alexa-tracking
Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
5 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5b68acdd60e24b3f628b4567/tell-me-why-i-cant-stop-thinking-of-ya
Lapor Hansip
07-08-2018 03:17
Tell Me Why I Cant Stop Thinking of Ya
Past Hot Thread
Tell Me Why I Cant Stop Thinking of Ya

Pikiranku tidak bisa fokus melelapkan mata yang sebenarnya sudah lelah. Paras wajahnya selalu muncul di depan wajahku persis, seperti saat itu. Dia terbaring ke samping tepat di depan wajahku. Jantungku berdegug tak menentu, penasaran dengan apa yang di depanku. Hembusan napasnya yang hangat begitu terasa dan masuk ke aliran darahku yang mulai memanas. Begitu menyiksa menahan semuanya.


Badanku agak kunaikan pelan-pelan agar tidak terlalu sejajar wajah kami. Aku bisa gila malam ini. Sekarang keningnya simetris dengan bibirku. Sulit menahan semua gejolak hati, akhirnya ku kecup keningnya. Tanpa melepas kecupanku, mataku mulai terlelap. Rasanya nyaman, dan lumayan untuk mengobati rasa yang tidak karuan sejak awal mulai tidur.



--------------------------------------------*-----------------------------






Untuk di kenang

Jalan ini, setapak berbatu
Kenang aku, bila kau dengarkan
Lagu ini, terlantun perlahan

Reff:
Barisan puisi ini
Adalah yang aku punya
Mungkin akan kau lupakan
Atau untuk dikenang

Ingat aku bila kau terasing
Dalam gelap keramaian kota

Reff:
Tulisan dariku ini
Mencoba mengabadikan
Mungkin akan kau lupakan
Atau untuk dikenang



Lirik-lirik lagu jikustik yang diarasemen oleh endah dan resha cukup menyejukkan pagiku. Meskipun familiar namun terdengar baru dan fresh.

Mata mulai terbuka akibat cahaya pagi yang sudah menyusup lewat celah-celah jendela

Bayangan wanita dengan cepolan rambut sedang duduk menunduk membelakangi wajahku. Selanjutnya terdengar pemotong kuku yang telah berhasil mengerjakan tugasnya dengan suara khasnya, ceklik... ceklik.

Selagi belum ketahuan olehnya, aku kembali menutup kedua mataku dan mempererat pelukanku pada sebilah guling.

"Bangun", ucapnya tanpa bergeser ataupun menoleh.

Sangat kurang beruntung. Bukan pekara mudah menyembunyikan sesuatu dengan dia.

Mencoba keberuntungan, aku tidak menjawab dan mencoba pura-pura mau tidur.

"Mau dibangunin pake cara lembut apa cara kasar?! ".

Dengan sigap mataku langsung terbelalak. Ku lihat tangannya sudah mengangkat bantal di kedua tangannya, mata yang menakutkan dan siap menerkamku habis-habisan.


" STOP IT! Gw dah bangun".
Diubah oleh bonesky
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yusufchauza dan 8 lainnya memberi reputasi
9
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 2 dari 5
29-12-2018 21:53
Cerita nya keren ..cowok kadang suka gitu suka tiba2 manjaa ..palg klo lg kangen ..😀😀
Diubah oleh dewinaraza
-1
30-12-2018 07:40
ikutan nyimak Gan... ceritanya asik
-1
02-01-2019 03:08
Part 14
Sepanjang perjalanan aku memilih tidur dan menutup telingaku dengan headphone. Anak-anak kecil ku lihat jalan maju mundur sekedar menghilangkan rasa bosan mereka. Tak lama mereka bertingkah dengan berdiri diatas kursi penumpang sambil melihat penumpang lainnya dibelakang, tak lama mereka minta ke belakang bersama orang tuanya. Tanpa sadar aku senyum-senyum sendiri melihat tingkah menggemaskan mereka.

Jika mungkin di sampingku ada riana, kami pasti akan melihat tingkah mereka sambil berangan-angan ketika kami nanti berdua jadi orang tua dari anak2 kami berdua mungkin.....


Mataku kembali terpejam dan menikmati alunan lagu indie yang sudah lama sekali bersarang di deretan list daftar putar musik terfavoritku.

Quote:"Lagi dengerin lagu apaan?"

