Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

silviaaa444Avatar border
TS
silviaaa444
Menonton Pertunjukan Teater yang Magical dari Yogyakarta
Siapa sih yang nggak kenal Papermoon Puppet Theater, teater boneka yang berasal dari Yogyakarta, yang namanya semakin melambung setelah penampilannya di film AADC 2. Padahal sebelumnya Papermoon memang sudah lama eksis, tapi mungkin belum banyak diketahui oleh masyarakat dalam negeri. Mungkin hanya orang-orang yang tertarik di bidang pementasan, atau yang tinggal di Yogyakarta saja yang tahu. Padahal nama mereka sudah dikenal di luar negeri ini. Mereka sering banget pentas di luar Indonesia, bahkan menjadi dosen tamu di kampus-kampus luar sana.


Quote:


Tapi kali ini ane nggak mau ceritain siapa dan apa itu Papermoon, karena mungkin udah banyak yang bahas ya. Ane mau cerita tentang pengalaman menonton teater boneka ini untuk yang kesekian kalinya, karena emang ane sesuka itu sama mereka. Tapi ada yang beda dengan pertunjukan kali ini. Ane menyaksikannya sendirian.


Beberapa hari sebelum tiket box dibuka, ane bertanya-tanya dulu sama temen, apakah ada yang mau nonton atau tidak. Harga tiket pertujukan Papermoon sendiri memang cukup priceyuntuk harga di Yogyakarta. Tapi menurut ane sangat worth it dengan harga segitu bisa mendapatkan pertunjukan sekelas Papermoon. Karena akhirnya sobat misqueen ane nggak ada yang bisa menemani, yasudahlah... Noton sendirian juga nggak masalah kok. Karena ane juga memang sudah jauh hari menyipakan uang untuk membeli tiket pertunjukan mereka. Jadi lah ane notnon sendirian.


Quote:


Sebenarnya kalau nonton film ke bioskop sendirian sih udah biasa, tapi kalau nonton teater sendirian, jujur ya, ini baru pertama kali. Dan rasanya ya biasa aja sih sebenernya. Nggak ada yang salah juga kan. Hehehehe.


Tiket box dibuka dengan dua jalur, online dan offline. Ane pilih offline yang bisa dibeli kalau nggak salah sekitar jam 10 atau jam 9 pagi di  Jogja National Museum (JNM). Sedangkan online sepertinya jam bukanya juga sama, tapi jalur tersebut khusus diperuntukkan yang sedang berada di luar kota Yogyakarta agar semua kebagian dan adil. Tapi kalau tidak salah, hanya sekitar 1 jam tiket online sudah ludes terjual. Anteran tiket offline pun juga nggak jauh berbeda. Ane datang tepat tiket box dibuka, dan saat itu udah banyak yang mulai antre. Tapi beruntung ane bisa mendapatkan tiketnya.


Saat pembelian tiket, bisa milih juga mau beli bukunya juga atau nggak. Ane beli karena emang sesuka itu sih hehe. Sekalian buat support mereka yang mau ngadain pentas boneka di akhir tahun 2018 kemarin. Buku itu isinya semacam ilustrasi atau visualisasi tentang cerita Puno Letters To The Sky. Jujur baca dan lihatnya aja ane nangis. Entah mungkin karena ceritanya terlalu relate dengan kehidupan atau karena emang terharu.


Oke Skip. Lanjut ke hari H pertunjukkan.


Saat itu ane datang di hari ke-2 pertunjukan. Fyi, Papermoon menampilkan Puno Letters To The Sky dalam tiga hari. Penonton diminta untuk datang satu jam sebelum pementasan dimulai. Pentas ini di selenggaran di auditorium IFI-ILP Sagan Yogyakarta, di sekitar belakang Galeria Mall. Ane nggak mau ketinggalan dan cepet-depet dateng dong, satu jam lebih dikit sebelum pentas dimulai ane sudah di tempat  dan pengunjung pun udah mulai banyak yang berdatangan. Karena seatnya nggak bisa milih dan cepet-cepetan gitu buat dapet tempat yang strategis untuk nonton.


Pas registrasi ulang, penonton dapet amplop yang manis banget. Isinya adalah katalog tentang pertunjukan Puno Letters To The Sky ini.


Quote:


Setelah menunggu, antrean masuk menuju studio pun dimulai. Akhirnya ane mendapatkan tempat yang cukup strategis di dalam. Selama pertunjukan, penonton diminta untuk tidak merekam, memotret, atau menyalakan handphone. Karena tim Papermoon Puppet Theater ingin agar penonton benar-benar menikmati pertunjukkan dengan mata dan hati, bukan dengan kamera. And it works.


Quote:


50 menit pentas berlangsung, emosi semacam diaduk-aduk. Ketawa, sedih, menangis, terharu, marah, tersenyum. Semuanya! Sekali lagi, nggak tau sih apakah ini karena ceritanya sangat relate dengan ane atau karena ane memang sesuka itu dengan Papermoon jadi nggak bakalan kecewa dengan pentas mereka.... Entahlah.


Puno Letters To the Sky sendiri bercerita tentang seorang anak perempuan bernama Tala yang ditinggal mati oleh ayahnya yang bernama Puno. Garis besar cerita dalam pentas ini adalah bagaimana bisa menerima kematian orang yang benar-benar dekat dan kita cintai, dan bagaimana  menghadapi sebuah kehilangan.


Papermoon Puppet Theather selalu menyajikan pertunjukan tanpa dialog, juga dengan boneka yang bermata kosong tanpa ekspresi, namun bisa diisi emosi oleh puppeter yang memeragakannya. Juga diiringi oleh lighting dan musik yang begitu selaras. Selain itu juga ada beberapa adegan yang menggunakan teknik bayangan. Menurut ane sendiri Papermoon selalu menyajikan sesuatu yang baru dan berbeda disetiap pementasan yang disajikan.


Quote:


Setelah pementasan selesai, bukan Papermoon namanya kalau nggak mengajak para penonton untuk memasuki set tatanan panggung. Tapi kali ini ada kejutan yang berbeda. Sebelumnya, saat lampu-lampu mulai menyala, kapal-kapal berisi surat mulai turun dari atas. Surat-surat tersebut adalah suara dari orang-orang yang merasa kehilangan dan ditinggalkan untuk orang yang sudah lama mereka rindukan karena dipisahkan oleh kematian. Fyi, jauh hari sebelum pementasan dimulai Papermoon memang menyediakan ruang buat siapaun yang mau menuliskan apapun untuk orang yang sudah lama berpisah dengan mereka karena kematian.


Quote:


Sebenarnya cerita yang dibawakan oleh Papermoon ini sangat sederhana tapi nggak tau kenapa ya bisa sedalam ini. Selain cerita Puno Letters To The Sky, ane paling suka sama pentas mereka yang berjudul Secangkir Kopi dari Playa yang nggak kalah keren. Menurut ane, semakin lama Papermoon ini semakin matang dan dewasa, selalu aja ada yang baru dan nggak sama dari pertunjukkan sebelumnya. Keren!

emoticon-Mewek

Satu kata untuk setiap pertunjukan yang Papermoon Puppet Theater sajikan: Magical!


3
1.3K
11
GuestAvatar border
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The LoungeKASKUS Official
923.3KThread84.1KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.