alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c38b410b41d30230347675a/pemerintah-rilis-aturan-pajak-e-commerce-ini-pokok-ketentuannya
Lapor Hansip
11-01-2019 22:19
Pemerintah Rilis Aturan Pajak E-Commerce, Ini Pokok Ketentuannya
Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah memberikan kepastikan terkait aspek perpajakan bagi pelaku usaha yang melaksanakan kegiatan perdagangan melalui sistem elektronik.

Pemerintah melalui Menteri Keuangan telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 210/PMK.010/2018 tentang perlakuan perpajakan atas transaksi perdagangan melalui sistem elektronik.

Penting untuk diketahui, pemerintah tidak menetapkan jenis atau tarif pajak baru bagi pelaku e-commerce. Demikian mengutip dari keterangan tertulis, Jumat (11/1/2019).

Pengaturan yang dimuat dalam  PMK-210 ini semata-mata terkait tata cara dan prosedur pemajakan, yang dimaksudkan untuk memberikan kemudahan administrasi dan mendorong kepatuhan perpajakan para pelaku e-commerce demi menciptakan perlakuan yang setara dengan pelaku usaha konvensional.

Pokok-pokok pengaturan dalam PMK-210 ini adalah sebagai berikut:

1. Bagi pedagang dan penyedia jasa yang berjualan melalui platform marketplace
a. Memberitahukan Nomor Pokok Wajib Pajak kepada pihak penyedia platform marketplace;
b. Apabila belum memiliki NPWP, dapat memilih untuk (1) mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP, atau (2) memberitahukan Nomor Induk Kependudukan kepada penyedia platform marketplace.
c. Melaksanakan kewajiban terkait PPh sesuai dengan ketentuan yang berlaku, seperti membayar pajak final dengan tarif 0,5 persen  dari omzet dalam hal omzet tidak melebihi Rp 4,8 miliar dalam setahun, serta
 d. Dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak dalam hal omzet melebihi Rp 4,8 miliar dalam setahun, dan melaksanakan kewajiban terkait PPN sesuai ketentuan yang berlaku.

Ditjen Pajak Bakal Sosialisasi

2. Kewajiban penyedia platform marketplace
 a. Memiliki NPWP, dan dikukuhkan sebagai PKP;
b. Memungut, menyetor, dan melaporkan PPN dan PPh terkait penyediaan layanan platform marketplace kepada pedagang dan penyedia jasa;
 c. Memungut, menyetor, dan melaporkan PPN dan PPh terkait penjualan barang dagangan milik penyedia platform marketplace sendiri, serta
d. Melaporkan rekapitulasi transaksi yang dilakukan oleh pedagang pengguna platform.
Untuk diketahui, yang dimaksud dengan penyedia platform marketplace adalah pihak yang menyediakan sarana yang berfungsi sebagai pasar elektronik.

Pedagang dan penyedia jasa pengguna platform dapat menawarkan barang dan jasa kepada calon pembeli. Penyedia platform marketplace yang dikenal di Indonesia antara lain Blibli, Bukalapak, Elevenia, Lazada, Shopee, dan Tokopedia.
Selain perusahaan-perusahaan ini, pelaku over the-top di bidang transportasi juga tergolong sebagai pihak penyedia platform marketplace.

3. Bagi e-commerce di luar Platform marketplace
Pelaku usaha yang melaksanakan kegiatan perdagangan barang dan jasa melalui online retail, classified ads, daily deals, dan media sosial wajib mematuhi ketentuan terkait PPN, PPnBM, dan PPh sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebelum PMK-210 ini mulai berlaku efektif pada 1 April 2019, DJP akan melaksanakan sosialisasi kepada para pelaku e-commerce, termasuk penyedia platform marketplace dan para pedagang yang menggunakan platform tersebut.

