News
Batal
KATEGORI
link has been copied
69
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c6c67157e3a727fa83eca7c/hukum-hakim-tolak-eksepsi-terdakwa-penganiaya-petugas-parkir-plaza-medan-mall
Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menolak eksepsi (keberatan atas dakwaan) yang diajukan terdakwa penganiaya petugas parkir di kawasan parkir Plaza Medan Mall. Selanjutnya, Hakim memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jacky Antonius Situmorang dan Toga untuk menghadirkan terdakwa. “Kita minta Jaksa untuk menghadirkan saksi-saksi. Terdakwa tetap dalam tahanan,” ujar hakim Erintuah ser
Lapor Hansip
20-02-2019 03:29

Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall

 Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall

 Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall

 Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall

 Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall


Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menolak eksepsi (keberatan atas dakwaan) yang diajukan terdakwa penganiaya petugas parkir di kawasan parkir Plaza Medan Mall. Selanjutnya, Hakim memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jacky Antonius Situmorang dan Toga untuk menghadirkan terdakwa.

“Kita minta Jaksa untuk menghadirkan saksi-saksi. Terdakwa tetap dalam tahanan,” ujar hakim Erintuah seraya mengetuk palu saat persidangan dugaan kekerasan dan pengancaman di muka umum dengan memakai kekuatan bersama-sama kepada orang lain di Pengadilan Negeri (PN) Medan di Ruang Cakra VIII, Kamis petang (31/1/2019).

Dalam putusan sela tersebut majelis hakim yang diketuai Erintuah Damanik menolak eksepsi yang diajukan terdakwa Robert Yakob, 33, melalui penasehat hukumnya.

Persidangan ditunda hingga Senin tanggal 4 Februari 2019 mendatang. Sidang ini digelar tiap Senin dan Kamis. Sebelumnya, JPU telah melakukan eksekusi terhadap terdakwa Robert ke Rutan Klas I A Tanjung Gusta Medan.

“Kita sudah melakukan eksekusi terhadap terdakwa Robert Yakob pada Senin (14/1) malam,” kata JPU Jacky. Jacky melakukan eksekusi karena ada penetapan dari majelis hakim yang diketuai oleh Erintuah Damanik. “Setelah dikeluarkan penetapan, malam itu langsung kita hubungi orang Rutan dan menahan terdakwa. Kalau tidak (ditahan) bisa-bisa lari terdakwa,” tandas JPU dari Kejari Medan itu.

Dalam dakwaan JPU Jacky Antonius Situmorang, bahwa terdakwa Robert Yakob warga Jalan Pusat Pasar Nomor 101 Kelurahan Pusat Pasar Kecamatan Medan Kota melakukan pengancaman dengan kekerasan di muka umum.

Dijelaskan Jaksa, pada Selasa tanggal 16 Januari 2018, Sandi Prandana selaku korban sedang bertugas jaga parkir di kawasan parkir Plaza Medan Mall Jalan MT Haryono Kecamatan Medan Kota. Kemudian, terdakwa Robert Yakob hendak keluar dari lokasi parkiran dengan mengendarai satu unit mobil Innova BK 99 NI. Ketika itu, supir Robert memberikan karcis parkir kepada korban.

Selanjutnya, karcis parkir tersebut saksi korban scan dan pintu portal pun terbuka. Korban meminta uang parkir sebesar Rp 5.000 kepada supir terdakwa sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh pihak perusahaan. Namun, supir terdakwa merasa sudah membayar uang parkir.

“Sama siapa,” tanya korban. Tiba-tiba terdakwa yang duduk di belakang membuka kaca mobilnya. “Uang apa lagi, gak ada lagi ini hitungan parkir perjam-jam, ini udah normal,” kata terdakwa. “Setiap bapak keluar dari lokasi parkir, bapak dikenakan biaya parkir Rp 5.000 untuk sekali keluar area parkir,” jawab korban. “Saya gak mau bayar kenapa rupanya, apa kau,” tantang terdakwa.

