president.trumpAvatar border
TS
president.trump
Sambil Menangis, Anak Amien Rais Tasniem Fauzia Rais Curhat kepada Rocky Gerung
Sambil Menangis, Anak Amien Rais Tasniem Fauzia Rais Curhat kepada Rocky Gerung di Hadapan Bapaknya
Selasa, 26 Februari 2019 23:52





Tasniem Fauzia Rais





SURYA.co.id - Anak Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Tasniem Fauzia Rais terlihat menangis saat bertanya pada pengamat politik Rocky Gerung.

Hal itu terjadi saat Rocky Gerung memberikan diskusi di Gedung Adi Tv, Jogjakarta, Jumat (22/2/2019) lalu.

Acara yang juga ditayangkan live oleh YouTube Adi Tv Official ini selain menghadirkan Rocky Gerung, ada pula Amien Rais dan anaknya, Hanum Rais sebagai moderator.

Sementara tangisan Tasniem itu mulanya bertanya setelah diberikan kesempatan oleh kakaknya, Hanum Rais.

"Yang perempuan, boleh deh itu yang mirip saya," kelakar Hanum Rais pada adiknya.

"Bung Rocky nama saya Tasniem Fauzia seorang emak-emak beranak dua," ujar Tasniem disambut tepuk tangan para hadirin.

"Saya merasakan begitu mahalnya sekarang barang-barang bahan pokok," kata Tasniem.

Ia tak melanjutkan perkataannya dan terlihat meneteskan air mata.

Tasniem terbata-bata dan mengusap air matanya terlebih dahulu sebelum melanjutkan berbicara.

Saat melanjutkan pertanyaannya, Tasniem masih terdengar menahan air matanya.


"Nomor satu saya mau tanya sama Bang Rocky, gimana sih kita bisa meyakinkan para milenial yang mungkin mereka enggak kuliah, jadi mereka mungkin hanya attach to sosmed which is there so many hoax over there?," kata Tasniem.

"Gimana kita meyakinkan mereka dalam kurun waktu satu setengah bulan, apakah itu mungkin?."

Setelahnya, Tasniem melanjutkan bertanya pada narasumber lain yakni ayahnya sendiri, Amien Rais.

"Kemudian second question saya akan bertanya pada Pak Amien Rais."

"Pak di luar sana banyak sekali orang-orang yang S2, S3, banyak juga yang ustaz, ulama, tapi dengan pendidikan mereka."

"Kenapa sih kok mereka bisa-bisanya seperti tanda kutip ya pak, munafik gitu, seperti jual agama, nah itu saya enggak habis pikir itu sudah tidak bisa lagi dinalar dengan akal sehat," ujar Tasniem.


Rocky Gerung lalu menjawab pertanyaan Tasniem dengan memberikan contoh kasus yang sama seperti yang terjadi di Eropa.

"Saya kira kalau kita gabung seluruh program bangsa ini ada di pertanyaan itu tu," ujar Rocky Gerung.

"Saya jawab secara historis, kecemasan yang sama juga pernah ditanyakan oleh publik dunia dalam bentuk lain, kenapa Eropa pernah masuk ke jebakan kedung*an sehingga terjadi rasisme selama rentetan kekejaman perang."

"Filsuf yang menjawab sejarah dunia tentang politik, Eropa itu mengalami jalan buntu karena pemimpinnya separuh-separuh, separuh punya pengetahuan separuh ingin pamer, separuh punya kekuasaan tapi arogan, separuh sholeh tapi ingin masuk surga, jadi di antara kaum yang separuh-separuh ini lah bangsa ini mengalami keterpurukan," ujar Rocky.

Diberitakan sebelumnya, dalam acara yang sama, Hanum Rais juga memberikan imbauan untuk para hadirin agar tak mengaitkan dengan politik dalam diskusi itu.

Mulanya, Rocky muncul dari belakang panggung dengan mengangkat jari telunjuk dan jempolnya.

Hadirin langsung bersorak melihat Rocky melakukan simbol tersebut.

"Jadi sudah melihat ya betapa ganasnya orang Jogjakarta ya Pak Rocky? Dan ini bukan cuman dari Jogja, ada yang dari Magelang, Temanggung, Solo, mungkin ada juga yang dari Manado," ujar Hanum Rais pada Rocky Gerung.

Rocky belum memberikan jawaban, ia hanya mengangkat tangan kanannya.

Lalu, banyak dari hadirin yang memberikan simbol yang biasa untuk mendukung paslon calon presiden (capres) Prabowo-Sandi, seperti yang dilakukan oleh Rocky Gerung di awal kedatangan.

"Eh enggak boleh gini-gini ya," ujar Hanum Rais sambil memperagakan gaya telunjuk dan jempolnya simbol contreng.

"Gini juga enggak boleh," larang Hanum lagi sambil mengangkat telunjuk dan jari tengah.

Hanum lalu memberikan alasan tak boleh memberikan simbol politik jari dukungan ke 02.

"Tenang dulu ya, kita tidak kampanye politik, kita kampanye akal sehat, setuju?," kata Hanum.

Hanum lalu menjelaskan soal tema yang dibahas pada hari itu.

"Berpolitik dengan Akal dan Nalar, kalau berangkat dari sini Bung Rocky sesungguhnya ini tema agak jadi-jadian, karena akal dan nalar ini sama-sama," ujar Hanum.




http://surabaya.tribunnews.com/2019/...aknya?page=all



Anak "Land Lord" Jogja, Kuliah di Singapura dan Jepang... sempat tinggal di Belanda.... Nangis termehek2 ngaku beli Sembako Mahal... emoticon-Ngakak

Gak Adek... Gak Kakak... Sama aja.... Sukak bikin Drama Menangis Termehek2.... emoticon-Ngakak

Ibarat Pepatah... Buah Busuk Jatoh Gak Jauh dari Pohonnya... Buah Busuk juga Jatoh Gak Jauh dari Buah Busuk Lainnya....




Diubah oleh president.trump 27-02-2019 03:17
manutdloyalist
tien212700
bhagarvani
bhagarvani dan 44 lainnya memberi reputasi
43
15.1K
203
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
icon
669.7KThread40.1KAnggota
Terlama
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.