Kaskus

News

sriarvaniaAvatar border
TS
sriarvania
Setahun Menuju Swasembada Kedelai

Spoiler for sukses:



Tahun 2020 ini Kementerian Pertanian (KEmentan) mencanangkan Indonesia bisa swasembada kedelai. Untuk mencapai ambisi tersebut, Kementan menargetkan penambahan luas tanam kedelai secara nasional. Contohnya target di Jawa Barat pada 2019 ini yang mencapai 150.000 hektar. Jumlah itu mengalami kenaikan 50 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya 100.000 hektare.

Berdasarkan data dari Kementan, target luas tanam kedelai nasional di 2019 ini adalah 1,8 juta hektare. Angka itu meningkat dari target luas tanam di tahun 2018 lalu yang mencapai 1,2 juta hektare. Artinya tahun ini ada peningkatan target luas tanam nasional sekitar 33 persen.

Rujukan

Pertanyaannya adalah, apakah kenaikan luas tanam itu bisa mewujudkan target swasembada kedelai di 2020 mendatang? Karena kebutuhan kedelai nasional setiap tahun masih berkisar di angka 2 juta ton. Sedangkan menurut hitung-hitungan kasar, bila target produktivitas tercapai 100 persen dengan rata-rata 1,5 ton per hektare saja, masih ada defisit kebutuhan sebanyak setengah juta ton. Artinya, Indonesia harus memiliki luas tanam kedelai sebesar 2 juta hektare dan produktivitas 100 persen yang dalam praktek pertanian hampir mustahil bisa tercapai. Karena pasti ada saja gangguan dan hambatan.

Sedangkan menurut Kementan sendiri, mereka baru bisa mengintervensi target penanaman seluas 1 juta hektare. Sedangkan sisa 800.000 hektar harus didukung oleh swadaya petani.

Sampai titik ini, wajar bila kita pesimistis target swasembada kedelai di 2020 akan bisa tercapai.

Berkaca dari sejarah, Indonesia memang pernah mencapai swasembada kedelai. Pada 1992 di mana kebutuhan 1,67 juta ton bisa ditutupi oleh produksi yang mencapai 1,77 juta ton. 

Kalau mengacu pada hitungan Kementan, Provinsi Jawa Barat diperkirakan bisa menjadi salah satu daerah utama penunjang pencapaian target swasembada tersebut. Provinsi ini bisa menyumbangkan setidaknya 10 persen dari pemenuhan kebutuhan kedelai nasional. Karena pada tahun lalu, luas tanam di Jawa Barat ditargetkan mencapai 100 ribu hektare dan itu bisa terpenuhi. Oleh karena itu, ada optimisme target 150 ribu hektare pada tahun ini bisa tercapai juga. Apalagi potensi budi daya kedelai di Jabar masih sangat besar dan didukung oleh pangsa pasar yang masih terbilang tinggi. Saat ini kebutuhan kedelai masyarakat Jabar masih mencapai 35.000 ton per tahun. Namun jumlah itu baru bisa tertutupi sampai 40 persen oleh produksi kedelai lokal.

Walau sepertinya ada yang terluput dari hitungan Kementan. Target luas penanaman memang bisa terpenuhi. Tapi minat petani sendiri, nampaknya tidak ikut diprediksi. Karena kondisi nyata di lapangan menunjukkan, minimnya produksi kedelai terutama dipicu minat petani dalam budi daya tanaman tersebut. Sejauh ini, budi daya kedelai masih sebatas dilakukan dalam sistem tumpang sari atau sebagai tanaman penyelang.

Selain itu, harga jual kedelai lokal juga masih rendah sehingga petani masih belum termotivasi untuk membudidayakan kedelai secara serius.

Selama faktor motivasi bertanam kedelai tidak teratasi, akan mustahil rasanya Indonesia bisa swasembada. Karena penambahan luas wilayah tanam saja tidak akan cukup. Karena siapa pula yang ingin bercocok tanam di situ bila petaninya tidak termotivasi?



Spoiler for motivator petani:


tien212700Avatar border
tien212700 memberi reputasi
1
1.3K
1
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
695.1KThread58.8KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.