Seseorang menarik salah satu sisi bajuku dan bertanya. Aku yang tadinya terpejam langsung membuka mata dan melihat ke sumber suara.

"Eh, adik. Gimana?", aku yang masih belum terlalu mendengar kembali bertanya kepada anak kecil yang ada di sampingku.

"Lagi dengerin lagu apaan?", ucapnya kembali.

"Lagu pop, dik. Mau coba dengerin? ".

"Nggak ah, paling lagunya bikin ngantuk, ucapnya dengan lugu.

Tawaku pecah mendengar jawaban darinya. "Oh gitu, yaudah balik lagi dik nanti ilang".

"Bosen". Anak itu benar-benar menunjukan ekspresinya dengan jujur.

"Oh, kalo gitu balik ke tempat duduk saja. ati2 jalannya ya", saranku pada anak itu.

"Ah, om ga seru". Dia menunjukan ekspresi kecewanya sambil balik ke kursinya.


Wait, nih anak bener-bener g takut sama orang asing. Ku jawab dengan senyum dan ku kembali menikmati musikku. Orang yang duduk si sampingku tidak bergerak seinchi pun, dia tertidur pulas dengan mulut terbuka.


###


Sampai stasiun aku keluar pintu stasiun dan langsung ditawari beberapa jasa kendaraan penjemputan. Risih sebenarnya dengan situasi yang seperti ini. Niatnya mereka bantu penumpang palah membuatnya tidak nyaman antara terus di desak oleh para supir angkutan dan menjaga barang dari sang tangan panjang yang biasa mangkir di sekitar stasiun.

Aku pilih salah satu tukang ojek yang tidak terlalu memaksa, setidaknya dia lebih sopan. Sekitar seperempat jam aku sampai di rumah. Keadaan rumah sepi dari luar tapi aku yakin di dalam mereka sudah menungguku.

Quote:
"Makasih ya bang", ucapku sambil memberinya upah ojeknya.

"Sama-sama.

Kakiku mulai melangkah menuju rumah. Ku putar knop pintu pelan-pelan berharap seisi rumah tidak ada yg tahu kedatanganku.

Tampak ibu sedang beres-beres dapur dan adikku sedang mainan dengan gadgetnya. Ku hampiri anak tengil itu, dan belum sampai ngagetin ibu langsung manggil namaku.

"Mas, dah nyampe?", ucap ibu.

Hah, gagal total kejutannya, "Yah, ibu emoticon-Nohope ".

"Kenapa mas?".

Adikku tertawa terbahak-bahak karena aksiku gagal saat ibu tiba2 memanggilku dengan polosnya.

"Hahaha Mas putra kasian deh, gatot. Jail sih!"

"Hemmmm, km itu bukannya bantu ibu palah mainan HP mulu".

"Mas aja sanah".

"Gelo lama-lama sama anak tengil". Tanpa pikir panjang adikku langsung ku acak-acak rambutnya. Dia pun langsung teriak minta tolong ibu.


Ibu langsung melerai kami dan menyuruhku untuk membersihkan badan dulu.

Ku rebahkan badan di kasur sambil mengecek notif hp. Ku cari kontaknya riana dan langsung ku telp. Satu kali tidak ia angkat, lalu ku coba lagi.

"Maaf nomor yang anda hubungi....."

"Tante Vero memang genit, ngangkat2i telp orang emoticon-Mad ", gumamku kesal.

Aku mengetik kata untuk memberitahukan ke riana bahwa aq sudah sampai. Lalu ku taruh lagi HP dan ku tinggal mandi.

Suasana rumah hampir tidak berubah sama sekali dari dulu sampai sekarang. Ayah maupun ibu, mereka suka suasana yg asri. Pernah sesekali ngobrol, kelak mereka ingin tinggal di pedesaan jika sudah tua nanti. Itulah keinginan mereka kelak.

Malam ini kami sekeluarga sudah duduk berempat di meja makan. Jarang sekali memang dari dulu kami kumpul seperti ini. Ibu sempat menanyakan perihal pekerjaan apa yang ingin ku coba sebagai pengalaman awal. Ku jawab pekerjaan apapun akan ku coba, kecuali jadi model atau pemain sinetron. Walaupun sudah terlahir ganteng, kata emak gw tapi pekerjaan jadi entertainment menurutku sangat tidak cocok untukku. Beliau dengan gemasnya menyerah dengan jawabanku yang brilliant.