Untuk mendapatkan salinan PMK-210 ini dan informasi lain seputar perpajakan serta berbagai program dan layanan yang disediakan DJP, kunjungi www.pajak.go.id atau hubungi Kring Pajak di 1500 200

https://www.liputan6.com/bisnis/read...k-ketentuannya

siapa dulu menkeunya orang doyan pajak, dulu ribut sama bakery masalah pajak.

sekarang ngejabat lagi ga berani dia ngutik2 bakery

sekarang yang kecil2 disikat.

emoticon-Betty
0
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
11-01-2019 22:31
ya jangan bilang kecil juga gan klo omzet udah 200jt sebulan emoticon-Big Grin
0
11-01-2019 22:38
Gila aturannya berat banget ini. emoticon-Big Grin

Quote:2. Kewajiban penyedia platform marketplace
a. Memiliki NPWP, dan dikukuhkan sebagai PKP;
b. Memungut, menyetor, dan melaporkan PPN dan PPh terkait penyediaan layanan platform marketplace kepada pedagang dan penyedia jasa;
c. Memungut, menyetor, dan melaporkan PPN dan PPh terkait penjualan barang dagangan milik penyedia platform marketplace sendiri, serta
d. Melaporkan rekapitulasi transaksi yang dilakukan oleh pedagang pengguna platform.
Untuk diketahui, yang dimaksud dengan penyedia platform marketplace adalah pihak yang menyediakan sarana yang berfungsi sebagai pasar elektronik.
0
11-01-2019 22:40
Majekinnya serem persentase berdasarkan omzet

Itu yg rental apem 80jt x 15 setahun kena pajak gak?
Diubah oleh maya.asar
0
Lihat 1 balasan
11-01-2019 22:43
Bakal panen pajak taun ini
Buat nasbung jgn lupa bikin npwp biar bisa ikut dp 0%..
0
Lapor Hansip
11-01-2019 22:45
Balasan post maya.asar
Quote:Original Posted By maya.asar
Majekinnya serem persentase berdasarkan omzet

Itu yg rental apem 80jt x 15 setahun kena pajak gak?


Banget.

Anggap omset 200 juta. Tapi misal dia lagi butuh duit untuk keperluan tertentu. Dia jual rugi. Eh tetep aja kena pajak 1 juta. emoticon-Embarrassment

Udah rugi kena pajak pula. emoticon-Takut

Ga fair emang. emoticon-Embarrassment

Mending ambil tarif umum yg 25% profit itu. emoticon-Embarrassment
0
11-01-2019 22:45


Quote:Original Posted By temonoid
Gila aturannya berat banget ini. emoticon-Big Grin


Wapu namanya
Tp emang e-commers masuk ya?
Ada PMK lg kali
Diubah oleh bahenolnenghom
1
Lihat 2 balasan
11-01-2019 22:50
cebong bloon pasti seneng banget dgn aturan baru ini..umumnya kan cm penjaga konter hp, tukang becak, ojol paling tinggi ya cm ob tapi lagaknya kl di dunia maya seolah2 pengusaha besar dan bayar pajak 7jt sehari emoticon-Najis (S)
0
11-01-2019 22:56
nah ini yg ane tunggu dr dulu... mantap emg ni negara pajak kalo urusan beginian.

Usul juga pak ogah sama kang parkir di kordinasiin biar bisa di bikinin NPWP.
0
Lapor Hansip
11-01-2019 22:56
Balasan post bahenolnenghom
Quote:Original Posted By bahenolnenghom




Wapu namanya
Tp emang e-commers masuk ya?
Ada PMK lg kali


Masuk itu. Masuknya ke poin 2. Penyedia Platform Marketplace.

Kalo kita sebagai penjual masuk ke kategori 1. Di sini berat juga. Masa jual HP bekas, Laptop bekas, SSD bekas, Kamera bekas, barang perintilan gitu ribet amat. Kena Pph lah, kena PPN lah. Ribet amat ini di SPT. Tau gini, gw lengkapin sekalian seisi rumah masuk SPT. Supaya pas jual barang bekas ga dianggap penambahan harta. Ribet. emoticon-Najis

Diubah oleh temonoid
0
11-01-2019 23:01
Pemerintah Rilis Aturan Pajak E-Commerce, Ini Pokok Ketentuannya
0
11-01-2019 23:06
pertamax Gan


wkakakakka
0
11-01-2019 23:38
masih nunggu perkembangan marketplace nya
0
12-01-2019 00:26
Quote:Original Posted By temonoid
Banget.