Kejadian itu dilaporkan korban kepada atasannya bernama Manahan Silaen. Kemudian, Manahan menyuruh korban untuk menutup kembali pintu portal tersebut agar mobil milik terdakwa tidak bisa keluar. Melihat itu, terdakwa turun dari mobilnya dan mendatangi korban. “Awas kalian ya,” ancam terdakwa.

“Awas apa,” jawab korban. “Ich, melawan kali kau, awas kau ya, siapa nama kau, belum tau kau siapa aku, pergi kau dari sini, cabut kau, kau liat nanti ya ?,” ucap terdakwa dengan nada keras.

“Perkataan terdakwa tersebut terdengar oleh Suyono yang berjarak kurang lebih 15 meter dari lokasi. Karena teriakan dengan nada keras tersebut sebahagian warga pusat pasar berdatangan dan berkumpul mengelilingi korban,” ujar Jacky.
Kemudian terdakwa pun pergi meninggalkan mobil miliknya dan memanggil teman-temannya yang korban ketahui merupakan warga pusat pasar. Alhasil, warga pusat pasar semakin ramai datang dan berkumpul mengelilingi korban.

Karena sudah ramai, korban memanggil pimpinannya bernama Edwinsyah. Karena merasa takut, korban membuka pintu portal hingga terdakwa mengeluarkan mobilnya tanpa membayar uang parkir.
“Korban yang merasa dirinya terancam membuat laporan pengaduan ke Polrestabes Medan. Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 336 ayat (1) KUHPidana,” cetus JPU dari Kejari Medan itu. (rel/lm)

https://geosiar.com/2019/02/01/hakim...za-medan-mall/
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Jalan Pusat Pasar adalah jalan umum resmi sesuai aturan perda yang BERADA DI SEBELAH KIRI DAN KANAN BATAS WILAYAH MEDAN MALL, DIMANA PERUSAHAAN MUKAPETAK SUMUT SENGAJA MEMBUAT PORTAL TAMBAHAN DILUAR BATAS WILAYAH MEDAN MALL, YANG MENUTUPI SELURUH BADAN JALAN UMUM PUSAT PASAR

BUKTI :

CONTOH DARI DUA GERBANG PORTAL MEDAN MALL YANG BERADA DI LUAR WILAYAH MEDAN MALL, YANG MENGHADAP KE JALAN MT HARYONO

 Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall

 Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall

Jalan pusat pasar dan perumahan warga sudah ada jauh SEBELUM MEDAN MALL BERDIRI, JALAN PUSAT PASAR BERADA TEPAT DI SAMPING WILAYAH PARKIRAN MEDAN MALL, DIMANA PERUSAHAAN BEKING ORMAS MUKAPETAK SENGAJA MEMPORTAL JALAN UMUM KARENA UNDANG2 DAN HUKUM DIKUASAI MEREKA, TERMASUK EKS MOBIL DINAS DPRD SUMUT SEMUANYA DIKANGKANGIN AMPI

http://medan.tribunnews.com/2018/08/...dikuasai-ormas

https://www.inews.id/daerah/sumut/ba...medan-menjerit

https://www.kaskus.co.id/thread/5ae6...gini-mahalnya/

Modus PT mukapetak parkir medan mall sangat mirip dengan modus tradisional mukapetak yang punya rumah tepi jalan:
1.Tahun pertama, taruh deretan pot bunga depan pagar
2. Tahun keduax, pagarnya pindah ke tepi luar, menutupi deretan pot bunga nya
3. Tahun ketigax, deretan pot bunganya dia pindahin lagi ke tepi luar pagarnya (yang sebenarnya sudah dipindahkan sebelumnya)
Terus begitu sampai halaman nya tambah luas makan badan jalan emoticon-Ngakak (S)

Ingat kawan, semua tionghoa medan WAJIB bayar parkir di rumah sendiri sebesar jutaan setiap bulan, ,kalau tidak bayar, maka portal yang menutup jalan umum depan rumah tidak akan dibuka, kalau marah maka dipidana oleh pemerintah mukapetak sumut emoticon-Sundul Up