Selesai makan dan cuci alat makan, aku balik ke kamar dan mengecek notif hp kembali.

Bukan pesan riana yang ku lihat, isinya hanya grup anak-anak yang baru menyandang status pengangguran yang membanjiri notif.

Terlintas nama Bona dibenakku, segera ku cari kontaknya dan bersiap untuk mengetik tapi urung ku lakukan. Jika mungkin di saat kesepian seperti ini aku menghubungi orang lain, mungkin hal itu suatu saat akan riana lakukan juga.

Akhirnya aku mengikuti grup para job seeker yang kata yang sering ku temukan adalah CV, surat lamaran, dan legalisir.

Welcome to a new world.
profile-picture
yusufchauza memberi reputasi
1
02-01-2019 03:09
Quote:Original Posted By bukan.senja
Lanjutkan gan saya seneng bacanya

Sudut pandangnya juga bervariasi jadi kita bisa ngerasain berbagai perasaan dari setiap tokoh


Semangat updatenya


Okay thanks gan
0
02-01-2019 03:11
Quote:Original Posted By dewinaraza
Cerita nya keren ..cowok kadang suka gitu suka tiba2 manjaa ..palg klo lg kangen ..😀😀


Thanks, betah2 ya dimariemoticon-Big Grin
0
02-01-2019 03:12
Quote:Original Posted By masbawor
ikutan nyimak Gan... ceritanya asik


Siap emoticon-army
0
06-01-2019 14:02
Part 15
Kehidupa setelah lulus sekolah apapun, dar SD, SMP, SMA sampai kuliah bagiku semuanya. hambar. Ini yang membuatku berbeda dengan yang lain dari dulu. Rata-rata mereka senang sekali lulus dari sekolah, terutama masa putih abu-abu. Naik motor, corat-coret, pesta, mereka semua padaga mikir kehidupan setelahnya. Jadi ga bebas minta uang saku, pergi dengan alasan belajar, les, sekolah.Yah ini yang membuatku semangat daftar kuliah di awal kelulusan karena aku bingung apa yang harus aku lakuin setelahnya.

Setelah balik ke kota kelahira pasca lulus,aku mulai rajin membuat berbagai persyaratan umum para job seeker dan jadi pengunjung setia tukang foto kopi buat copy dan beli amplop coklat.

Pulang menyebar surat lamaran, gw makan bakso pinggir jalan. Di situ ada rombongan yang juga makan bakso, mereka ramai dan berisik sekali. Mungkin dkiranya warungnya nenekny, seenaknya di tempat umum.

Tak lama kemudian rombongan itu beranjak dari tempat duduknya, akhirnya telingaku terjaga dari polusi suara mereka.

"Bim....Bima kan????". Pria berkemeja biru mendeka.

Aku berhenti sejenak sambil mengingat-ngingat. Paras mukanya tidak asing namun otak masih belum menemukan nam orang tersebut.

Quote:"Aldi, Bim".

"Oh lo di. Beda banget", gw baru tau kalo dia teman sekelas waktu SMP. Dia terliha sangat beda dr awal sekolah.

"Dulu gw cebol banget ya haha. Dari SMA gw dah ninggiin, lama banget sih kita ga ketemu".

"Iya. Tu rombongan lu?".

"Iya. Gw kerja jadi SPG. Lah lo sendiri Bim?".
Pertanyaa-pertanyaan jenis ini yang kadang suka buat gw minder kalo keluar.

"Baru lulus, lagi cari kerj sana-sini".

"Nggak ikut bokap lo aja?".

"Gw pengen sendiri dulu".

"Hmmm, punya gw ada ga ya? Tapi apa lo mau?".

"Boleh dicoba. Sekarang mah pengalaman dulu aja".

"oke. Gw minta nomor lo ya, ntar gw kabarin kl ada".

"Siap2".


Kami saling tukar nomor HP dan tiba-tiba ada cewek yang manggilin Aldi. Aldi pun cepet2 balik ke pergi dengan rombongannya. Tak lama gw balik pulang.

Dari pagi sampai siang gw ngirim pesan ke riana tapi belu juga dbalas. Dia memang bilang sedang sibuk, jadi gw harus bersabar dan lebih bersabar. LDR itu hubungan yang susah dijalani tapi jika ada kata tidak mungkin jika sama-sama serius.