Anggap omset 200 juta. Tapi misal dia lagi butuh duit untuk keperluan tertentu. Dia jual rugi. Eh tetep aja kena pajak 1 juta. emoticon-Embarrassment

Udah rugi kena pajak pula. emoticon-Takut

Ga fair emang. emoticon-Embarrassment

Mending ambil tarif umum yg 25% profit itu. emoticon-Embarrassment


Tarif umum itu gak disukai bukan karena tinggi, melainkan karena tidak final. Kalo final, biarpun mahal tapi kita tidak dipusingkan segala adm tetek bengek
0
Lihat 1 balasan
12-01-2019 00:39
perasaan pertumbuhan ekonomi indonesia sejak tahun 2014. Stak di angka 5%. Bukannya melakukan kebijakan fiskal ekspansif. Malah sebaliknya. Daya beli masyarakat malah makin menurun.
0
Lihat 1 balasan
Lapor Hansip
12-01-2019 00:41
Balasan post turbotwin2020
Quote:Original Posted By turbotwin2020


Tarif umum itu gak disukai bukan karena tinggi, melainkan karena tidak final. Kalo final, biarpun mahal tapi kita tidak dipusingkan segala adm tetek bengek


Justru kalo pake pph final omset itu wajib pake pembukuan. Dan itu berarti semua transaksi bakal masuk jadi omset. emoticon-Embarrassment

Kalo pake 25% dari profit, bisa pake pencatatan. Tinggal tulis modal sekian. Profit sekian. Lebih gampang. emoticon-Embarrassment

Lagian suatu saat nanti kalo usaha berkembang, ujung2nya pasti pake tarif umum juga. Mending sekalian latihan. Bikin pencatatan iya, bikin pembukuan juga iya. Sambil ngurus SPT nya. emoticon-Embarrassment

Kasih tunjuk aja rekening koran perusahaan. Tapi jangan kasih acc/rekening di broker. Kalo trading saham ataupun forex. emoticon-Stick Out Tongue
Diubah oleh temonoid
0
Lapor Hansip
12-01-2019 00:47
Balasan post adnansz
Quote:Original Posted By adnansz
perasaan pertumbuhan ekonomi indonesia sejak tahun 2014. Stak di angka 5%. Bukannya melakukan kebijakan fiskal ekspansif. Malah sebaliknya. Daya beli masyarakat malah makin menurun.


Makanya, ini pengusaha pada ketakutan semua. Makin garang aja ini pajak. emoticon-Embarrassment

Kalo ga mau ribet emang paling enak jadi karyawan di BUMN atau PNS. Pajak cuman Pph, itu pun udah dibayarin sama HRD atau bagian keuangan. Tinggal bikin SPT tahunan aja. Gaji gede pula, bonus banyak. Ga usah mikirin macem2, kesehatan keluarga dapet asuransi sampe 3 anak, istri dijamin, dapet tunjangan rumah, kadang2 dines ke luar negeri. Kurang apalagi? Daripada jadi pengusaha ga ada jaminan usaha kedepannya jalan terus. emoticon-Embarrassment

Kalau pengusaha, misalkan si petugas pajak cek ulang, harus konfirmasi lagi. Belum lagi kalo minta rekening koran tahun2 sebelumnya. Belum lagi kalau dia cek rekening kita di bank tanpa sepengetahuan kita(Aturan baru ini, hati2 buat rek >1M) dan cari2 kesalahan pengusaha. Ribet. emoticon-Embarrassment
Diubah oleh temonoid
0
12-01-2019 01:01
ane kurang paham pajak. tapi kenapa pajaknya gk langsung dipotong pertransaksi ato semacamnya. dan entar yg bayar hasil pajak dari para panjual yaitu si marketplacenya bukan penjualnya. klo gini kan jadi ribet si penjual nya.
0
Lihat 1 balasan
12-01-2019 01:15
google ads aja udah pakai pajak gan skrg..

Pemerintah Rilis Aturan Pajak E-Commerce, Ini Pokok Ketentuannya

kasian yg baru mau buka..
belum nanggung omset (kalau untung) sudah ditodong pajak duluan..

masukin nomor aja sering gagal gan gw sptnya..
Pemerintah Rilis Aturan Pajak E-Commerce, Ini Pokok Ketentuannya

sistemnya masih manual mau ga mau minta nomor lagi datang emoticon-Hammer
Diubah oleh anarchy0001
1
Lihat 1 balasan
Lapor Hansip
12-01-2019 01:17
Balasan post madL99
Quote:Original Posted By madL99
ane kurang paham pajak. tapi kenapa pajaknya gk langsung dipotong pertransaksi ato semacamnya. dan entar yg bayar hasil pajak dari para panjual yaitu si marketplacenya bukan penjualnya. klo gini kan jadi ribet si penjual nya.


Baca poin 2 om

"Memungut, menyetor, dan melaporkan PPN dan PPh"

Pajaknya nanti diambil penyedia platform marketplace. Yg ribet justru marketplacenya. Dan nanti mereka harus "Melaporkan rekapitulasi transaksi yang dilakukan oleh pedagang pengguna platform".

Data itu nanti bisa dipake orang pajak untuk cek ricek dengan SPT tahunan Si Penjual.emoticon-Embarrassment

Nah ini justru yg sulit. Si Penjualnya nanti mau ga mau bakal "Dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak". SPT tahunan nya jadi ribet ntar. Karena setiap transaksi di marketplace mau ga mau harus di update di SPT Tahunan. Nah nanti si pajak, "kalo dia mau", bisa cek ulang apakah SPT Tahunan dengan data transaksi di marketplace ini sama? Mau ga mau, kita sebagai penjual juga harus tau, pph yg dibayar, ppn yg dibayar marketplace berapa. Nah ini masuk SPT Tahunan. Harus dicantumkan. Kalo ga dicantumkan, bisa dikatakan ada penambahan harta. Kena pajak dan denda deh. Ribet kan? emoticon-Embarrassment

Jangankan itu om, situ misalkan zakat aja, ada tuh salah satu senior ane cerita. Kan katanya zakat bisa ngurangin biaya pajak. Zakat ke lembaga pemerintah yg sudah tercantum di aturan ya. Bener bisa. Tapi beberapa tahun kemudian gitu, disuruh print rekening koran 2 tahun belakang. Mau di cek ulang. Padahal data transaksi zakat ke lembaga pemerintah itu valid. Ribet dong, harus cari lagi kwitansi dulu, harus di cek lagi perhitungan pengurangan biaya pajaknya dengan adanya zakat. Repot. emoticon-Embarrassment
0
Lapor Hansip
12-01-2019 01:19
Balasan post anarchy0001
Quote:Original Posted By anarchy0001
google ads aja udah pakai pajak gan skrg..

Pemerintah Rilis Aturan Pajak E-Commerce, Ini Pokok Ketentuannya

kasian yg baru mau buka..
belum nanggung omset (kalau untung) sudah ditodong pajak duluan..

masukin nomor aja sering gagal gan gw sptnya..
Pemerintah Rilis Aturan Pajak E-Commerce, Ini Pokok Ketentuannya

sistemnya masih manual mau ga mau minta nomor lagi datang emoticon-Hammer


Gila coy. Wkwkwk. Ini youtuber2, kena semua ini. emoticon-Ngakak (S)

Ane yakin sih sekelas youtuber2 gitu paling cuma segelintir yang bikin SPT Tahunan.

Mungkin bayar pajak iya, punya npwp iya, tapi ga update SPT Tahunan. emoticon-Ngakak (S)

Kalo ini udah masuk, kena semua nih. Yang artinya? Mereka harus lapor harta kekayaan mereka. Pajak gencarrrr. emoticon-Embarrassment

btw, youtuber kena norma juga ga sih? kan dia pekerjaan bebas, tapi emang ga ada di list daftar pekerjaan ya? emoticon-Bingung
Diubah oleh temonoid
1
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.