Survei terbaru dari Alvara Research Center mengungkap elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin masih unggul dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf secara umum sebesar 53,9 persen, Prabowo-Sandi hanya 34,7 persen dengan 11,4 persen responden belum memutuskan pilihan.
Alvara Research Center merilis hasil survei terhadap elektabilitas calon presiden dan calon wakil presiden pada Pilpres 2019. Hasilnya, pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin unggul 19,2% atas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Survei dilaksanakan pada 22 Februari-2 Maret 2019 kepada 1.201 responden yang berusia 17 tahun ke atas dan memiliki hak pilih menggunakan metode multistage random sampling dengan melakukan wawancara. Margin of error dalam survei ini plus-minus 2,88% dengan tingkat kepercayaan 95%. Survei ini dilakukan sebelum Ketum PPP Romahurmuziy alias Rommy terjaring OTT KPK.
"Elektabilitas pasangan Joko Widodo-KH Maruf Amin sebesar 53,9 %, sementara elektabilitas pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebesar 34,7%. Di mana yang belum memutuskan sebesar 11,4%," ujar CEO dan Founder Alvara Research Center, Hasanuddin Ali, dalam keterangan tertulis, Jumat (25/3/2019).
Baca juga: Survei Konsep Indonesia: Jokowi-Ma'ruf 54,8% Vs Prabowo-Sandi 34,1%
Hasanuddin mengatakan, dibandingkan hasil survei yang dilakukan pada Desember 2018, baik Jokowi-Ma'ruf maupun Prabowo-Sandiaga sama-sama sedikit mengalami penurunan. Hal itulah yang membuat undecided voters mengalami peningkatan.
"Bulan Desember, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 54,3%. Sementara Prabowo-Sandi sebesar 35,1%. Sedangkan undecided voter-nya sebesar 10,6%," katanya.
Menurut Hasanuddin, melihat tren elektabilitas dari Agustus 2018 hingga survei keempat pada akhir Februari, persentase elektabilitas masih bisa berubah dalam satu bulan ke depan. Namun hal itu diprediksi tidak akan mengubah posisi.
"Persentase elektabilitas pasangan kandidat dalam 1 bulan mendatang bisa saja berubah, namun diprediksi tidak akan mengubah posisi, kondisi ini berlaku jika tidak ada sebuah perlakuan maupun peristiwa yang merubah persepsi, perilaku, dan emosional pemilih," ujar Hasanuddin.
Baca juga: Polmark: Elektabilitas Gabungan Koalisi 01 67,4%, Elektabilitas Jokowi 40,4%
Berikut ini hasil enam survei terakhir:
1. PolMark Indonesia
Waktu: Oktober 2018-Februari 2019
Jumlah responden: 32.560 orang
Hasil:
1. Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 40,4%
2. Prabowo-Sandiaga Uno: 25,8%
3. Swing voters: 33,8%
2. Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA
Waktu: 18-25 Februari 2019
Jumlah responden: 1.200 orang
Hasil:
1. Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 58,7%
2. Prabowo-Sandiaga Uno: 30,9%
3. Swing voters: 9,9%
3. Survei Cyrus Network
Waktu: 18-23 Januari 2019
Jumlah responden: 1.230
Hasil:
- Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 57,5%
- Prabowo Subianto-Sandiaga: 37,2%
- Belum memutuskan dan tidak menjawab: 5,3%
4. Survei Indomatrik
Waktu: 21-26 Januari 2019
Jumlah responden: 1.800
Hasil:
- Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 47,97%
- Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 44,04%
- Swing voters: 7,99%
5. Survei Celebes Research Center (CRC)
Waktu: 23-31 Januari 2019
Jumlah responden: 1.200
Hasil:
- Jokowi-Ma'ruf Amin 56,1%
- Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 31,7%
- Tidak tahu atau tidak menjawab 12,2%
6. Survei Konsepindo
Waktu: 17-24 Februari 2019
Jumlah responden: 1.200
Hasil:
- Jokowi-Ma'ruf 55,0 persen
- Prabowo-Sandi 33,2 persen
- Undecided voters 11,8 persen
https://news.detik.com/berita/d-4469...ded-voters-114
Alhamdulillah, semoga lancar dan sukses buat pemilu besok...