Sampai rumah, ibu nyuruh makan dan hanya ku iyakan sampai berlalu ke kamar. Tak lama kemudian gw tidur.


###


Malam tadi aku pergi bersama teman sekelasku. Kita sama2 sedang penelitian, dia banyak bantu aku semenjak Bima wisuda. Dari pagi kita sama2 ke dosen pembimbing dan setelahnya nglengkapi file2 yang harus segera dikumpulkan lagi. Nunggu dari siang sampai sore, Erik ngajak makan sebelum nganter balik. Pas nyampe sana, ternyata sudah masuk mahrib. Aku nunggu pesanan dan erik sholat terlebih dulu. Setelahnya kita makan dan pulang.

Di parkiran aku dh siap2 naik boncengan motor erik, tiba-tiba seseorang ngagetin.

Quote:"Eiiihhh, pacaran mulu!", ucap iwan.

Aku melihat dan baru mengenali kalo dia itu iwan, teman kos Bima.

"Hai, wan. Ke sini juga?", sapaku.

Erik balik badan dan iwan sempat kaget melihatnya.

"Oh,bukan ya", jawabnya heran.

"Ini erik, temen kelas sama2 lagi penelitian", jelasku.

"Oh yaudah, kita masuk dulu rik, na".

"Iya".


Saat itu aku jadi keingat Bima. Aku memang tidak bilang kalo hari ini pergi dengan erik, ku ga pengin buat buat dia mikir yang nggak2. Tapi setelah ketemu Iwan, mungkin akan beda. Jujur ada rasa kuatir saat itu. Tidqk menutup kemungkinan kalo Iwan akan cerita ke Bima.

Paginya Bima mengirimiku pesan seperti biasa. Pesannya hanya kulihat lalu belum ada niatanku untuk membalas. Aku masih mencari cara bagaimana sebaiknya menjelaskan kepadanya agar dia juga tidak emosi. Terlebih kita membahasnya tidak secara langsung.

Setelah sore, pesannya baru ku balas. Dia tidak tanya apapun tentang malam kemarin. Entah iwan tidak bicara pada Bima atau Bima sebenarnya tahu tapi diam saja. Ku putuskan biarkan saja, jika Bima tidak tanya maka tidak akan ku bahas.


###

Beberapa hari setelah pertemuan dengan Aldi, dia ngechat kalo ada lowongan. Dia menyuruhku untuk ketemu ditempat makan di sebuah pusat perbelanjaan dimana dia kerja.

Gw langsung meluncur ke sana malamnya. Di sana Aldi sudahmakan duluan sama teman cewenya.

Quote:"Bim, kita makan dulan ya".

"Ok. Santai", jawabku.

"Kenalin, temen gw Lulu. Dia operator di sini. Dia yang bakal jelasin ke lu".

Gw dan lulu kenalan. Kalo tidak salah dia cewek yang manggil2 Aldi dulu suruh cepet2. Ternyata dia opeator sini.

"Bim, kata Aldi lo lulusan bahasa....".

"Iya".

"Gw selain operator sini juga freelane sebagai guide kalo pas libur atau pas lumayan. Gw palah bukan lulusan bahasa, marketing palah. Tapi gw suka diposisi sekarang".

"Haha, jalan2 mulu ya".

"Ya gitu, kalo kerja di sini bisa tau banyak informasi. Lah kalo lo mau, gimana kalo lo ikut gw guide turis2?".

"Boleh tu, tapi sebelumnya gw belum pernah".

"Besok pagi lo kosong ga?".

"Kosong, kan masih pengangguran haha".

"Gapapa, gw dulu juga. Berarti deal ya besok tempatnya gw chat lo".

"Oke".

Selesai ngobrol, Lulu balik dulu. Aldi juga pulang bareng gw.

"Bim, Lulu cantik kan?".

"Cantiklah, gw masih normal kali".

"Hehe bukan itu, tapi dia lumayanlah buat gandengan. Jomblo lohemoticon-Genit ".

"Haha, i see. Baru aja kenal".

"Dia baik ko, pepet aja terus". emoticon-Big Grin

"Lo kira mobil dipepet. Napa ga lo aja?".

"Haha dia terlalu baik buat gw Bim. Kita juga teman baik,ga tega gw keilangan temen kaya Lulu".

