Quote:
POJOKSATU.id, BOGOR – Para peserta Konvensi Rakyat di Sentul International Convention Center, Bogor, Minggu (24/2/2019), diminta untuk waspada selama kegiatan berlangsung.
Hal itu berkenaan dengan adanya kemungkinan penyusup yang masuk ke dalam lokasi yang datang dari pendukung Prabowo-Sandi.
Demikian disampaikan Direktur Penggalangan Pemilih Muda Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Bahlil Lahadalia.
Bahlil Lahadalia tak menginginkan ada pendukung pasangan capres-cawarpres nomor urut 02 itu menyusup acara dan berfoto dengan pose dua jari lalu diviralkan.
“Kalau ada yang angkat jari dua, dari atas sampai bawah, hajar,” kata Bahlil di hadapan ribuan peserta Konvensi Rakyat di SICC, Bogor, Jawa Barat, Minggu (20/2).
Ketua umum Himpungan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) itu juga mewanti-wanti peserta Konvensi Rakyat tidak membawa atribut atau spanduk dari luar.
Sebab, kata dia, panitia sudah menyediakan atribut di bangku masing-masing.
“Jangan bawa spanduk selain yang sudah kita sepakati,” kata dia.
Dia menambahkan, pendukung Jokowi-Ma’ruf harus militan. Dengan begitu, duet bernomor urut 01 itu bisa dengan mudah memenangi Pilpres 2019.
Sementara, Ketua Panitia Konvensi Rakyat Abdul Kadir Karding mengatakan, ada sekitar 30 ribu orang.
Mereka datang dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi untuk mendengarkan pidato kebangsaan Jokowi dan Kiai Ma’ruf.
“Kemudian ada 24 menteri dan 20 gubernur yang hadir,” kata Karding.
Sejumlah ketua umum partai politik juga tampak hadir di Konvensi Rakyat.
Antara lain Ketua Umum PKB Muhaimmin Iskandar, Ketua Umum NasDem Surya Paloh dan Ketua Umum Hanura Osman Sapta Odang.
https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2019/02/25/konvensi-rakyat-kalau-ada-angkat-jari-dua-sampai-hajar/amp/
Sesuai saran bapak jokowi relawan harus siap berkelahi
