut anti-Islam, luculah. Masa Kiai Ma'ruf anti-Islam?" kata Aqil
Oleh sebab itu, ia berharap Pemilu ke depan memetik pelajaran dari Pemilu 2019.

"Mudah-mudahan pelajaran yang sangat berharga Pemilu sekarang dengan isu agama, yang akan datang jangan sampai," kata Aqil.

Aqil juga menanggapi soal aksi di depan gedung KPU untuk mendiskualifikasi capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin. Mewakili PBNU, ia menegaskan ormasnya menekankan pentingnya menjaga persatuan.

"Ya itu urusan mereka, ada jalurnya, ada Bawaslu, ada MK nanti. Kita cuma sebagai ormas ini yang penting menjaga keutuhan masyarakat, kembali kepada ukhuwah nasional, ukhuwah wathaniyah," ujar Aqil
reid2Avatar border
reid2 memberi reputasi
1
2K
26
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
692KThread57.2KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.