"Kucing garong lo, Di!emoticon-Nohope Haha".
profile-picture
yusufchauza memberi reputasi
2
12-01-2019 11:52
inget raina brayyyyyyy, jangan pepet" terus ntar ada Boni jilid 2 lagi baper jadinya emoticon-Wakaka
0
12-01-2019 15:55
Part 16


Iwan's POV

Gw dan shinta hari ini universary bahasa kekiniannya. Untung tanggal jadian gw ta masukin email jadi inget, kalo nggak pasti si shinta suruh gw buat main tebak-tabakan, hari apa ini, yang? tanggal berapa sekarang, yang? Hari ini ada yang spesial nggak buat kita? Pusing gw dibuatnya. Mending main TTS an deh, dari pada main tebak-tabakan tanggal hari ma pacar, salah dikit aja lu langsung kena semprot, ngambek mulu, kaga dapet jatah lagi emoticon-Ngakak (S).

Gw sms shinta, pacar gw paling baheeenoool buat makan di luar sore ini. Walaupun duit pas-pasan buat anak kos, kali-kali nyenengin anak orang kaga papa emoticon-Wowcantik .

Gw jemput dia dan astaga nunggunya bikin tanduk setan gw keluar dan body berubah jadi SUPER SAIYAN.

Quote:"Ayo berangkat, beb. Cepetan dah mahrib nih".


Seketika gw rasanya pengen nyebur ke empang saja,"suruh cepetan?" emang dari tadi siapa yang lamanya minta ampun. Tapi gw ga berani ngomong itu, pasti kena kame-kamenya shinta. Pusing dah jadi cowok.emoticon-Gila

Quote:"Iya, sayang". emoticon-Mad


Gw ngasih helm ke pacar ane, dan langsung tancap gas tanpa babibu. Bodo amat lah kali ini dia marah nggak, cacing-cacing kesayangan gw dah minta jatah. Anggep aja gw nggak denger shinta yang bilang gw kaya kesetanan naik motornya, setan gw emang dah keluar karena nunggu dia kelamaan dandan pas gw liat kaga ada bedanya idungnya masih satu, pipinya 2 matanyq dua, bibirnya satu, apa coba???? Kaum hawa kenapa engkau begitu ribet???!!!! Pacar yang sayang ma lo bakal nrima lo apa adanya ko, yang penting jangan lama-lama dandannya.

Setelah sampai tempat makan, kami berdua langsung menuju spotnya. Sambil jalan, gw liat penampakan yang sepertinya gw kenal. Gw inget-inget lagi, orang yang di depan sana.

Quote:"Rianaemoticon-Roll Eyes (Sarcastic)???".

"Siapa, beb?".

"Itu depan ada temen kos gw Bima ma riana, gw kagetin ah", muka setan gw keluar lagi.

Kami tetep jalan dan setelah dah deket, gw kagetin mereka.

"Eiiihhh, pacaran mulu!"emoticon-Cool

Riana kaget dan langsung balik badan liat gw dan shinta ketawa nggak jelas.

"Hai, wan. Ke sini jugaemoticon-EEK! ?", jawab riana terbata-bata.

Orang yang sudah naik motor yang gw kira Bima dia juga balik badan denger kegaduhan gw.

Betapa kagetnya ternyata dia bukan Bima tapi cowok lain.

"Oh,bukan ya"emoticon-Nohope , jawab gw kelepasan.


Riana masih sedikit terbata dan gugup ngenalin temannya ke gw dan shinta. Namanya erik. Dia nggak kalah cakep ma Bima, dan kalo gw liat-liat lagi, gw nghak hanya sekali liat riana ma ini cowok. Gw nggak tau ada hubungan apa riana ma erik-erik ini. Gw kira Bima serius ma riana dan hubungan mereka cukup anteng. Apa mereka berdua dah putus, atau mungkin ini AZAB bray Bima karena dia beberapa main serong ma Bona di belakang Riana. Sementara gw diem dulu ma Bima biar urusan mereka, kalo ketemu lagi atau ketemu langsung ma Bima baru gw tanyakan.


Setelah berkenalan, gw dan shinta lanjut ke meja makan. Gw langsung pesen makan dan minum, begitu juga pacar kecayangan ane. Setelah selesai, shinta tanya ke gw.


Quote:"Beb, itu tadi pacarnya Bima? Ko tadi ma erik?".

"Heem".

"Cewenya ma Bima masih jadian?".