Dan bansos kemaren di medan, jukir liar mukapetak yang omzet nya seratus ribu an per hari, dan tidak bayar pajak, ketawa ketiwi cerita bini nya dapat bansos dari uang pajak kita , berkat dukungan ormas setempat, karena dia penghuni kampung liar bantaran sei taik deli, tinggal puluhan tahun di atas tanah negara, dgn listrik colong abadi, sekalian jadi sumber banjir abadi buat semua WNI pembayar pajak emoticon-Sundul Up

Ayo bayar pajak lae ke NKRI, sebuah negara yang kalah total dari preman makpetak sumut, negara lemah yang martabat dan kedaulatan nya diberakin makpetak sumut yang terkenal hingga ke propinsi2 lain emoticon-2 Jempol

Dan jangan lupa, membentak preman makpetak ngangkang sumut TANPA KONTAK FISIK DAN TANPA VISUM termasuk PENGANIAYAAN YG LANGSUNG DIPENJARA

sementara kalau makpetak ngangkang sumut pukul tonjok tendang cimed manula TIDAK TERMASUK PENGANIAYAAN, HANYA PELANGGARAN RINGAN YANG TIDAK DIPENJARA

 Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall

 Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall

 Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall

Mau ini menimpa propinsi anda ? segera terima petakngangkang sumut masuk ke propinsi masing? emoticon-2 Jempol

Petisi Gara gara Petak Sumut Negara Jadi Kebon Binatang
Diubah oleh luko.belita
profile-picture
bani.malas memberi reputasi
17
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 3
Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall
20-02-2019 03:52
aturannya jelas... tiap parkir di mall ya bayar. ga mau bayar ya jangan datang ke mall itu. gitu aja kok repot emoticon-Smilie

kalo gitu doang sudah main kekerasan ya memang rempong banget tuh orang.
Diubah oleh EnzoMan
profile-picture
introvertpsycho memberi reputasi
2 7
-5
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall
20-02-2019 04:01
Quote:Original Posted By luko.belita
makanya baca berita nya dengan benar, dia parkir rumah sendiri kok, bukan di mall, sorry berita nya bahasa Indonesia, bukan bahasa petaksumut emoticon-Leh Uga


Baca komen ane yang benar juga. Ane tulis mampir, berarti kalo mampir ditagih parkir ya dianya bawa kendaraan. Kamu bayar parkir tidak selalu harus berhenti dan parkir. Itu aturan mall zaman now. Kamu masuk area parkir tapi kebingungan dan akhirnya keluar setelah 5 menit pun tetap bayar. Apalagi jelas tertulis ada karcis parkir.

Penjelasan bisa dengan mulut, baik-baik. Gak usah dengan cara marah-marah apalagi kekerasan. Gak salah hakim memvonis.

Itu bahasa Indonesia lho komenku.

Kubalikin batamu itu emoticon-Smilie ga usah sok ngebata seolah paling paham berita ya. Kamu sama terdakwa mentalnya sama aja. Aku ini cuma balikin batamu emoticon-Smilie
Diubah oleh EnzoMan
profile-picture
introvertpsycho memberi reputasi
1 0
1
Lihat 5 balasan
Memuat data ..
Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall
20-02-2019 04:28
Kalo gak punya garasi ya gak usah punya mobil
Parkiran mall juga peruntukannya buat pengunjung moll,bukannya buat warga sekitar

Kan kasian pengunjung moll kalo parkirannya udah dipenuhi kendaraan warlok
Dan kalau warlok dapat dispensasi boleh parkir di parkiran moll, ya jangan nyolot dengan biaya parkirnya

emoticon-Traveller
profile-picture
introvertpsycho memberi reputasi
1 5
-4
Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall
20-02-2019 04:28
budaya lokal yg mesti dipertahankanemoticon-Ngakak (S)
0 0
0
Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall
20-02-2019 04:33
yang gw heran sudah ada karcis parkir, sudah bayar ke petugas gak resmi ngakunya? di portal petugas resmi gak bayar jadi cekcok ?
itu kawasan parkir mall atau jalan umum sich?
gak kenal area jadi gak tau nich siapa yang salah emoticon-Hammer2
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall
20-02-2019 04:57
ada karcis ya harus bayar lah.
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall
20-02-2019 05:10
Quote:Original Posted By khloekarmike
Kalo gak punya garasi ya gak usah punya mobil
Parkiran mall juga peruntukannya buat pengunjung moll,bukannya buat warga sekitar

