Kaskus

Automotive

  • Beranda
  • ...
  • Otomotif
  • Hati-hati Odometer Mobil Bisa Diakali, Simak Solusinya Berikut Ini

officialgarasiAvatar border
TS
officialgarasi
Hati-hati Odometer Mobil Bisa Diakali, Simak Solusinya Berikut Ini
Salah satu poin penting ketika membeli mobil bekas adalah mengetahui berapa kilometer mobil tersebut. Akan tetapi apakah Sahabat yakin bahwa kilometer yang tertera asli ?

Buat Sahabat Garasi yang hendak membeli mobil bekas, jangan gampang mudah percaya dari jumlah jarak tempuh yang tertera pada odometer.

Karena pada kenyataanya praktik curang memalsukan angka odometer menjadi terlihat lebih rendah di mobil bekas sulit dihilangkan karena keuntungannya terlalu besar untuk diabaikan penjual. Angka odometer rendah pada mobkas merupakan faktor besar penentu harga jual.

Hati-hati Odometer Mobil Bisa Diakali, Simak Solusinya Berikut Ini
5 Tips Untuk Mengetahui Keaslian Odometer Mobil

Tidak jarang penjual mobil bekas yang tidak jujur memutar balik odometer demi menaikkan harga jual. Bagaimana mendeteksi mobil yang sudah tidak asli kilometernya?

Perhatikan 5 hal di bawah ini untuk memastikan keaslian kilometer mobil yang akan Sahabat beli.

1. Catatan Servis
Membeli mobil bekas dengan service record lengkap di bengkel resmi adalah cara paling efektif untuk meminimalisir kemungkinan manipulasi odometer. Cukup cek catatan servis terakhir pada buku servis, lalu hubungi bengkel untuk mengkonfirmasi record di bengkel tersebut sesuai dengan yang tertera di buku.

Sayangnya, banyak mobil tidak selalu service di bengkel resmi, bahkan tidak jarang juga yang buku/catatan servis sudah tidak ada. Jika buku servis tidak dapat dicek, maka Sahabat harus memeriksa keaslian kilometer dari kondisi fisik mobil.

2. Kondisi Fisik Mobil
Jarak tempuh mobil dapat kita ukur dari kondisi fisik nya. Mobil yang sudah menempuh jarak jauh, akan menunjukkan tanda pemakaian yang sulit untuk disembunyikan, terutama pada interior, mesin dan kaki-kaki.

Perhatikan apakah kondisi mobil menunjukkan tanda-tanda mobil sudah menempuh jarak jauh, seperti:

  • Interior: setir kusam atau aus, jok kulit kusam atau pecah-pecah, pedal aus
  • Mesin: ruang mesin berkerak, suara mesin kasar
  • Kaki-kaki: komponen kaki seperti bushing, boot, link stabilizer sudah aus atau pecah


Jika Sahabat menemukan salah satu tanda di atas, tetapi kilometer masih rendah, Sahabat perlu lebih berhati-hati.

3. Tahun Pembuatan Mobil
Perhatikan tahun pembuatan mobil. Apakah kilometer sesuai dengan usia mobil ? Untuk mobil niaga, rata-rata pemakaian mencapai kurang lebih 20.000 Km per tahun. Untuk mobil mewah yang dipakai hanya pada akhir pekan, perkiraan pemakaian sekitar 10.000 Km per tahun.

Jika kilometer mobil jauh lebih rendah dibandingkan dengan usia nya, jangan sungkan untuk bertanya lebih lanjut kepada pemilik kendaraan. Pastikan bagaimana pola pemakaian mobil tersebut, apakah pemilik merupakan pemilik pertama atau bukan.

4. Ban Mobil
Pada umumnya ban mobil perlu diganti setelah kilometer mobil mencapai 30 – 35.000 Km. Untuk itu Sahabat perlu perhatikan apakah semua ban mobil masih orisinil jika kilometer mobil masih di bawah angka tersebut.

Hal ini dapat Sahabat lakukan dengan mencocokan tahun pembuatan mobil dengan tahun ban. Jika ban mobil sudah tidak orisinil padahal kilometer masi rendah, Sahabat perlu menyelidiki lebih lanjut sebab ban tersebut diganti.

5. Bekas Congkelan (odometer analog)
Tip ini hanya berlaku untuk mobil yang odometer nya masih manual atau analog. Untuk memutar odometer analog, orang yang melakukan nya harus membuka atau mencongkel dashboard mobil.

Perhatikan apakah ada bekas congkelan pada dashboard, jika iya, ini mungkin indikasi bahwa odometer sudah diputar.

Hati-hati, Odometer Digital Mobil Seken Lebih Rawan Diakali

Beralih zaman, kini mobil modern pakai odometer digital. Namun, bukannya makin aman, teknologi itu malah bikin pemalsuan semakin rentan.

Dari pengakuan Chief Operating Officer Mobil88 Halomoan Fischer Lumbantoruan yang dilansir dari Kompas.com, lebih mudah mengakali odometer digital. Jasa untuk mengubahnya dikatakan cuma butuh modal Rp 250.000, uang segitu dinilai ringan jika misalnya penjual bisa untung Rp 5 juta gara-gara mobkas dikira bukan "mobil capek".

"Kalau yang digital, tinggal colok saja ke OBD. Sudah ada software-nya, tinggal pilih nomor cantik," terang Fischer.

Demikian tips cara mengetahui odometer mobil bekasmu dimanipulasi atau tidak. Semoga ke-5 tips di atas dapat mengurangi resiko Sahabat membeli mobil yang dicurangi. Namun bila Sahabat ingin membeli mobil bekas yang jelas kualitasnya, Sahabat bisa membelinya di Garasi.id dengan fitur Mobil Pilihan. Dengan Mobil Pilihan Sahabat bisa mendapatkan mobil bekas yang berkualitas karena mobil dalam kondisi tahun muda, kilometer rendah, dan sudah di Inspeksi yang dilakukan oleh ahli sehingga mobil memiliki laporan secara menyeluruh. 

Sumber : Garasi.id

Diubah oleh officialgarasi 20-02-2019 11:22
1
2.5K
3
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Otomotif
Otomotif
KASKUS Official
28.4KThread24.2KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.