"Mungkin, gw nggak tau. Bima dah balik kampung".

"Tapi katanya terakhir gimana mereka?".

"Bima cerita mau jadi pejuang LDR".

"Oh".

"Lo kalo mau pergi-pergi izin dulu ya, yang".

"Iya, Bebebkooooo uwwuwuwuwuwuemoticon-Wowcantik ".
profile-picture
yusufchauza memberi reputasi
4
12-01-2019 15:58
Quote:Original Posted By v1masku
inget raina brayyyyyyy, jangan pepet" terus ntar ada Boni jilid 2 lagi baper jadinya emoticon-Wakaka


emoticon-Big Grin masih jilid 2. Thnks gan cendolnya



Thanks buat para reader, hari ini thread ini jadi HOT thread!emoticon-Cendol Gan
2
13-01-2019 02:34
kali kali bisa kali mabar CS , btw ijin pasang tenda dimari gan
0
13-01-2019 19:01
semanggat terus dalam menulis gan..
tulisanya dh rapi ko, tp nth knapa temponya aga lama dikit ..
maaf ya komen dikit (padahal g bisa nulis)
ane bakal baca ko klo agan nulis2 lg hehehe

semanggat emoticon-Peluk
0
13-01-2019 19:54
numpang neduh ya bang...

btw, si bima baru ldr udah ada yg main belakang aja...
ditunggu mulustrasinya ya bang...
0
16-01-2019 07:59
bimmmmaaa where are u bim, lom update juga emoticon-Turut Berduka
0
18-01-2019 18:58
Part 17
Pagi ni sesuai janjinya Lulu dia bakal ngajarin gw jadi tour guide. Kita meet up di lokasi hotel dimana para turis stay. Gw nggak tau pakaian apa yang pas buat tour guide, tapi pesen lulu "lo boleh pakai apapun yg penting sopan".

Sampai hotel, Lulu dah di sana. Padahal waktu dari janjian udah gw cepetin datengnya taoi dia datang lebih dulu. Pekerja keras emang tu anak, batinku.

Quote:"Pagi, Bim".

"Pagi juga, Lu. Gw telat ya?".

"Nggak ko, emang gw dateng lebih cepet. Tanya-tanya ke pihak hotel personaliti pengunjungnya yg bakal kita guide'in".

"Oh, emang mereka tahu?". Jawab gw polos.

"Ada yg tau ada yang nggak. Yang penting dah usaha".

"Luar biasa ya lo y".

"Biasa aja. Ayo siap-siap. Mereka dah dateng".

"Ok, Lu".



Lulu begitu piawai menerima turis-turisnya, sopan, ramah, pinter lagi, plus cantik. Awalnya gw kikuk saat Lulu ngenalin gw ke turisnya. Gw mungkin nggak bisa bantu dia banyak tapi setidaknya jangan bikin lulu repot.

Kita mulai jalan menuju tempat wisata dengan kendaraan yang sudah disiapkan dari pihak hotel. Sambil jalan, lulu juga ngobrol banyak dengan turis. Sedangkan gw ngobrol ma supir saja. emoticon-Ngakak (S)

Sampai di destinasi pertama, kami mulai jalan dan Lulu mulai menjelaskan rute-rute kemana mereka akan pergi. Dia tersenyum tiap kali melihatku sedang bengong. Kalo jadi tour guide, mereka bener-bener harus tau seluk beluk dan yang pasti banyak baca. Sambil jalan Lulu sampai menjelaskan ke turis, ada juga yang tanya ke aku dan sedikit-sedikit gw bisa jawab walaupun tidak sedetail Lulu. Dari destinsi satu ke destinasi selanjutnya, lama kelamaan gw dah mulai bisa masuk dalam pembicaraan mereka. Saat waktu istirahat, para turis foto-foto di spot yang jadi andalam obwis tersebut. Lulu mendekat dan bertanya bagaimana kesannya.

Quote:"Gimana Bim, masih mau jadi tour guide?".

"Masih, banyak pelajaran yang bisa gw pelajari dari lo".

"Yah, susah-susah gampang sih Bim. Kalo hari ini kita dapet pelanggan yg baik. Kadang kala kita dapet yang menurutku kurang pas sikapnya, tapi harus disabar-sabarin aja, Bim".

"Beda orang beda sifat".