Kan kasian pengunjung moll kalo parkirannya udah dipenuhi kendaraan warlok
Dan kalau warlok dapat dispensasi boleh parkir di parkiran moll, ya jangan nyolot dengan biaya parkirnya

emoticon-Traveller


ih ih ih...
udah berkali2 dibilang dia parkir rumah sendiri, yang dipalang itu jalan umum.

makanya situ abang kutanya, mau ga kau bayar parkir rumah sendiri kek gitu??

udah benar pelaku melawan itu cuma salah aja caranya.
7 1
6
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall
20-02-2019 05:11
IF YOU LISTEN TO FOOL...
PETACH RULESSS....emoticon-Kaskus Radio
5 1
4
Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall
20-02-2019 05:32
Quote:Original Posted By roninthirst
yang gw heran sudah ada karcis parkir, sudah bayar ke petugas gak resmi ngakunya? di portal petugas resmi gak bayar jadi cekcok ?
itu kawasan parkir mall atau jalan umum sich?
gak kenal area jadi gak tau nich siapa yang salah emoticon-Hammer2


itu jalan umum keluar masuk dipalang ga ada jalan lain lagi, isinya didalam itu rumah sendiri tapi itu jalan umum rumah warga dan usaha2 mikro serta pusat pasar tapi dikelola jalan umum sama medan mall. sudah parkir di dalam bayar perjam, keluar pun kena parkir lagi didalam sama petugas.

ini beritanya

Quote:Ini Medan Bung, Parkir di Depan Rumah Tetap Harus Bayar

MEDAN – Warga yang tinggal di Jalan Pusat Pasar, Kota Medan, Sumatera Utara mengeluhkan pungutan parkir yang dibebankan ke mereka. Meski tinggal di sana, mereka tetap diwajibkan membayar jika memarkir kendaraan di depan rumah tokonya. Padahal, itu jalan umum yang tak boleh dibisniskan sebagai lahan parkir.

Sedikitnya ada 200 kepala keluarga (KK) yang tinggal di Jalan Pusat Pasar tersebut. Sejak Juni 2017, warga harus membayar parkir ke perusahaan swasta yang mengklaim diri sebagai pengelola parkir di jalan itu. PT BDK disebut-sebut sebagai pengelola parkir di sekitar Pusat Pasar.

Tarif parkir di sana untuk mobil pada 1 jam pertama (sekali masuk) sebesar Rp 5.000. Tiap satu jam berikutnya dikenakan Rp2.000. Pada Senin hingga Jumat biaya maksimal Rp 20.000. Sedangkan untuk Sabtu dan Minggu Rp25.000. Bukan saja mobil yang dikenakan tariff parkir, sepeda motor juga.

Jika sang pemilik bolak-balik keluar rumahnya mengendarai mobil atau motor, biaya yang harus dikeluarkan bisa berlipat ganda.

Sebelumnya, warga dan pedagang di sana sudah beberapa kali mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan pemerintah Kota Medan. DPRD Medan pernah membuat rapat dengar pendapat (RDP) yang dihadiri warga, pemerintah dan pihak swasta pada 29 Januari 2018.

Berdasarkan surat rekomendasi dari RDP tersebut, disimpulkan bahwa pengutipan parkir yang dilakukan perusahaan swasta itu illegal, karena badan jalan umum tidak dikenakan pajar parkir (parkir progresif) dan melanggar Perda Kota Medan Nomor 1 Tahun 2017.

Perusahaan itu mengklaim memiliki izin mengutip parkir di Jalan Pusat Pasar. Tapi, pada 12 Januari 2018, izinnya habis dan Pemko Medan menyebut tidak akan memperpanjangnya. Ironinya, sampai sekarang pengutipan parkir di Jalan Pusat Pasar masih berlangsung dan terkesan dibiarkan.

Perusahaan yang memungut parkir telah memortal jalan umum tersebut. Kalau warga tak mengambil tiket di mesin portal, maka jangan harap bisa memarkirkan kendaraannya di rumah.

