Kaskus

News

lupa.bapakAvatar border
TS
lupa.bapak
Sri Mulyani Jawab Cap 'Menteri Pencetak Utang' dengan Hattrick Gelar Menkeu Terbaik
Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati kembali dinobatkan sebagai Menkeu Terbaik di Asia Pasifik Tahun 2019 versi majalah keuangan FinanceAsia.

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia (World Bank) ini sebelumnya sempat dikritik dan dicap sebagai 'Menteri Pencetak Utang' oleh Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

"Kalau menurut saya, jangan disebut lagi lah ada Menteri Keuangan, mungkin Menteri Pencetak Utang. Bangga untuk utang, yang suruh bayar orang lain," ujar Prabowo dalam acara dukungan alumni perguruan tinggi di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini, Jakarta Timur, Sabtu (25/1/2019) silam.

Sejak diberi 'gelar' baru itu, Sri Mulyani tidak pernah secara langsung menanggapi. Tanggapan paling jelas hanya dalam bentuk senyuman. Sampai seminggu kemudian, wanita kelahiran 1962 ini merilis puisi terkait sebutan kurang elok tersebut.

Baca juga: Prabowo Sebut Menteri Pencetak Utang, Sri Mulyani Balas Pakai Puisi

Hari ini, Kamis (4/4/2019), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) merilis keterangan pers yang menyebut Sri Mulyani kembali dinobatkan sebagai Menkeu Terbaik di Asia Pasifik 2019.

Sebelumnya, FinanceAsia telah menobatkan Sri Mulyani sebagai Menkeu terbaik se-Asia Pasifik pada tahun 2017 dan 2018. Artinya, istri dari Tonny Sumartono ini sudah tiga tahun berturut-turut jadi Menkeu Terbaik di Asia Pasifik. Hattrick!

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Nufransa Wira Sakti mengungkapkan, menurut FinanceAsia Sri Mulyani berhasil membawa perekonomian Indonesia ke arah yang lebih baik, dengan mencatatkan defisit anggaran terendah dalam enam tahun terakhir pada 2018 (1,7% dari Produk Domestik Bruto).

"Melalui program Amnesti Pajak yang diluncurkan pada tahun 2016-2017, Menkeu Sri Mulyani juga berhasil meningkatkan kepatuhan pajak (tax compliance), yang pada akhirnya berhasil meningkatkan penerimaan perpajakan," ungkap Nurfransa dalam keterangan tertulis.

Melalui Global Green Sukuk, kata Nurfrasa, Sri Mulyani juga mengantarkan Indonesia menjadi negara Asia pertama yang menjual green bonds, surat utang yang digunakan secara spesifik untuk membiayai proyek-proyek untuk iklim dan lingkungan, yang terjual hingga US$ 1,25 miliar.

"Selain itu, di tengah pelemahan nilai tukar seiring perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, Pemerintah bersama Bank Indonesia juga dinilai berhasil menjaga stabilitas nilai tukar rupiah," jelasnya.

FinanceAsia ini melakukan penilaian dengan melihat bagaimana para Menteri Keuangan tersebut mengelola keuangan negara dalam kurun waktu satu tahun di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi dan geopolitik global.

Baca juga: Luhut Bicara soal Menteri Terbaik Dibilang Tukang Ngutang

Menempel Sri Mulyani, Carlos Dominguez dari Filipina menduduki peringkat kedua di daftar bergengsi ini. Sedangkan peringkat ketiga ada Heng Swee Keat dari Singapura; peringkat empat Josh Frydenberg dari Australia; peringkat lima Paul Chan dari Hong Kong, dan peringkat enam Piyush Goyal dari India.

Kemudian peringkat tujuh Liu Kun dari China; peringkat delapan Hong Nam-Ki dari Korea Selatan; peringkat Sembilan Lim Guan Eng dari Malaysia; peringkat sepuluh Apisak Tantivorawong dari Thailand; peringkat sebelas Su Jain-Rong dari Taiwan; dan terakhir Taro Aso dari Jepang.

(ang/zlf)

https://m.detik.com/finance/berita-e...source=Twitter

Congrats..selamat..
Bowok mampus kelaut aja
tien212700Avatar border
tien212700 memberi reputasi
3
1.5K
7
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
696.1KThread•59.4KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.