"Betuk. Ayo foto-foto, Bim".

"Ok".


Kita berdua foto-foto berdua, dan ada yang sendiri-sendiri. Lulu minta akun FB gw dan langsung gw approved. Udah lama sekali nggak buka FB, dan harus buka lagi buat approved Lulu. Setelahnya kami semua balik ke hotel. Waktu sudah pukul 4sore, Lulu dan gw pamit ke para turis. Dan setelahnya gw ke motor yang gw parkir di area hotel.

Quote:"Nih buat lo, Bim". Sambil menyerahkan amplop putih ke gw.

"Apaan, Lu?".

"Pengganti waktu lo hari ini nemenin gw".

Gw langsung memberikan balik ke Lulu amplop yang diberikannya.

"Nggak usah, Lu. Gw kan nggak ngapa-ngapain. Lu yang kerj".

"Kagak, kita kerja bareng-bareng. Gw liat lu tadi juga udah bantu turisnya", jawabnya.


Gw bingung mau nrima ato ngga, niat awal dia kan mau ngajarin gw koh tiba2 kaya gw ngambil jatahnya jadi gw tolak.

Quote:"Gimana kalo lo, gw traktir pake uang itu, Lu". Pikirku ini cara paling fear buat kami berdua.

"Keras kepala emang lu,Bim".

Gw cuma senyum-senyum dan melihatnya menyetujui apa yang gw usulkan #SAVAGE

"Ok. Mau makan dimana?" tanyanya balik.

"Lo yang lebih tau Lu, gw ikut saja kali ini".

"Ok, besok-besok lo yang nentuin kwlo gw yg traktir".

"Ok bos. Gw pilih yang termahal kalo lo yg traktir", jawabku sedikit bercanda dengan Lulu.

"Parah lo, Bim".

"Haha".



Kita makan bersama dan tidak lupa Lulu ngambil foto lagi. Gw nggak habis pikir, orang humble, pekerja keras, smart kaya Lulu dia kaga ada cowok. Harusnya dia mudah dapetin apa yg dia pengin.

Pulangnya gw nawarin pulang bareng gw tapi karena gw nggak bawa helm cadangan akhirnya nggak jadi. Dia bilang mau pulang sendiri saja. Gw pun balik ke rumah.

Dan di rumah, tidak ada ayah ataupun ibu. Yang ada adek terusil gw, Kiara.


Quote:"Bocil, ayah ibu kemana?".

"Bocil-bocil, udah kelas 5 nih".

"Iya anak ababil, kemana ayah ibu?".

"Ababil lagi, jijik. Pergi kondangan".

"Oh. Kan lo emang ababil, apa cabe-cabean????", ledek gw.

"Ih, kakak apaan?! Sanah masuk kamar aja, bikin marah aja!!!".

"Hahahaha, A-B-A-B-I-L".


Gw ledek-ledekan terus sebelum gw masuk kamar. Di kamar gw cek HP dan ada chat dari riana.

Quote:"Hari ini ngapain?, pesannya.

Langsung gw bales, "Kerja sayang. I miss you".

"Udah mulai kerja?", jawabnya lagi.

"Belum. Bantuin temen, tapi sambil ngajari aku juga. Kamu lagi apa sayang?".

"Lagi duduk saja di rumah".

"Yaudah, sayang. Gw tidur dulu. Cape banget".

"Iya".


Setelahnya gw tidur tanpa menghiraukan pesan-pesan lain selain punya riana.

###

Di hari Minggu, aku masih bergulat dengan Laptop, data-data penelitianku, dan ditambah cemilan. Karena ayah dan ibu pergi keluar dan hanya ada aku dan dinda maka sebagai kakak terbesar paginya aku beres-beres rumah dan masak buat kami berdua. Sekitar siangan aku baru mulai mengerjakan lagi skripsiku sampai sore.

Ku lirik beberapa kali HPku saat suntuk, tidak ada pesan satupun dari Bima. Biasanya dia kalo hari weekend kerjaannya gangguin aku, bahkan sekarang sering banget tidak hanya weekend karna dia belum bekerja. Seharusnya aku senang karena bisa fokus, tapi tidak hari ini. Mungkin sekarang aku yang sedang punya waktu luang tapi tidak dengan Bima.

"Sepert ini mungkin saat Bima ga ada kesibukan sedangkan aku sedang sibuk", batinku merasakan apa yg Bima rasakan.

