alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c5cfb5dfacb957ac35c49c6/gubernur-sumsel-tolak-permintaan-untuk-bayar-subsidi-lrt-palembang
Lapor Hansip
08-02-2019 10:45

Gubernur Sumsel Tolak Permintaan untuk Bayar Subsidi LRT Palembang

Gubernur Sumsel H Herman Deru SH MM menolak pernyataan anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono yang mengusulkan agar subsidi operasioan Light Rail Transit (LRT) dicabut dan dibebankan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel beserta Pemerintah Kota Palembang.

Mantan Bupati OKU Timur dua periode ini mencoba meluruskan kalau LRT yang selama ini dibangga-banggakan jelang Asian Games lalu bukan aset milik daerah melainkan aset milik negara.

"Itu aset pusat dan itu pengelolaannya dikelola oleh PT KAI. PT KAI kan tidak hanya mengelola LRT saja tapi angkutan lainnya seperti batubara, dari angkutan itukan mendapat untung juga. Jadi jangan ketika rugi, dilempar ke kita yang disuruh bayar. Dak mau saya," tegas menantu mantan Walikota Palembang H Husni usai rapat Paripurna DPRD Sumsel, Kamis (31/1/2019).

Menurutnya, uusulan yang disampaikan anggota Komisi V DPR RI tidak seharusnya serta merta disampaikan tanpa ada koordinasi terlebih dahulu dengan penerintah daerah.

"Jika DPR RI punya inisiatif seperti itu harusnya berkoordinasi dan berdiskusi terlebih dahulu dengan Pemprov Sumsel maupun Kota Palembang," ujarnya.

Ketua DPRD Sumsel HM Aliandra Gantada SH MH menambahkan, agar pemerintah pusat dan daerah perlu duduk bersama mencari solusi untuk penyelesaian masalah operasional LRT yang tak sebanding dengan pendapatannya.

"LRT ini aset negara, sehingga tidak ada tanggung jawab daerah untuk membantu biaya operasional maupun lainnya. Tapi kita sebagai daerah yang sudah mendapatkan pembangunannya ada kewajiban membantu dan memberikan solusi agar masalah biaya operasional ini bisa tertutupi," kata Gantada.

Baca: Tarif LRT Palembang Bakal Diturunkan?

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel Bidang Kehormatan juga menyebut, pemerintah pusat dan daerah perlu melakukan kajian khusus.


Pertama bagaimana pihak PT KAI selaku operator dapat menarik minat masyarakat agar menggunakan LRT sebagai moda transportasi.

Kedua pemerintah daerah bisa menjadikan LRT ini sebagai salah satu wisata bagi masyarakat dan wisatawan yang sedang berkunjung ke Palembang

"Operator harus meningkat sosialisasi. Nanti kita bicara juga dengan kota Palembang mungkin bisa menjadi objek wisata sehingga bisa menjadi pendapatan untuk membantu biaya operasioal," kata pria yang akrab disapa Antak.

Ia menyangsikan jika pemerintah pusat menarik subsidinya.

Sebab tidak akan mungkin karena anggaran pemerintah daerah baik Pemprov Sumsel maupun Pemkot tidak akan mampu menutupinya.

"Tarif yang mahal tidak mungkin terjangkau oleh masyarakat jika subsidi dicabut dan APBD Sumsel pun tidak akan mampu sehingga perlu terobosan-terobosan untuk meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan LRT ini," terang Gantada.

Tingginya biaya operasional Light Rail Transit (LRT) per bulan yang mencapai Rp10 miliar tidak sebanding dengan pendapatannya yang hanya Rp1,1 miliar perbulan.

Hal inilah yang menyebabkan hingga saat ini, LRT masih mendapat subsidi dari pemerintah pusat berkisar Rp150 miliar per tahun.

Komisi V DPR RI pun mengusulkan agar ke depan LRT mandiri, dan tidak lagi disubsidi oleh pemerintah pusat dan mendorong agar biaya operasional dibebankan kepada pemerintah daerah ataupun pemerintah kota sebagai pihak yang menginisiasi dibangunnya LRT di Palembang.