“Bayangkan saja, jalan umum negara bagaimana bisa diportal pihak swasta tanpa seizin warga,” ujar Robert, seorang warga yang tinggal di Jalan Pusat Pasar.

Pusat Pasar Kota Medan merupakan pusat perbelanjaan terbesar di Sumatera Utara. Tingginya transaksi dan aktivitas masyarakat diduga jadi sebab sang pengelola parkir ngotot menjalankan aksinya meski sudah ditentang.

Beberapa waktu lalu, Robert ditetapkan tersangka oleh polisi karena memprotes keras operator parkir. Dia memprotes karena operator memintanya bayar parkir dua kali.

“Ada yang bayar hingga Rp400 ribu lebih karena mobilnya beberapa minggu tidak keluar rumah. Pokoknya bangun tidur sudah harus bayar Rp20 ribu jika keluar berkendara. Ini sangat diskriminatif. Kami harap pemerintah membantu kami,” ujar Robert.

Padahal dari RDP dengan DPRD Medan, sudah disepakati warga hanya bayar parkir Rp5.000 per hari.

Usai jadi tersangka, Robert diperiksa di Polsek Medan Kota dan Polrestabes Medan lalu berlanjut lagi ke Polda Sumatera Utara. di Polda kasusnya digelar. Setelah itu, perkara Robert kembali ditangani Polrestabes Medan.

“Proses hukum yang saya alami sangat janggal. Karena itu, saya juga telah melaporkan penanganan kasus yang ke Propam Mabes Polri,” ujar Robert.

Warga di Jalan Pusat Pasar sempat mengadu keresahannya pada pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. Hotman pun meminta aparat negara menindak lanjuti keluhan warga.

Sementara PT BDK yang mengelola parkir di Pusat Pasar belum memberikan tanggapannya terhadap keluhan warga. “Saya lagi cuti. Di luar kota. Maaf ya,” kata Humas PT BDK, Irfan saat dikonfirmasi.


ingat ya itu pusat pasar, dan yg dipalang itu jalan raya.

udah dalam kena tandok parkir, diluar kena tandok mesin. ko bayangin coba kalo itu mobil supplier barang, biaya okp kena, spsi kena, parkir kena, mesin kena.

wajar abang itu ribut?? wajar, aku sana pun kubelanya dia.
profile-picture
introvertpsycho memberi reputasi
8 0
8
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall
20-02-2019 06:01
namanya juga .


ah sudahlah..


emoticon-Ngacir
0 0
0
Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall
20-02-2019 06:03
medan, truly gotham...

emoticon-Nohope


mana nih batmannya...

emoticon-Leh Uga
5 0
5
Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall
20-02-2019 06:12
Ayan versi 2.0.. Monolog di trit sendiri emoticon-Ngakak
0 4
-4
Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall
20-02-2019 06:15
Quote:Original Posted By Yue Ding
medan, truly gotham...

emoticon-Nohope


mana nih batmannya...

emoticon-Leh Uga


Betmen masuk sono, balik ke betkev tinggal sempak doang

Kenak begal sehabis habisnya
5 0
5
Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall
20-02-2019 06:16
Quote:Original Posted By printeer


ih ih ih...
udah berkali2 dibilang dia parkir rumah sendiri, yang dipalang itu jalan umum.

makanya situ abang kutanya, mau ga kau bayar parkir rumah sendiri kek gitu??

udah benar pelaku melawan itu cuma salah aja caranya.


Selanjutnya, karcis parkir tersebut saksi korban scan dan pintu portal pun terbuka. Korban meminta uang parkir sebesar Rp 5.000 kepada supir terdakwa sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh pihak perusahaan. Namun, supir terdakwa merasa sudah membayar uang parkir.

Ane yakin ente pernah lah liat portal parkir mol resmi ntu gimana

Terimakasih google map
 Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall
Dari keterangan scan karcis dan foto portal moll, tindakan korban memungut uang parkir memang dibenarkan

Lucu ente. Dasar ente bilang doi parkir dirumah sendiri apaan. emoticon-Ngakak
1 0
1
Lihat 2 balasan
Memuat data ..
Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall
20-02-2019 06:32
Itu portal dibuat di pintu masuk jl. pusat pasar
bukan di pintu masuk areal parkir medan mall, yang mana areal parkir medan mall letaknya di dalam jl.pusat pasar.