Setelah gemes nungguin pesan dari Bima, akhirnya aku mengalah untuk mengirimkan pesan duluan.

Pesan terkirim namun belum juga ada balasan. Akhirnya, aku bercengkrama dengan kucing peliharaanku. Setelah setengah jam'an, baru ada notif pesan masuk.


Message from Erik


Di saat-saat aku nungguin Bima sering sekali erik yang muncul.
Daripada bosan akhirnya ku balas pesannya.


Selang beberapa jam Bima baru balas pesanku. Langsung aku balas dengan semangat, dia bilang habis kerja atau nemenin temennya aku kurang ngerti. Pikirku kerja apa di hari libur? aku memilih positif thinking saja ma dia, males juga kalo ribut hal sepele seperti dia capai banget. Baru beberapa pesan dia pamit mau tidur.

Malamnya aku iseng buka FB. Di beranda tumben-tumbenan nama Bima muncul padahal dia dah lama banget nggak mainan FB katanya kaya anak alay, pasang-pasang status di FB, curhat-curhat nggak jelas, pasang foto norak, dan ditambah lagi isinya orang jualan pelangsing, peninggi, pemutih, etc. Bima pokoknya benci banget kaya gituan.

Tumben ada beberapa foto Bima yang ditag oleh seseorang. Tidak hanya satu, tapi lumayan banyak untuk ukuran Bima.
Aku buka fbnya untuk stalking apa yg dilakukan Bima di fotonya.

Keningku mengerut melihat foto-foto d wall nya Bima. Ku telusuri lagi kapan Bima berteman dengan orang yang mengTagnya.

"Baru tadi siang mereka bertemanemoticon-breakheart ?!", batinku. Mataku semakin melotot memastikan apa yang aku lihat benar-benar nyata.

Aku tidak habis pikir Bima baru beberapa minggu sudah berubah drastis. Sedang serius-seriusnya, Dinda mendekat dan tanpa sadar dia memperhatikan seksama apa yang ku buka wall fb nya Bima. Karena kaget, laptop langsung ku tutup cepat.

Quote:"Apaan sih dek liat-liat!emoticon-Mad".

"Liat dikit doang, pelit. Btw, tadi kak Bima ma cewek barunya yaemoticon-Big Grin ?", ucap Dinda asal ngomong sambil nyengir kuda.


Aku mencari kalimat yang pas agar Dinda jangan sampai berpikir hal yg sama denganku. Terlebih sampai ayah ibu tahu, bakal berabe.

Quote:"Bukan, dia ma saudaranya emoticon-Confused", jawabku ngasal.

"Masa???? Ka bima ga pernah cerita emoticon-Cool ".

Nih anak kecil tambah memperkeruh suasana.

"Emang semuanya harus Bima ceritakan. Lu sape nya Bima emoticon-Mad ?".

"Kakak gw, emoticon-Cool ".

"PDemoticon-babi".

"Biarin emoticon-army".
profile-picture
yusufchauza memberi reputasi
1
18-01-2019 19:03
Quote:Original Posted By v1masku
bimmmmaaa where are u bim, lom update juga emoticon-Turut Berduka


Udah gan emoticon-Big Grin agak lama
0
18-01-2019 19:05
Quote:Original Posted By tummy
numpang neduh ya bang...

btw, si bima baru ldr udah ada yg main belakang aja...
ditunggu mulustrasinya ya bang...


Ok gan.
Ke belakang ke WC emoticon-Ngakak
1
18-01-2019 19:06
Quote:Original Posted By harajuku911
semanggat terus dalam menulis gan..
tulisanya dh rapi ko, tp nth knapa temponya aga lama dikit ..
maaf ya komen dikit (padahal g bisa nulis)
ane bakal baca ko klo agan nulis2 lg hehehe

semanggat emoticon-Peluk



Terima kasih emoticon-Cendol Gan

0
18-01-2019 19:07
Quote:Original Posted By ibumenteri
kali kali bisa kali mabar CS , btw ijin pasang tenda dimari gan


Monggo ganemoticon-Cendol Gan
0
19-01-2019 09:30
yaelah bim kemane aje baru nongol gw kirain ketelen bumiemoticon-Wakaka
profile-picture
zussie memberi reputasi
1
Halaman 2 dari 5
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
prekuel-sebelum-karma
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.