Gubernur Sumsel Tolak Permintaan untuk Bayar Subsidi LRT Palembang


http://m.tribunnews.com/amp/regional...lembang?page=2

Numpang ngakak aja ya ngoahahaha emoticon-Ngakak
Diubah oleh kaka10ciao
4
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 2 dari 2
08-02-2019 13:58
MRT juga disubsidi kok nantinya, LRT jakarta juga disubsidi kok nantinya, itu dijakrta yg klo ditotal 20 juta org muter disono, paling entar DAKnya dipotong , susah amat, emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka

0 0
0
08-02-2019 14:22
Quote:Original Posted By kaka10ciao
Gubernur Sumsel H Herman Deru SH MM menolak pernyataan anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono yang mengusulkan agar subsidi operasioan Light Rail Transit (LRT) dicabut dan dibebankan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel beserta Pemerintah Kota Palembang.

Mantan Bupati OKU Timur dua periode ini mencoba meluruskan kalau LRT yang selama ini dibangga-banggakan jelang Asian Games lalu bukan aset milik daerah melainkan aset milik negara.

"Itu aset pusat dan itu pengelolaannya dikelola oleh PT KAI. PT KAI kan tidak hanya mengelola LRT saja tapi angkutan lainnya seperti batubara, dari angkutan itukan mendapat untung juga. Jadi jangan ketika rugi, dilempar ke kita yang disuruh bayar. Dak mau saya," tegas menantu mantan Walikota Palembang H Husni usai rapat Paripurna DPRD Sumsel, Kamis (31/1/2019).

Menurutnya, uusulan yang disampaikan anggota Komisi V DPR RI tidak seharusnya serta merta disampaikan tanpa ada koordinasi terlebih dahulu dengan penerintah daerah.

"Jika DPR RI punya inisiatif seperti itu harusnya berkoordinasi dan berdiskusi terlebih dahulu dengan Pemprov Sumsel maupun Kota Palembang," ujarnya.

Ketua DPRD Sumsel HM Aliandra Gantada SH MH menambahkan, agar pemerintah pusat dan daerah perlu duduk bersama mencari solusi untuk penyelesaian masalah operasional LRT yang tak sebanding dengan pendapatannya.

"LRT ini aset negara, sehingga tidak ada tanggung jawab daerah untuk membantu biaya operasional maupun lainnya. Tapi kita sebagai daerah yang sudah mendapatkan pembangunannya ada kewajiban membantu dan memberikan solusi agar masalah biaya operasional ini bisa tertutupi," kata Gantada.

Baca: Tarif LRT Palembang Bakal Diturunkan?

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel Bidang Kehormatan juga menyebut, pemerintah pusat dan daerah perlu melakukan kajian khusus.


Pertama bagaimana pihak PT KAI selaku operator dapat menarik minat masyarakat agar menggunakan LRT sebagai moda transportasi.

Kedua pemerintah daerah bisa menjadikan LRT ini sebagai salah satu wisata bagi masyarakat dan wisatawan yang sedang berkunjung ke Palembang

"Operator harus meningkat sosialisasi. Nanti kita bicara juga dengan kota Palembang mungkin bisa menjadi objek wisata sehingga bisa menjadi pendapatan untuk membantu biaya operasioal," kata pria yang akrab disapa Antak.

Ia menyangsikan jika pemerintah pusat menarik subsidinya.

Sebab tidak akan mungkin karena anggaran pemerintah daerah baik Pemprov Sumsel maupun Pemkot tidak akan mampu menutupinya.

"Tarif yang mahal tidak mungkin terjangkau oleh masyarakat jika subsidi dicabut dan APBD Sumsel pun tidak akan mampu sehingga perlu terobosan-terobosan untuk meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan LRT ini," terang Gantada.

Tingginya biaya operasional Light Rail Transit (LRT) per bulan yang mencapai Rp10 miliar tidak sebanding dengan pendapatannya yang hanya Rp1,1 miliar perbulan.

Hal inilah yang menyebabkan hingga saat ini, LRT masih mendapat subsidi dari pemerintah pusat berkisar Rp150 miliar per tahun.

Komisi V DPR RI pun mengusulkan agar ke depan LRT mandiri, dan tidak lagi disubsidi oleh pemerintah pusat dan mendorong agar biaya operasional dibebankan kepada pemerintah daerah ataupun pemerintah kota sebagai pihak yang menginisiasi dibangunnya LRT di Palembang.

Gubernur Sumsel Tolak Permintaan untuk Bayar Subsidi LRT Palembang


http://m.tribunnews.com/amp/regional...lembang?page=2

Numpang ngakak aja ya ngoahahaha emoticon-Ngakak


Dilihat dalam jangka pendek ya susah..
tingkatkan sosialiasi dan dorong masyarakat menggunakan nya..
emoticon-Shakehand2
0 0
0
08-02-2019 14:40
yg di palembang bongkar aja. terus pindahin stasiun, rel, sama gerbongnya ke daerah yg lebih membutuhkan. kan sekarang uda ada tol laut. emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
0 0
0
08-02-2019 14:43
Quote:Original Posted By gesit.79
Bukannya LRT itu permintaan dari pihak panitia Asian Games kemarin, yg syaratnya harus ada LRT

kalo gitu kerugiannya ditagih aja ke panitia AG. emoticon-Big Grin

0 0
0
08-02-2019 14:49
Artikel sangat mencerdaskan emoticon-Cendol (S)

cebong mah bodo amat tralala trilili

biar ngutang dan korup yang penting infrastruktur emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk

emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
0 0
0
08-02-2019 15:10
betul gan.. mungkin beberapa Tahun ke depan baru bisa ramai.. tapi parameternya bukan karena kepadatan kendaraan gan.. soalnya kalo masalah kepadatan .. disini udah cukup padat banget mas.. sepeda motor aja udah 3 huruf di plat nopolnya, nah sekarang itu dipikirkan angkutan koneksi dari stasiun LRT ke lokasi penumpangnya.. dan rute LRT yang dibangun ini bukan rute yang bisa menampung kebutuhan arah masyarakat sini.. dari bandara ke komplek stadion jakabaring..

nah disini masih banyak jalan-jalan kecil yang belum ada angkutannya selain ojek atau becak (dititik tertentu)..

dan memang ane denger sendiri langsung dari pakar transportasi yang kemarin nyalon walkot dimari (walau kagak jadi) trus ane nanya ma beliau urgensinya dibangun LRT di palembang..

doi cuma jawab.. adek yang perantau dan bekerja bukan dibidang transportasi aja bisa menilai ketidaktepatannya.. apalagi saya... heuheu...

berharap didesign angkutan koneksi dari stasiun2 LRT ke lokasi2 terdekat yang bisa dicapai masyarakat.
0 0
0
08-02-2019 15:41
bongkar lagi aja, kasih bahan2nya ke jakarta biar hemat emoticon-Ngakak
0 0
0
08-02-2019 16:08
Yg penting sdh jd utk bedak tebal kodok, tp orang lain disuruh bayar bedak nyaemoticon-Wakaka
0 0
0
08-02-2019 16:13
yang penting bisa dapet pujian dari para cebong emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
0 0
0
08-02-2019 16:22
Quote:Original Posted By DarkAstrajingga
betul gan.. mungkin beberapa Tahun ke depan baru bisa ramai.. tapi parameternya bukan karena kepadatan kendaraan gan.. soalnya kalo masalah kepadatan .. disini udah cukup padat banget mas.. sepeda motor aja udah 3 huruf di plat nopolnya, nah sekarang itu dipikirkan angkutan koneksi dari stasiun LRT ke lokasi penumpangnya.. dan rute LRT yang dibangun ini bukan rute yang bisa menampung kebutuhan arah masyarakat sini.. dari bandara ke komplek stadion jakabaring..

nah disini masih banyak jalan-jalan kecil yang belum ada angkutannya selain ojek atau becak (dititik tertentu)..

dan memang ane denger sendiri langsung dari pakar transportasi yang kemarin nyalon walkot dimari (walau kagak jadi) trus ane nanya ma beliau urgensinya dibangun LRT di palembang..

doi cuma jawab.. adek yang perantau dan bekerja bukan dibidang transportasi aja bisa menilai ketidaktepatannya.. apalagi saya... heuheu...

berharap didesign angkutan koneksi dari stasiun2 LRT ke lokasi2 terdekat yang bisa dicapai masyarakat.


standarnya infrastruktur dulu dibangun baru kemudian pembangunan yang lain .. itu jauh lebih bagus dibandingkan dengna kayak jakarta .. semuanya udah dibangun baru mulai bangun infrastruktur ..

sekarnag LRT Palembang masih rugi? mungkin memang demikian
nah tinggal lihat lagi master plan nya .. shelter2 tempat pemberhentian LRT itu tinggal dibangun perumahan, apartemen, mall, dll .. gw yakin banyak swasta yagn akan berebut membangun di daerah2 dekat shelter nya ..

nah jadi pembangunan bisa terfokus pada titik2 yagn memagn sudah direncanakan. harusnya itu master plannya emoticon-Big Grin

apakah akan tetap disubsidi? lah kenapa enggak? daripada mau kayak jakarta? biaya sosialnya jauh lebih tinggi .. itu yang kadang2 pemda gak nbgerti
0 0
0
Lihat 2 balasan
08-02-2019 19:22
Nasta cebong tiarapemoticon-Wakaka
0 0
0
09-02-2019 06:07
jangka panjang?jadi besi tua lah,wong operasional sama pendapatan jomplang bgt
1 0
1
Lapor Hansip
11-02-2019 11:17
Balasan post theJizyah
waduh gan.. ane belum pernah naik LRT tapi kurang lebih begini.. shelter2 yang ada itu justru kebanyakan adalah tujuan dari masyarakat...

shelter2 malah udah deket daerah perkantoran heuheu.... dan untuk membangun perumahan disitu udah tidak memungkinkan lagi...

karena ya memang lebih besar tujuan LRT buat sukses acara Asian Games bukan sebagai penyediaan transportasi massal...

mungkin disini tempat wisata nya dibanyakin dulu... ada disini kawasan hutan buat wisata tp kayak gak disentuh sama pemkotnya..

padahal di lampung bisa bikin Taman Bumi Kedaton, Lembah Hijau..

heuheu..

ya berharap pemerintah "memberikan" fasilitas kemudahan menuju shelter2 LRT tsb..
0 0
0
Lapor Hansip
11-02-2019 15:17
Balasan post DarkAstrajingga
sebenarnya yang gw sayangkan itu kalau pemdanya menganggap LRT sebagai beban; padahal itu bisa jadi motor pertumbuhan;

makanya PUSAT juga salah; harusnya dikasih sosialisasi mengenai dampak jangka panjang LRT terhadap perekonomian kota dan daerah;

Sudah ada LRT seharusnya itu dijadikan modal, investor2 akan berlomba2 untuk memanfaatkan LRT tersebut; misalnya kalau gak mungkin buat perumahan, mungkin bisa diajak investor untuk buat perkantoran high rise (gedung bertingkat), mall, dll .. yagn langung bersinggungan dengan Stasiun2 LRT.

kalau gak salah bahkan Commuter Line jabodetabek akan dibuatkan semacam hunian rusun bertingkat yagn langsung berhubungan dengan stasiun; dan biasanya dengna begitu mall2 akan ngikut.

mudah2an saja lancar
0 0
0
14-02-2019 04:51
BUSWAY aja lum ada, mau langsung bikin LRT emoticon-Bingung emoticon-Wow emoticon-Wakaka
0 0
0
Halaman 2 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.