Di jl.pusat pasar itu banyak rumah tinggal warga
Nah warga yang tinggal di jl.pusat pasar ya keberatan lah dikutip parlir juga ......

Ente2 mau parkir di depan rumah sendiri dikutip parkir
7 0
7
Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall
20-02-2019 06:35
Quote:Original Posted By khloekarmike
Selanjutnya, karcis parkir tersebut saksi korban scan dan pintu portal pun terbuka. Korban meminta uang parkir sebesar Rp 5.000 kepada supir terdakwa sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh pihak perusahaan. Namun, supir terdakwa merasa sudah membayar uang parkir.

Ane yakin ente pernah lah liat portal parkir mol resmi ntu gimana

Terimakasih google map
 Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall
Dari keterangan scan karcis dan foto portal moll, tindakan korban memungut uang parkir memang dibenarkan

Lucu ente. Dasar ente bilang doi parkir dirumah sendiri apaan. emoticon-Ngakak


Ketahuan ga pernah ke mall TSnya emoticon-Wakaka

Lagian kalo jelas ada karcis, ya bayar sesuai tarif dong emoticon-Big Grin itulah parkiran di mall di mana-mana. Wajar, sejam 5.000.

Kalo dimintanya 20.000 tapi baru parkir sejam, gak sesuai tarif, itu baru berhak marah; ane juga pasti marah dan minta ketemu atasannya kalo ditagih gak sesuai tarif. Tapi ane ga bakal main pukul kecuali dipukul duluan.

So, udah jelas kok siapa yang salah.
Diubah oleh EnzoMan
1 1
0
Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall
20-02-2019 06:42
Quote:Original Posted By khloekarmike
Selanjutnya, karcis parkir tersebut saksi korban scan dan pintu portal pun terbuka. Korban meminta uang parkir sebesar Rp 5.000 kepada supir terdakwa sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh pihak perusahaan. Namun, supir terdakwa merasa sudah membayar uang parkir.

Ane yakin ente pernah lah liat portal parkir mol resmi ntu gimana

Terimakasih google map
 Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall
Dari keterangan scan karcis dan foto portal moll, tindakan korban memungut uang parkir memang dibenarkan

Lucu ente. Dasar ente bilang doi parkir dirumah sendiri apaan. emoticon-Ngakak


baca berita yg ane bawa diatas.
ini udah masalah berlarut2.
4 0
4
Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall
20-02-2019 06:42
Sepertinya rame
1 0
1
Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall
20-02-2019 06:42
Quote:Original Posted By EnzoMan


Ketahuan ga pernah ke mall TSnya emoticon-Wakaka

Lagian kalo jelas ada karcis, ya bayar sesuai tarif dong emoticon-Big Grin itulah parkiran di mall di mana-mana. Wajar, sejam 5.000.

Kalo dimintanya 20.000 tapi baru parkir sejam, gak sesuai tarif, itu baru berhak marah; ane juga pasti marah dan minta ketemu atasannya kalo ditagih gak sesuai tarif. Tapi ane ga bakal main pukul kecuali dipukul duluan.

So, udah jelas kok siapa yang salah.


Ane tertarik aje ts ngotot parkir di halaman rumah sendiri emoticon-Ngakak (S)

Dikira parkir di moll dianggap parkir di rumah pa
0 0
0
Hukum Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Penganiaya Petugas Parkir Plaza Medan Mall
20-02-2019 06:44
Quote:Original Posted By khloekarmike
Ane tertarik aje ts ngotot parkir di halaman rumah sendiri emoticon-Ngakak (S)

Dikira parkir di moll dianggap parkir di rumah pa


Itu dia bebalnya si TS emoticon-Ngakak

Gak ngerti masalah kok ngotot emoticon-Big Grin ciri khas ababil emoticon-Big Grin
0 0
0
Halaman 1 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia